Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Review Holiday Inn Resort Penang

Admin 001 by Admin 001
1 Mei 2014
in Berita Terkini
0
Share on FacebookShare on Twitter
Kolam renang hotel saat senja

Menginap dua malam di Penang, saya sengaja memilih satu hotel di kota Georgetown dan satu hotel di tepi pantai Batu Ferringhi. Senang banget hotel kedua ini tidak salah pilih, menjadi highlight liburan kami di sini.

Ada banyak pilihan hotel di tepi pantai Batu Ferringhi (kurang lebih 45 menit dengan bis no. 101 dari kota). Coba buka Google Maps, di sepanjang pantai berjajar hotel, dari yang murah meriah sampai yang harganya selangit, dari brand ternama sampai yang belum pernah terdengar. Saking banyaknya hotel, sampai-sampai jalan masuk ke pantai untuk umum terbatas banget. Kali ini saya mau sedikit bermewah-mewah di hotel ‘beneran’, yang cuma selemparan batu dari pantai. Tapi… kalau bisa bayarnya gak mahal, lebih asyik lagi kalau gratis 😀

Gratis Pakai Poin
Menganut paham ngiritisme, saya rajin mengumpulkan poin dari keanggotaan hotel, website booking online, pesawat, kartu kredit, bank dan apapun yang nggak perlu bayar. Kalau suatu hotel (biasanya grup hotel) menawari keanggotaan gratis, saya pasti ikut. Gampang kok, biasanya tinggal daftar online di website-nya dan kita dapat nomor keanggotaan. Mereka biasanya nggak peduli dengan kartu fisik karena akun kita akan tersimpan di database dan bisa diakses kapan saja. Setiap kita menginap di salah satu hotel di grup tersebut, kita akan mendapat poin, yang bisa dikumpulkan untuk menginap gratis. 

Holiday Inn punya IHG Rewards Club, satu grup dengan hotel Intercontinental dan Crowne Plaza. Saya pernah beberapa kali menginap di Holiday Inn, yaitu di Darwin, Bandung dan Melbourne. Yang saya sukai dari brand ini adalah pelayanannya yang selalu bagus dan hotelnya yang ramah anak-anak (tentunya bebas asap rokok!). Satu kamar twin di Holiday Inn berisi dua double bed yang boleh untuk menginap dua dewasa dan dua anak-anak. Ini penting banget karena saya nggak mau keluar uang untuk extra bed atau malah sewa dua kamar hotel.

Satu kamar standar di Holiday Inn Penang harus ditebus dengan 20.000 poin. Tarif standarnya sekitar Rp 1,2 juta. Waktu itu saya hanya punya 16.000 poin. Sebenarnya 4000 poin kekurangannya bisa dibayar dengan uang (sekitar Rp 400 ribu). Tapi saya yang pintar ini punya cara lain untuk menambah poin, yaitu dengan menukar poin dari kartu kredit Si Ayah menjadi poin IHG Rewards Club saya. Bisa dilakukan online, dan gampang banget prosesnya, tinggal klak-klik dan poin sudah masuk ke akun saya tiga hari kemudian. (Penting! Emak-emak harus tahu dong password akun kartu kredit suami :p). Yay, akhirnya bisa nginep gratis di resort!

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025
Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

4 Desember 2025

Sebenarnya saya sempat khawatir ketika booking online dengan poin. Di website-nya, tukar poin hanya mendapat kamar standar untuk dua dewasa. Deg-deg-an kalau nanti anak-anak harus bayar tambahan. Ternyata kekhawatiran saya tidak beralasan. Resepsionis menyambut kami dengan ramah, meng-upgrade kamar standar kami menjadi sea-view, dan memberi welcome drink untuk empat orang. Nggak perlu menyelundupkan anak-anak!

Backpacker nyasar di hotel berbintang :p
Dua double bed, muat untuk berempat.
View dari jendela kamar lantai 15.

Holiday Inn resort di Penang punya dua gedung: Beach Wing, bangunan lama yang lebih dekat dengan pantai, dan Ferringhi Tower, bangunan baru yang berada di seberang jalan, dengan view gunung atau laut. Kami mendapat kamar di Ferringhi Tower lantai 15. View-nya cukup bagus, separuh gunung dan separuh laut, spektakuler saat sunset dan sunrise. 

Little A langsung teriak-teriak hore begitu kamar dibuka. Dia, seperti Emaknya, suka menginap di hotel mewah. Yang nggak suka kan bayarnya, hehe. Si Ayah langsung anteng setelah diberi password wifi (gratis). Koneksi wifi di kamar lumayan cepat. Big A langsung ambil buku dan duduk santai sambil memandang laut. Nggaya banget, hahaha. The Emak sibuk mengecek amenities dari hotel: setrika, papan setrika, sandal kamar, safety box, air mineral, kulkas mini, pemanas air, kopi, teh, gula, creamer, sabun batangan, bubble bath, shampo, conditioner, lotion, sikat gigi, pasta gigi, sampai yang nggak penting seperti lap sepatu (kami pakai sneaker), alat jahit (alhamdulillah nggak ada kancing lepas) dan kapas kecantikan (saya nggak dandan). Oh, mungkin berguna untuk orang lain.

Yang saya rindukan dari hotel-hotel di Australia dan New Zealand adalah susu segar dalam pak kecil untuk campuran bikin kopi. Di hotel Indonesia, Singapura dan Malaysia biasanya cuma diberi creamer bubuk, kopinya pun kopi instan. Kecuali di Kid Suite Hard Rock Bali yang menyediakan mesin kopi espresso di kamar.

Belum lima menit kami leyeh-leyeh di kamar, ada yang mengetuk pintu. Dua staf hotel mengantarkan welcome snack dan tambahan dua botol air mineral khusus untuk anggota klub IHG Rewards. Sweet gesture. Camilannya seperti bakpia aromatic gitu. Lumayanlah untuk ganjal perut. Air mineralnya juga berguna untuk bekal sampai esok harinya. Begitu staf pergi, telepon berdering. Ternyata dari resepsionis yang menanyakan sesuatu dalam bahasa Inggris aksen India yang kurang bisa saya mengerti. Setelah diulang pelan-pelan, ternyata dia hanya ingin memastikan bahwa kami puas dengan kamar ini. Apa ada yang perlu dibantu lagi? Another sweet gesture.

Big A dengan buku kesayangannya
Jembatan yang menghubungkan Ferringhi Tower dengan Beach Wing

Agenda kami di Batu Ferringhi cuma satu: bermain-main di pantai sampai sunset. Jadi setelah istirahat sejenak, kami langsung menuju pantai melalui jembatan penghubung ke Beach Wing. Little A sudah siap-siap membawa mainan untuk membuat istana pasir. Si Ayah bawa kamera dan tripod, sementara The Emak bawa sarung Bali wong niatnya emang cuma leyeh-leyeh.

Kolam renang hotel ini terletak di Beach Wing, dekat resto untuk sarapan. Sayangnya kolamnya cuma kotak tanpa mainan untuk anak-anak. Ada kolam kecil dan dangkal untuk anak-anak, juga tanpa aksesori apa-apa. Di pinggir kolam dan di taman kecil yang menghadap ke pantai, banyak tersedia kursi malas. Tentu Little A lebih tertarik bermain air di pantai.

Pantainya berpasir putih, bersih dan nyaman karena tidak terlalu ramai (untuk ukuran Asia). Ombaknya pelan sehingga tidak berbahaya untuk anak-anak. Saya biarkan Little A nyemplung sampai basah, cukup diawasi dari jauh. Di sekitar tempat kami bermain, ada yang main voli pantai, parasailing, naik banana boat, naik speed boat, dan… syuting video klip :)) Saya menikmati mengamati aktivitas orang-orang ini sambil menjaga jarak dengan atlet parasailing amatiran yang mau mendarat.

Matahari terbenam berbarengan dengan rengekan Little A yang sudah capek bermain. Nikmat rasanya bisa menyaksikan indahnya cahaya langit, bersama orang-orang tercinta. Karena Si Ayah masih sibuk memotret, saya yang mengantar anak-anak kembali ke hotel. Ini keuntungan menginap di hotel tepi pantai, selesai bermain air, nggak perlu ribet ganti baju dan masih harus naik kendaraan untuk pulang. Kami tinggal bilas di pancuran yang disediakan hotel, dan lenggang kangkung menuju kamar.

Kamar mandi di kamar kami besar banget, terpisah antara pancuran (shower) dan bak mandi. Anak-anak senang bisa main bubble bath, nggak perlu dipaksa mandi seperti biasanya. Saya juga senang dengan sabun batangan dari Holiday Inn ini, ada aroma segernya dari sereh gitu. Tentu semua sabun-sabunan hotel ini saya bawa pulang, ransel masih cukup kok 😀

Setelah precils wangi dan siap diasuh oleh TV kabel (boleh dong, kan liburan…), saya keluar untuk pacaran dengan Si Ayah. Kami kencan di bar bermodal voucher welcome drink. Minuman gratisan ini semacam fruit punch gitu, entah campuran buah-buah apa, yang jelas enak dan seger.

Di pinggir jalan sekitar hotel ini ada pasar kaget setiap malam. Bahasa kerennya night market. Di Tripadvisor, night market ini banyak direkomendasikan. Tadinya saya juga penasaran, kayak apa sih marketnya. Ternyata cuma gitu-gitu aja, kios-kios tenda dadakan yang menjual baju-baju murah dan suvenir. Kurang nyeni menurut saya. Mungkin menurut bule-bule pasar malam seperti ini eksotis? Untung saya sudah membeli suvenir (segepok magnet kulkas street art Penang) di kafe di Lebuh Chulia.
 
Untuk makan malam, kami tidak mau repot-repot lagi dengan daftar buruan kuliner. Misinya mencari yang terdekat, apalagi sudah mulai turun hujan. Kebetulan kok ada warung tenda persis di depan hotel. Malam itu kami kenyang makan kwetiauw, fish & chips dan nasi goreng di kamar hotel.

Pantainya persis di belakang hotel
Gorgeous sunset

Ranjang yang luas dan nyaman, dengan bantal dan selimut empuk membuat tidur kami nyenyak. Sayang kami cuma menginap semalam. 

Kami sarapan sepagi mungkin karena harus mengejar pesawat kembali ke Surabaya. Sarapan gratis untuk anak-anak, tapi orang dewasa harus membayar RM 30 (sekitar Rp 105.000) karena belum termasuk dalam tarif hotel. Restorannya cukup nyaman untuk duduk, menghadap ke kolam renang dan ke pantai. Tapi sayang makanannya tidak ada yang istimewa. Anak-anak saya yang berlidah bule cukup puas dengan roti, selai, pastry, sosis dan chicken ham.

Si Ayah makan nasi goreng, sementara saya mencoba semuanya sedikit-sedikit. Buburnya gak ada rasanya. Nasi lemaknya juga blah bleh. Kok bisa ya? Padahal kokinya orang lokal lho. Yang menyelamatkan cuma sambal ikan bilisnya. Saya juga tidak puas dengan kopinya yang mungkin cuma dari kopi sachet. Susu segar yang saya ambil dari meja sereal pun tidak membantu. Ya gitu deh, kadang resto yang lebih mahal dengan tempat mewah tidak selalu lebih enak.

Oh, ya, masih ingat tentang permainan kecil kami dengan Holiday Inn yang pernah saya ceritakan? Waktu menginap di Bandung, satu handuk muka (washcloth) tidak sengaja terbawa oleh kami. Handuk cap Bandung ini kami ‘kembalikan’ ke Holiday Inn di Melbourne. Oke, sebenarnya kami tukar :p Jadi ketika menginap di Penang, kami membawa dan mengembalikan menukar handuk dari Melbourne. Sekarang di rumah kami ada handuk muka Holiday Inn bercap Penang. Mungkin akan kembalikan nanti di Phuket atau Krabi :)) #kode.

~ The Emak 

Baca Juga:
Penang With Kids: Itinerary & Budget
Menjelajah Penang: Seni, Sejarah, Kuliner & Pantai
Review Tune Hotels Downtown Penang
Mencicipi Kuliner Penang 
Made In Penang: Seru-Seruan di Museum Interaktif  

SendShare198Tweet124
Previous Post

Menjelajah Penang: Seni, Sejarah, Kuliner & Pantai

Next Post

Tabungan Bank Jateng, ATM dan Potongan Bulanan

RelatedPosts

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Next Post

Tabungan Bank Jateng, ATM dan Potongan Bulanan

Tabungan Bank Jateng, ATM dan Potongan Bulanan

5 Jenis Tabungan Bank Jatim dan Syariah

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Komisi V DPRD Jabar mendukung PWI Jabar merebut juara umum Porwanas 2027 di Lampung serta memperkuat kolaborasi diskusi publik.

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.