Minggu, November 1, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Pertama Kali ke Eropa? Ini Itinerarynya!

Admin 001 by Admin 001
17 Juni 2014
in Berita Terkini
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025
Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

4 Desember 2025
Skrinsyut website www.rome2rio.com

Bagi saya, merencanakan perjalanan adalah kesenangan tersendiri. Travel planning is half the fun. Apalagi ketika menyusun itinerary untuk perjalanan yang sudah saya impikan sejak dulu. Ke Eropa cuy!

Karena akan pergi sekeluarga, saya harus mengakomodasi keinginan masing-masing orang, yang tentu saja berbeda-beda. Yang jelas, kami akan ada di Paris minimal 4 hari, karena Si Ayah ada tugas presentasi paper, membawa nama Indonesia. Selanjutnya ke mana? Bisa saja sih kami hanya keliling-keliling seputar Paris dan di satu negara Perancis saja. Perancis yang besar itu tidak akan habis dijelajahi dalam waktu dua minggu. Tapi mosok sudah sampai ke Eropa cuma ngendon di satu negara? Rugi banget, apalagi sudah repot urus visa Schengen yang bisa dipakai di 26 negara. Tambahan lagi, Big A sudah pengin banget menambah koleksi negaranya.

Saya survey ke anggota keluarga. Si Ayah bilang ingin ke Swiss. Meskipun Si Ayah suka dengan wisata kota atau sejarah, dia lebih senang kalau bisa memotret pemandangan (landscape photography). Big A pengen ke Jerman, karena tugas akhirnya di kelas 6 tentang negara tersebut, jadi dia ingin sekali mampir ke sana untuk membuktikan apa yang sudah dia pelajari. Little A keinginannya sederhana: ingin ke Disneyland. Saya sendiri ingin ke Amsterdam, melihat-lihat kanal dan mencari jejak Hindia Belanda di sana.

Kalau jalan-jalannya ikut grup tur tentunya tidak perlu repot-repot mengurus itinerary, tinggal ikut saja apa jadwal yang ditawarkan mereka. Biasanya mereka menawarkan 12 hari keliling Eropa, mengunjungi 4-5 negara dengan bis wisata. Saya mengintip itinerary dua agen perjalanan untuk inspirasi. Itinerary Golden Rama 12 hari: Jakarta – Frankfurt (transit) – Roma – Pisa – Prato – Venice – Zurich – Mt Titlis – Lucerne – Paris – Brussels – Amsterdam – Frankfurt (transit) – Jakarta. Harga USD 2.428. Itinerary Dwi Daya 12 hari: Jakarta – Amsterdam – Paris – Dijon – Lucerne/Zurich – Mt Titlis – Lucerne/Zurich – Venice – Pisa – Rome – Jakarta. Harga USD 2.570. Harga keduanya belum termasuk visa. Duh, baca itinerarynya saja saya capek. Saudara kami pernah ikut tur semacam itu, memang bisa melihat dan mampir ke ikon-ikon penting di Eropa, tapi ya cuma sebentar-sebentar saja dan tidak puas. Saya juga membayangkan anak-anak tidak akan kuat dengan jadwal sepadat itu. Jalan-jalan dengan tur grup memang bukan gaya kami yang lebih suka slow traveling dengan menjelajah sendiri satu kota selama mungkin. Kekurangan tidak ikut tur, kemungkinan waktunya tidak efektif karena kalau mau molor-molor terserah kita, selain itu kemungkinan tersesat juga besar. Tapi itu lah asyiknya 😀

Itinerary tak bisa dilepaskan dari biaya atau budget yang kita sediakan. Transportasi antar negara di Eropa dan transportasi lokal yang akan kita pakai sangat memengaruhi anggaran. Oh, iya, dari awal kami sudah tentukan Euro Trip kali ini hanya mengunjungi negara-negara dalam wilayah Schengen saja, tidak sampai mengunjungi London (Inggris) karena untuk ke sana memerlukan visa yang berbeda.

Setelah tahu kota mana saja yang akan kita kunjungi, langkah pertama yang saya lakukan adalah membuka Google Map. Really, google map is your best friend. And slow internet connection is your worst enemy. Untuk tahu moda transportasi dan biaya yang dibutuhkan untuk jalan dari satu kota ke kota lain, saya dibantu oleh website Rome2Rio. Website ini memberi gambaran kasar berapa jarak dari Paris ke Amsterdam, misalnya, dan moda transport apa saja yang bisa dipilih (kereta, bis, pesawat, sewa mobil, dll) beserta kisaran biayanya.

Saya dan Si Ayah benci naik pesawat terbang karena harus cek in awal dan melewati sekuriti. Tambah ribet kalau bawa-bawa koper besar. Dan lagi, biasanya bandara terletak di luar kota sehingga perlu biaya tambahan dari kota menuju bandara. Meski kadang harga tiket pesawat sedikit lebih mahal daripada naik kereta, kami tetap memilih naik kereta karena lebih nyaman bagi kami, dan sama cepatnya. Untuk membantu memilih kereta, saya mengandalkan website Seat 61 yang sangat lengkap membahas perkereta-apian di seluruh dunia. Dari website tersebut saya bisa tahu kereta-kereta apa saja yang melayani jalur yang saya inginkan. 

Kami sudah memutuskan membeli tiket Singapore – Paris (CDG), naik Emirates. Karena itu itinerary saya mulai dari Paris. Pada awalnya saya mengajukan rute klasik Paris – Brussels – Amsterdam saja, agar punya banyak waktu menjelajahi masing-masing kota. Untuk rute tersebut, kita cuma perlu satu jenis kereta saja, yaitu Thalys. Setelah saya amati lebih jauh, ternyata kereta Thalys juga melayani rute dari Brussels ke Cologne (Köln) di Jerman. Dan dari Cologne juga ada kereta ICE menuju Amsterdam. Akhirnya Cologne saya masukkan sebagai day trip.

Rupanya rute yang menurut saya sempurna ini tidak serta merta disetujui Si Ayah yang masih pengin melihat ‘pemandangan’ di Eropa, tidak cuma kota-kota saja. Si Ayah bahkan menanyakan mengapa saya pengin banget ke Amsterdam. Apa yang bisa dilihat di Amsterdam? Duh, sampai pengin nangis saya, hiks. 

Akhirnya saya membuatkan rute alternatif, Brussel dan Amsterdam saya ganti dengan kota-kota di Italia, melewati Swiss, kemudian baru ke Paris. Harga dan jadwal tiket pesawat saya cek di Skyscanner. Ternyata jatuhnya lebih mahal! Hahaha. Tentu saja Si Ayah pilih yang lebih murah. Saya bilang ke dia: Italia harus kita kunjungi sendiri, nanti kita road trip dari selatan ke utara. Swiss pun bisa kita tengok lain kali, lebih keren di musim dingin sambil main salju (pede banget, amin). Begitulah, akhirnya kami sepakat rute klasik tersebut, dengan moda transportasi kereta antar negara.

Rute kereta Thalys
Google Map is your best friend!

Ketika mengajukan visa Schengen, itinerary kami belum selesai. Saya dan Si Ayah masih bertengkar, berapa hari sebaiknya menginap di masing-masing kota. Kami juga punya rencana mengunjungi saudara di kota Lens (1 jam dari Lille). Untuk keperluan visa, kami menggunakan itineray simpel Paris – Lille (Perancis Utara) – Brussels – Paris. Akomodasi kami pesan online dari website booking.com yang bebas biaya pembatalan: 2 malam di Lille, 2 malam di Brussels. Akomodasi di Paris sudah pasti, kami pesan apartemen dari AirBnb untuk 7 malam dibayar di muka. Setelah mendapatkan visa, kami membatalkan pesanan hotel via website booking dot com, dan mulai membeli tiket kereta. Setelah mendapatkan tiket kereta, kami baru memesan akomodasi dengan harga terendah (tidak bisa dibatalkan). 

Berikut Itinerary lengkap kami:
Hari 1: Surabaya – Singapura – Dubai 
(AirAsia/SQ, Emirates, bermalam di pesawat)
Hari 2: Dubai – Paris CDG airport – Lille – Lens 
(Emirates, kereta TGV 1 jam, TER 45 menit, bermalam di rumah saudara)
Hari 3: Lens – Lille (kereta TER, 45 menit), Lille – Brussels (kereta TGV, 36 menit), bermalam di Novotel Grand Place)
Hari 4: Brussels – Cologne (kereta Thalys, 1 jam 47 menit), Cologne – Amsterdam (kereta ICE, 2 jam 41 menit), bermalam di Meininger Hotel)
Hari 5: Amsterdam 
(bermalam di Meininger Hotel)
Hari 6: Amsterdam – Paris
(kereta Thalys 3 jam 17 menit, bermalam di apartemen airbnb)
Hari 7 – Hari 12: Paris
(bermalam di apartemen airbnb)
Hari 13: Paris – Dubai 
(Emirates, bermalam di Dubai airport)
Hari 14: Dubai – Singapura – Surabaya
(Emirates, China Airlines)

Tip membeli tiket kereta antar negara di Eropa bisa dibaca di sini.

Ada yang pernah ke Eropa dengan keluarga? Pilih ke kota mana saja?

~ The Emak
Follow @travelingprecil
 
Baca juga:
#EUROTRIP
VISAMengurus Visa Schengen Untuk Keluarga Membeli Asuransi Perjalanan Untuk Visa Schengen


TRANSPORTASI

Berburu Tiket Pesawat Murah ke EropaTip Membeli Tiket Kereta Keliling Eropa Terbang Ke Eropa Dengan Emirates
 
PENGINAPAN
Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb  
Review Novotel Off Grand Place Brussels
Review Hotel Meininger Amsterdam

PACKING Tip Packing Ke Eropa
SendShare197Tweet123
Previous Post

Tabungan Musafir iB dari BII Maybank Syariah

Next Post

Tabungan Monas dan Simpeda Bank DKI

RelatedPosts

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Next Post

Tabungan Monas dan Simpeda Bank DKI

Tabungan Monas dan Simpeda Bank DKI

Tip Membeli Tiket Kereta Keliling Eropa

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Komisi V DPRD Jabar mendukung PWI Jabar merebut juara umum Porwanas 2027 di Lampung serta memperkuat kolaborasi diskusi publik.

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.