Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekspor dan Investasi Unggul, Jabar Masih Punya Banyak Tantangan: Kita Tidak Bisa Berdiam Diri

ocha by ocha
20 Oktober 2021
in Ekonomi, Regional
0
Ekspor dan Investasi Unggul, Jabar Masih Punya Banyak Tantangan: Kita Tidak Bisa Berdiam Diri
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BewaraJabar — Jawa Barat harus mempertahankan tiga keunggulan kondisi ekonomi saat pandemi yaitu kinerja ekspor, investasi, serta manufaktur.

Hal itu dikatakan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jawa Barat Cucu Saputra dalam Webinar Peran Strategis Jawa Barat Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Komite Penanggulangan Ekonomi Daerah (KPED), di Kota Bandung, Senin (18/10/2021).

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026

Menurut Cucu, predikat Jabar sebagai provinsi dengan kontribusi ekspor terbesar nasional harus dipertahankan, yakni USD2,1 juta atau 17,87% ekspor nasional. Kemudian, kontribusi investasi terbesar nasional dengan Rp72,46 triliun atau 19,10%. Ketiga, kontribusi industri manufaktur terbesar di Indonesia dengan 28,17 persen.

“Kita tidak bisa berdiam diri, tidak hanya menjaga keunggulan itu tapi meningkatkan capaian tersebut,” ujar Cucu Saputra.

Ia menyarankan untuk mendongkrak itu beberapa sektor penting harus dijaga dan diberi kebebasan yakni sektor pertanian, peternakan, perikanan, sektor UMKM, serta sektor pariwisata yang notabene jadi unggulan Jawa Barat.

“Bagaimana peran strategis ini bisa dilaksanakan atau bisa disinergikan, artinya peran serta seluruh masyarakat masyarakat dunia usaha ini penting kolaborasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat Noneng Komara menuturkan realisasi investasi semester 1/2021 Jabar mencapai Rp72,5 triliun.

Meliputi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) sebesar 16%  dari nilai realisasi investasi nasional, atau sebanding dengan 71,10% target rencana strategis DPMPTSP sebesar Rp101,97 triliun.

“Jumlah tersebut tertinggi di Indonesia dan pada akhir semester ini PMDN kita di posisi pertama,” kata Noneng.

Meskipun besarannya belum kembali ke situasi pada 2019, namun optimisme dan kepercayaan dari pengusaha dalam menggelontorkan dananya di Jabar patut disyukuri.

“Investasi adalah capital expenditure (capex) atau pembelanjaan modal yang dilakukan oleh teman-teman investor. Jadi bukan rencana tapi betul-betul spending yang dia keluarkan,” jelas Noneng.

Menurut Noneng, capain investasi 16% dari nasional menandakan bahwa Jabar lebih efisien untuk investasi dari berbagai segi, seperti perizinan, SDM, dan biaya – biaya lain.

Ia menyebutkan, PMDN satu semester ke belakang lebih banyak mengakir ke sektor perumahan kawasan industri dan perkantoran, konstruksi industri kertas dan percetakan, industri kimia farmasi dan industri karet dan plastik. Untuk PMA terbesar adalah kendaraan bermotor dan alat transportasi, gudang komunikasi, industri makanan, dan elektrik.

Menurut Noneng, terdapat tiga kunci yang membuat Jabar dapat menarik investor yaitu karena kesiapan infrastruktur, SDM produktif, dan kualitas pelayanan baik. Sejumlah inovasi pun telah dibuat untuk membuat Jabar semakin menarik untuk berinvestasi, seperti Ekosistem Investasi yang baru diluncurkan belum lama ini. Dalam Ekosistem Investasi semua takaholders ekonomi terlibat sehingga peluang ekonominya besar.

Dikatakan Noneng, ada beberapa hal yang mereka lakukan terkait pengelolaan investasi Jabar. Pertama, investasi dilaksanakan berdasarkan seluruh nilai yang diamanatkan yaitu profesional, integritas, dan melayani.

“Sampai saat ini realisasi investasi kita tertinggi di Indonesia. Ini cara kami untuk meningkatkan kepercayaan investor, bahwa modal investasinya dikelola dengan baik,”katanya.

Kompetitif

Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Padjadjaran Ina Primiana menyatakan realisasi investasi Jabar selalu peringkat pertama nasional berturut-turut sejak triwulan IV/ 2020 hingga triwulan II/2021.

Menurutnya ada beberapa tantangan dan peluang yang harus  dihadapi Jabar untuk mempertahankan capaian fenomenal tersebut triwulan terakhir atau triwulan IV/2021.

Dipastikan kompetisi akan semakin ketat karena daerah lain akan terus berusaha membuat daerahnya lebih kompetitif dan lebih menarik dari Jabar, di antaranya dari kesiapan SDM, upah, infrastruktur, transportasi dan logistik, regulasi, serta lainnya.

“Investasi (Jabar) juga (harus) diarahkan ke sektor padat karya dan lokasi lain baik untuk investasi PMA dan PMDN agar lebih merata. Jabar memiliki kelebihan dibandingkan daerah lain antara lain jumlah industri, jumlah penduduk,”jelasnya.

Dengan ekspor tertinggi, Jabar perlu mempersiapkan tenaga kerja lokal untuk dapat memenuhi kebutuhan investor, agar keberadaan investasi baru dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Perlu diperhatikan manfaat investasi terhadap pengusaha/UMKM (linkage), lapangan pekerjaan, tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di daerah yang memiliki investasi tertinggi,” kata Ina.

Ina menyarankan investasi di lokasi-lokasi potensial lain untuk  menurunkan ketimpangan antardaerah. Kemduian Jabar pun harus meningkatkan frekuensi promosi keunggulan komparatif ke luar negeri.

“Perlu dibuat sistem informasi terintegrasi sebagai pusat Supply Chain Nasional di Jawa Barat untuk mempertemukan kebutuhan investor dan fasilitas yang tersedia,”cetusnya.

Sementara itu, Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono menambahkan, webinar ini merupakan wujud kolaborasi pembangunan di Jabar.

Webinar dan diskusi, kata Ipong, akan berkelanjutan dalam sebuah program maupun pembahasan solusi masalah-masalah perekonomian. Salah satunya penyelenggaraan West Java Invesment Summit (WJIS) yang ketiga 21-22 Oktober 2021.

Sedangkan Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengingatkan soal momentum Indonesia Emas pada 2045, di mana visi besarnya akan diwujudkan melalui industri 4.0.

“Cita-cita tersebut bukan mimpi saja tapi berdasarkan kemampuan yang Indonesia miliki saat itu. Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada tahun 2045 jika dapat kembali mencapai tingkat pertumbuhan melalui titik inisiatif,”kata dia.

Pertama, ketangguhan. Kedua, produktivitas dan kreativitas, ketiga, peningkatan kemampuan dan yang paling penting eksekusi yang kuat dan sempurna.

Potensi Jabar dalam pemulihan ekonomi nasional, kata Arsjad,  yaitu dalam investasi dan rantai pasokan nasional. Posisi Jabar yang strategis mendukung efisiensi investasi dengan hadirnya kota Metropolitan Rebana dengan Pelabuhan Patimban. Dengan  kombinasi teknologi 4.0 Jabar akan menjadi jendela automotif Indonesia.

Tags: Dorong Ekspor Nasionalinvestasi unggulJabarmanufactur
SendShare196Tweet123
Previous Post

Ridwan Kamil Ingin ICMI Orwil Jabar Tingkatkan Pengetahuan Teknologi Digital

Next Post

Bank Bjb Pemenang Tempo Financial Award (TFA) 2021 ‘The Best Financial Performance Bank’

RelatedPosts

Ridwan Kamil Tinjau Kontingen PON yang Jalani Pemulihan di Sejumlah Hotel: Kita Sudah Sediakan ‘Kadeudeuh’
Ragam

Ridwan Kamil Tinjau Kontingen PON yang Jalani Pemulihan di Sejumlah Hotel: Kita Sudah Sediakan ‘Kadeudeuh’

20 Oktober 2021
Dampak Pandemi pada Lapangan Golf Masih Membantu menaikkan Pendapatan Aset untuk Jabar
Regional

Dampak Pandemi pada Lapangan Golf Masih Membantu Menaikkan Pendapatan Aset untuk Jabar

17 Oktober 2021
Ridwan Kamil Lepas 77 Kafilah Jabar untuk Ikuti STQH di Maluku Utara
Regional

Ridwan Kamil Lepas 77 Kafilah Jabar untuk Ikuti STQH di Maluku Utara

14 Oktober 2021
Gelar PORTRADNAS VIII, Berikut 16 Nama Hasil Seleksi yang Mewakili Jabar
Regional

Gelar PORTRADNAS VIII, Berikut 16 Nama Hasil Seleksi yang Mewakili Jabar

15 September 2021
Kali Ke-3 RS Hewan Provinsi Jabar Dapat Piala Adibaktitani
Ragam

Kali Ke-3 RS Hewan Provinsi Jabar Dapat Piala Adibaktitani

18 Agustus 2021
bank bjb-LPEI Sepakati Kerja Sama Penjaminan Kredit untuk Dorong Ekspor Nasional
Ekonomi

bank bjb-LPEI Sepakati Kerja Sama Penjaminan Kredit untuk Dorong Ekspor Nasional

26 Agustus 2020
Jabar Matangkan Regulasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan
Nasional

Jabar Matangkan Regulasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan

18 Juli 2020
Jabar Laporkan Hasil Tes Swab Penumpang KRL ke Kemenhub
Berita Terkini

Jabar Laporkan Hasil Tes Swab Penumpang KRL ke Kemenhub

6 Mei 2020
Jabar Pastikan Semua Fasyankes COVID-19 Ikuti Pedoman WHO
Berita Terkini

Jabar Pastikan Semua Fasyankes COVID-19 Ikuti Pedoman WHO

2 Mei 2020
Next Post
Bank Bjb Pemenang Tempo Financial Award (TFA) 2021 ‘The Best Financial Performance Bank’

Bank Bjb Pemenang Tempo Financial Award (TFA) 2021 'The Best Financial Performance Bank'

Apa itu NFC pada HP Ini Fungsi Canggihnya

Apa itu NFC pada HP? Ini Fungsi Canggihnya

cuaca bandung

Cek Selengkapnya Ramalan Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Kamis 21 Oktober 2021

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.