Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Evaluasi PSBB Jabar : 12 Daerah Zona Kuning dan 15 Daerah Zona Biru

Admin 001 by Admin 001
30 Mei 2020
in Berita Terkini, Nasional
0
Evaluasi PSBB Jabar : 12 Daerah Zona Kuning dan 15 Daerah Zona Biru
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada lagi zona merah, sementara zona biru akan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Bandung, Bewarajabar.com— Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melaporkan, termasuk 60 persen atau 12 daerah Zona Kuning (Level 3) dan 40 persen atau 15 daerah Zona Biru (Level 2) menggunakan pembanding sosial berskala besar (PSBB) proporsional di 27 kabupaten / kota se-Jabar.

Nantinya, 15 kabupaten / kota di Zona Biru yang diizinkan untuk menerapkan kebiasaan baru (normal baru) atau di Jabar dikenal dengan sebutan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Hal itu disampaikan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam pertemuan pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (29/5/20). 

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

Kang Emil berujar, keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar, membuat AKB untuk Zona Biru, menggunakan data ilmiah di lapangan serta kesiapan sistem pengendalian pandemi COVID-19 di Jabar.

“Setiap pengambilan keputusan, kami harus berdasarkan data karena tidak ingin asal dan gegabah. Hari ini (29/5) angka putaran (Rt) sudah 14 hari di angka 1, bahkan dua hari terakhir di angka 0,97 juga naik ODP dan PDP Dan ada sembilan indeks untuk mengukur tingkat kewaspadaan itu, “ucap Kang Emil.

“Maka dalam kriteria ilmiah itu, zona yang masuk Level 2 (Zona Biru) terkendali, 60 persen yang Zona Biru inilah yang kami beri izin untuk melakukan Normal Baru atau yang kami sebut Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” kata Kang Emil.

Selain itu, hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar menunjukkan, sudah tidak ada lagi daerah di Jabar yang berada di Zona Merah atau Tingkat 4.

Sementara 12 daerah berada di Zona Kuning atau Level 3 adalah Kabupaten Bandung, Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kab. Indramayu, Kab. Karawang, Kab. Subang, Kab. Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Depok.

Sementara 15 daerah di Zona Biru atau Level 2 yang bisa menerapkan AKB yaitu Kab. Bandung Barat, Kab. Ciamis, Kab. Cianjur, Kab. Cirebon, Kab. Garut, Kab. Kuningan, Kab. Majalengka, Kab. Pangandaran, Kab. Purwakarta, Kab. Sumedang, Kab. Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, dan Kota Tasikmalaya.

Kepada 12 daerah yang masih berada di Zona Kuning, Pemda Provinsi Jabar meminta persetujuan penerapan PSBB. 

“PSBB-nya kami bagi dua, untuk Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) karena klaster (gabung) Jakarta maka PSBB sampai 4 Juni. Yang tujuh (Zona Kuning) di luar Bodebek menerima bantuan PSBB secara parsial sampai 12 Juni,” ucap Kang Emil 

Kang Emil pun meminta daerah yang ada di Zona Biru untuk menyiapkan AKB, termasuk untuk kepala daerah untuk segera mengeluarkan Surat Edaran maupun protokol selama AKB.

Nantinya, AKB akan dibagi menjadi beberapa mabuk. Tahap pertama, diluncurkan kembali rumah-rumah ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tahap kedua adalah bidang ekonomi, yaitu industri dan perkantoran karena melibatkan memiliki risiko kecil orang hilir mudik. Tahap ketiga, yaitu mulai eceran atau mal. 

“Jadi masyarakat jangan euforia, (AKB) akan dilakukan bertahap. Tahapan ini dievaluasi per tujuh hari atau minggu. Jika angka kurang baik, bisa saja (Zona Biru) PSBB lagi. (Daerah) yang siap 1 Juni silakan (AKB), yang belum jangan dipaksakan, “tegas Kang Emil.

Kang Emil menambahkan, akan ada 21 ribu aparat, terdiri dari 17 ribu personel kepolisian dan 4 ribu personel TNI yang akan mengawal AKB selama 14 hari. TNI / Polri, sesuai arahan presiden, akan memastikan protokol kesehatan tentang jaga jarak, pakai topeng, dan cuci tangan tetap dilakukan.

Selain itu, selama AKB, Kang Emil akan memastikan pihaknya akan merilis sekitar 400 ambulans dengan alat tes cepat untuk melakukan pengetesan masif.

“Ini untuk memastikan, jangan sampai AKBihkan kewaspadaan (terhadap penularan COVID-19). Nanti ambulan keliling di kawasan (kerumunan) yang diwaspadai,” katanya.

Secara umum, Kang Emil pun berujar bahwa Jabar sudah melewati PSBB skala besar. Saat ini, Pemda Provinsi Jabar berfokus pada skala sosial mikro ke desa / kelurahan yang masih Zona Merah dan terus mengupayakan tes masif terhadap 0,6 persen peserta atau sekitar 300 ribu orang.

“Jawa Barat kurang lebih melakukan pengetesan lebih dari 150.000. Target kami 300.000, kami berharap itu bisa kami capai dalam satu bulan ke depan seiring dengan datangnya produk-produk PCR dan tes cepat buatan lokal,” tutupnya.

red/

Tags: Covid-19evaluasi psbb jabarPSBBPSBB Jawa BaratRidwan KamilZona Kuning
SendShare196Tweet123
Previous Post

Gubernur Jabar Pantau Penyaluran Bansos Pusat di KBB

Next Post

Kewaspadaan Jabar Tak Berkurang saat Penerapan AKB

RelatedPosts

Seni dan Budaya Sebagai Pilar Pengembangan Jakarta Kota Global
Regional

Seni dan Budaya Sebagai Pilar Pengembangan Jakarta Kota Global

24 September 2024
COVID-19 Merebak Lagi di Indonesia, Pj Wali Kota Cimahi Tunggu Intruksi Pusat
Regional

COVID-19 Merebak Lagi di Indonesia, Pj Wali Kota Cimahi Tunggu Intruksi Pusat

27 Desember 2023
Bey Machmudin Resmikan Pasar Harapan Jaya Revitalisasi Tahap Kedua
Bewara Jabar

Bey Machmudin Resmikan Pasar Harapan Jaya Revitalisasi Tahap Kedua

27 Desember 2023
Bey Machmudin Resmikan Galeri Arsip COVID-19 Jadi yang Pertama di Asia Tenggara
Bewara Jabar

Bey Machmudin Resmikan Galeri Arsip COVID-19 Jadi yang Pertama di Asia Tenggara

22 Desember 2023
Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman
Bewara Jabar

Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman

21 Desember 2023
DPRD Provinsi Jawa Barat Belum Bahas Pergantian Nama BIJB Kertajati
Bewara Jabar

DPRD Provinsi Jawa Barat Belum Bahas Pergantian Nama BIJB Kertajati

10 Desember 2023
Disdik Jabar Raih Penghargaan OPD ‘Informatif’, Kadisdik Ungkap Hal Ini
Bewara Jabar

Disdik Jabar Raih Penghargaan OPD ‘Informatif’, Kadisdik Ungkap Hal Ini

1 Desember 2023
Tedy Rusmawan: Bandung Menanam Cegah Stunting Sekaligus Perlindungan Lingkungan
Bewara Jabar

Tedy Rusmawan: Bandung Menanam Cegah Stunting Sekaligus Perlindungan Lingkungan

21 November 2023
9 Raperda Disetujui DPRD Jawa Barat Masuk dalam Propemperda 2024
Bewara Jabar

9 Raperda Disetujui DPRD Jawa Barat Masuk dalam Propemperda 2024

16 November 2023
Next Post
Kewaspadaan Jabar Tak Berkurang saat Penerapan AKB

Kewaspadaan Jabar Tak Berkurang saat Penerapan AKB

Ridwan Kamil Minta KPU Jabar Inovatif di Tengah Pandemi

Ridwan Kamil Minta KPU Jabar Inovatif di Tengah Pandemi

Polres Cimahi Ungkap Home Industri Pemalsu Minuman Beralkohol Merk Impor

Polres Cimahi Ungkap Home Industri Pemalsu Minuman Beralkohol Merk Impor

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.