Senin, November 2, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Review Hotel Marrison Singapore

Admin 001 by Admin 001
4 September 2014
in Berita Terkini
0
Share on FacebookShare on Twitter
Kamar dengan double bed, sempit tapi ada jendelanya :p

Dalam perjalanan EuroTrip dari Surabaya, saya dan anak-anak terpaksa transit satu malam di Singapura. Gara-garanya, Air Asia membatalkan penerbangan SUB-SIN di hari rencana keberangkatan kami ke Eropa *sigh*. Terpaksa lah saya memajukan terbang ke Singapore satu hari sebelumnya dan menginap semalam di Hotel Marrison, Bugis.

Sebenarnya bisa saja saya meminta pengembalian uang (refund) ke Air Asia dan membeli tiket baru di hari Kamis, jadwal kami terbang ke Paris. Sayangnya harga tiket baru untuk bertiga lebih mahal daripada kalau saya memajukan jadwal dan memesan hotel semalam. Maklum, tiket Air Asia SUB-SIN yang saya beli ini memang dapatnya murah banget, Rp 877.000 bertiga. Ya sudahlah, anggap saja bonus liburan transit 1 hari di Singapura.

Pencarian hotel untuk transit di Singapura pun dimulai. Karena hanya menginap bertiga (Si Ayah sudah punya tiket Singapore Airlines dari redeem poin Krisflyer), saya lebih gampang cari hotel. Penginapan bintang tiga pun bakalan muat untuk satu dewasa dan dua anak (6 dan 12 tahun). Budget saya juga terbatas, maksimal USD 100. Di atas itu hitungannya rugi karena bisa dibelikan tiket pesawat hari Kamis tanpa menginap 😀 *rumit*

Banyak rekomendasi dari teman-teman yang sering pergi ke Singapura. Selain budget, kriteria saya tambah lagi: dekat stasiun MRT. Sebelumnya, kami pernah menginap di hotel Novotel Clarke Quay dan Hostel 5 Footway Inn Project Boat Quay yang jaraknya 10 menit jalan kaki dari stasiunn MRT Clarke Quay (jalur ungu). Tapi, tentu saja dengan membawa anak-anak, yang 10 menit menjadi 20 menit. Capek! Saya seleksi lagi hotel-hotel bintang 3 di Singapura yang dekat stasiun MRT, kalau bisa yang 5 menit jalan kaki.

Pilihan saya mengerucut menjadi 7 hotel bintang 3 yang dekat MRT, dengan harga sekitar USD 100: Tai Hoe (10 menit dari MRT Fraser Park), Marrison, Amaris, Beach Hotel, (ketiganya dekat MRT Bugis), Porcelain (dekat MRT Chinatown) dan V Lavender (di atas MRT Lavender). Ada lagi Ibis Bencoolen yang banyak direkomendasikan teman, tapi jaraknya 15 menit dari MRT Bugis. Mungkin nanti kalau stasiun MRT Bencoolen sudah jadi, hotel ini bakal jadi top choice.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025
Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

4 Desember 2025

Akhirnya setelah semedi dan menghitung kancing, saya pilih Marrison. Saya pesan hotel ini lewat website Agoda, membayar dengan kartu kredit. Karena kamarnya sempit, saya pesan kamar deluxe yang ada jendelanya. Harganya lebih mahal sedikit daripada kamar standar tanpa jendela. Tarif kamar deluxe dengan sarapan dan wifi gratis untuk bulan Juli lalu adalah IDR 1.285.592 (USD 108,63). 

Saya memang sengaja pilih daerah Bugis karena waktu ke Singapura pertama kali belum sempat jalan-jalan ke sini. Stasiun MRT Bugis ada di jalur hijau, sama dengan jalur MRT dari bandara Changi. Untuk sampai ke Bugis, kita tinggal naik MRT dari Terminal 2 atau 3 di airport, ganti kereta satu kali di MRT Tanah Merah (tetap jalur hijau yang menuju kota). Setelah sampai stasiun MRT Bugis, saya menugasi Big A untuk mencari jalan menuju hotel. Sempat tersesat ke Exit A, tapi akhirnya kami balik lagi mencari Exit D. Jangan sampai salah Exit karena nanti jalannya bakalan jauh muter-muter. Untuk ke Hotel Morrison, gunakan Exit D ke arah Tan Quee Lan St. Di depan Exit D ada pangkalan taksi. Kami celingak-celinguk mencari hotel Marrison, dan… tadaaa… langsung kelihatan di pojokan. Tinggal selemparan batu dari pintu keluar D stasiun Bugis. Precils berlari kegirangan karena nggak perlu jalan jauh, hahaha.

Stasiun MRT Bugis Exit D
Hotel Marrison terlihat dari halte Taksi depan Exit D MRT Bugis

Cek in berlangsung mulus. Meski baru jam 11 siang, kami sudah boleh masuk kamar. Petugas resepsionis hotel tidak banyak bicara, tidak terlalu ramah tapi sangat efisien. Karena restoran hotel sedang direnovasi, kami diberi kupon Toast Box untuk sarapan, yang bisa digunakan sampai 3 bulan ke depan, kapan saja.

Kesan pertama membuka pintu: kamarnya kecil banget! Cuma 11 meter persegi. Tapi semua tertata rapi dan bersih. Hidung saya yang sensitif juga tidak menghirup sedikit pun asap rokok. Alhamdulillah. Lalu saya melirik tanda di atas larangan merokok: denda $200 atau sekitar dua juta rupiah! Hahaha, mana ada yang berani merokok. Saya juga bersyukur memesan kamar dengan jendela, kalau enggak, bisa sesak napas di sini :p Amenities hotel standar: pemanas air, kopi dan gula, air mineral 2 botol, serta sabun dan shampoo dalam wadah tekan di kamar mandi. Tidak ada mini bar atau kulkas. Saluran televisinya hanya ada dua yang berbahasa Inggris, sisanya bahasa Mandarin. Tapi internetnya lumayan cepat, dan itu cukup menghibur the precils dan emaknya.

Kasurnya tidak senyaman hotel bintang empat atau lima, seperti ada lapisan kresek-kreseknya. Seprai juga tipis. Tapi kasur ini masih mending, cukup keras daripada kasur busa di hostel 5 Footway Inn Project Boat Quay. Di Marrison ini, ukuran bednya menurut saya cuma cukup untuk berdua, atau bertiga dengan anak kecil. Kalau keluarga berempat dengan dua anak bakal empet-empetan banget. Lagipula mungkin tidak diperbolehkan pihak hotel. Kalau saya pergi berempat dan perlu menginap di daerah Bugis, saya akan memilih hotel bintang empat seperti Village Hotel yang dilengkapi dua double bed dalam satu kamar.

Kamar mandinya sempit. Pancuran terletak di depan toilet, sehingga dudukan toilet pasti tersiram air ketika kita mandi. Tapi nggak papa sih, yang penting bersih, air panasnya jalan dan pancurannya berfungsi dengan baik.

Tadinya, saya pengen ajak Precils untuk jalan-jalan ke Merlion Park melihat patung singa. Iya, di kesempatan jalan-jalan sebelumnya, kami belum sempat berfoto dengan patung singa. Dosa banget kan? Tapi apa daya, Precils susah banget diajak keluar. Mereka lebih seneng ngadem di kamar ber-AC sambil main game di iPad. Sampai akhirnya kami terpaksa keluar mencari makan untuk berbuka puasa. Restoran halal yang direkomendasikan teman-teman di daerah Bugis adalah Zam-Zam, di depan Masjid Sultan. Kami pun ke sana jalan kaki sambil lihat-lihat suasana sore Bugis, perlu waktu sekitar dua puluh menit. Sebenarnya area Bugis ini asyik dijelajahi. Ada Bali lane yang isinya kafe-kafe trendi, Haji lane berisi butik-butik, dan Bugis St untuk belanja oleh-oleh. Sayangnya precils nggak mau diajak blusukan karena Big A lemes puasa dalam perjalanan. Sementara Little A ya selalu ngikut kakaknya aja.

Sampai di Zam-Zam, restorannya sudah ramai banget. Banyak pelayan yang menyongsong pembeli di depan resto. Saya pun akhirnya memilih membeli makanan untuk dibungkus, dimakan di hotel. Hasil berburu di Zam Zam: nasi biryani, nasi goreng, mee goreng dan tentu saja menu andalan mereka, murtabak. Makanan semelimpah itu cukup untuk buka dan sahur kami keesokan harinya 😀

Hasil buruan di Zam Zam depan masjid Sultan
View dari kamar. Pagi yang gerimis.

Alhasil, transit sehari di Singapura cuma ngendon di kamar hotel seharian. Ditambah lagi, pagi harinya gerimis. Kami menunggu gerimis reda untuk menyeberang ke stasiun MRT Bugis dan mengejar kereta ke Changi menyambut Si Ayah untuk bareng-bareng terbang ke Paris.

Ketika pulang dari Eropa dan transit di Changi, kami memakai dua voucher Toast Box yang sudah lusuh untuk ditukar kopi dan crunchy peanut butter toast. Yum!

Saya merekomendasikan hotel Marrison ini untuk yang pengen jalan-jalan di daerah Bugis karena letaknya yang strategis, dekat sekali dengan stasiun MRT. Harganya juga tidak terlalu mahal, standar hotel bintang 3. Kamar bersih, pelayanan baik dan efisien. Tapi mungkin kasurnya hanya cukup untuk keluarga dengan satu anak saja.

Ada yang punya pengalaman menginap di hotel bintang 3 lainnya? Share di komentar ya.


~ The Emak
Follow @travelingprecil
 
Baca juga:

Review Novotel Clarke Quay Singapore

Review Hostel 5.FootWay.Inn Project Boat Quay Singapore

Singapore With Kids: Itinerary & Budget 
Keliling Singapura Naik MRT dan Bus
Transit di Changi

SendShare197Tweet123
Previous Post

In Memoriam: Benda-Benda Yang Hilang Dalam Perjalanan

Next Post

Cara Membuka Rekening BCA Secara Online ( dilengkapi Gambar )

RelatedPosts

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Next Post

Cara Membuka Rekening BCA Secara Online ( dilengkapi Gambar )

Cara Membuka Rekening BCA Secara Online ( dilengkapi Gambar )

Cara Daftar Internet Banking BCA di ATM dan Aktivasi Sendiri (dilengkapi gambar)

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Bandung, Giwangkara.com - Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang mendorong transformasi digital pemerintahan hingga tingkat desa. Salah satu langkahnya...

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.