Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Hedjo Institute Tawarkan Konsep Pusat Pendidikan Lingkungan di Cisurupan

Admin 001 by Admin 001
29 Februari 2020
in Berita Terkini, Nasional
0
Hedjo Institute Tawarkan Konsep Pusat Pendidikan Lingkungan di Cisurupan

Hedjo Institute Tawarkan Konsep Pusat Pendidikan Lingkungan di Cisurupan

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com — Kepedulian masyarakat untuk mengembangkan kawasan Cisurupan, Kecamatan Cibiru sangat antusias. Salah satunya yaitu dari kelompok pegiat lingkungan Hedjo Institute yang menawarkan konsep penataan.

Direktur Hedjo Institute, Abdul Wahab mengungkapkan, wilayah Cisurupan tidak hanya bisa dimanfaatkan menjadi sumber resapan. Namun, memiliki potensi sebagai tempat edukasi berbasis lingkungan untuk mengembangkan karakter anak.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

Abdul mengaku telah merancang empat tema besar edukasi di Cisurupan. Yakni penyediaan sarana edukasi pertanian dan peternakan, pendidikan pengelolaan sampah, taman bermain berbasis alam serta edukasi konservasi dan pengelolaan air.

“Dari konsep wahananya kita lebih inklusif mengedepankan pembangunan karakter anak. Perbedaan dengan sekolah alam pada umumnya itu karena pada konteks tempat itu sudah riil ada tema-tema media pendidikan,” ucap Abdul usai beraudiensi dengan Wakil Wali Kota di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (28/2/2020).

Abdul menuturkan, sarana edukasi mengenai lingkungan di kawasan Cisurupan sudah tersedia secara alami. Sehingga, pendidikan yang diberikan tidak sekadar teori namun diiringi dengan praktik dan melihat kondisi nyata secara langsung di lapangan.

Ia juga mengaku akan melibatkan warga sekitar. Karena warga biasa menjalani keseharian beraktivitas mengelola lahan tersebut.

“Seperti belajar menabung air karena jelas di situ ada kolam retensinya. Wahana sawah di situ ada petani penggarap sudah ada, jadi tidak artificial guru yang jadi petani. Kuncinya memang warga sekitar yang kita arahkan dan fasilitasi menerima secara langsung. Jadi dapat benefit ekologis dan ekonomis,” paparnya.

Selain itu Abdul menegaskan, konsep pusat pendidikan lingkungan di Cisurupan tidak akan berdampak negatif pada ekologis sekitar. Komunitasnya akan menata kawasan tersebut agar bisa dikunjungi orang dalam jumlah yang banyak.

“Justru menjaga sistem ekologi dan pertambahan ekonomi setempat. Jadi secara desain jangan sampai ada ekologis yang terdampak. Karena kalau ada manusia otomatis akan ada ekologis yang terdampak. Tapi itulah yang kita ukur agar tidak merusak lingkungan,” akunya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi inisiatif dari Hedjo Institute. Menurutnya, konsep penataan berbasis lingkungan ini cukup bagus. Yaitu menjadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) lebih maksimal dengan memberikan manfaat lainnya tanpa menguangi fungsi sebelumnya.

“Kami menerima dulu gagasannya. Kalau tidak mengubah fungsi, bisa ‘nyambung’ dengan wetland,” tutur Yana. (*)

Tags: Abdul WahabDirektur Hedjo InstituteHedjo Institutewakil wali kota bandungyana mulyana
SendShare196Tweet123
Previous Post

Nu Patojaiyah

Next Post

Pemda Jabar Launching KIJB 2020

RelatedPosts

Bandung Utama Scout Festival 2025: Pramuka Teguhkan Jati Diri Generasi Muda
Regional

Bandung Utama Scout Festival 2025: Pramuka Teguhkan Jati Diri Generasi Muda

24 Agustus 2025
Sejumlah PJU di Kota Bandung Padam Akibat Ulah Pencuri
Regional

Sejumlah PJU di Kota Bandung Padam Akibat Ulah Pencuri

23 Agustus 2025
Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan
Regional

Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan

22 Agustus 2025
Bazar Murah di Regol: Warga Dapat Harga Murah, UMKM Terbantu
Regional

Bazar Murah di Regol: Warga Dapat Harga Murah, UMKM Terbantu

20 Agustus 2025
Pelanggar Perda Jalani Sidang Tipiring, Erwin Minta Hakim Bijak dan Pelaku Jera
Regional

Pelanggar Perda Jalani Sidang Tipiring, Erwin Minta Hakim Bijak dan Pelaku Jera

13 Agustus 2025
Wakil Wali Kota Bandung: Sportivitas Penting Dilatih Sejak Dini
Regional

Wakil Wali Kota Bandung: Sportivitas Penting Dilatih Sejak Dini

10 Agustus 2025
Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, Tetap Mencari Ilmu di Hari Tua
Regional

Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, Tetap Mencari Ilmu di Hari Tua

9 Agustus 2025
Adaptif Pelayanan, Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Pengembangan AI
Regional

Adaptif Pelayanan, Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Pengembangan AI

6 Agustus 2025
Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung
Regional

Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung

7 Juni 2025
Next Post
BANDUNG -- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Biro Organisasi Sekretariat Daerah secara resmi me-launching Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2020 di Grand Aquila Hotel, Kota Bandung, Jumat (28/2/20). Kompetisi yang diikuti perangkat daerah serta pemerintah daerah kabupaten/kota ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Batin melalui inovasi dan kolaborasi. KIJB 2020 sekaligus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif sebagai salah satu misi kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah. Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan bahwa inovasi adalah kata kunci yang dibutuhkan demi kemajuan sebuah bangsa. "Bisnis saat ini sangat cepat datang dan pergi. Tapi yg selalu menang adalah yang lebih inovatif. Saya yakin sektor publik pun demikian," ucap Setiawan saat membuka Launching KIJB 2020 di Grand Aquila Hotel, Kota Bandung, Jumat (28/2). "Jabar juga harus berlomba dalam inovasi karena inovasi mampu menciptakan kemajuan daerah. Apalagi tingkat inovasi Indonesia masih ketinggalan ketimbang negara lain," tambahnya. Jika inovasi diterapkan dengan baik, dia mengatakan bahwa hal itu akan memberikan dampak positif terhadap skala pasar domestik, pembentukan modal bruto, pertumbuhan PDB per kapita di sektor inovasi, tingkat kompetensi dan perdagangan, hingga penciptaan model bisnis dan pemanfaatan IT. Setiawan pun mengundang perangkat daerah serta pemerintah kabupaten/kota se-Jabar untuk berlomba-lomba mengangkat inovasinya lewat KIJB 2020. "Dan ini bukan hanya sekadar menang lomba, terpenting bagaimana mengimplementasikan hasil inovasi tersebut," pesannya. Adapun agar inovasi berjalan, Setiawan menuturkan bahwa organisasi perangkat daerah maupun 27 kabupaten/kota se-Jabar harus disokong dengan integritas, infrastruktur, kompetensi SDM, konsistensi menjalankan inovasi, serta kolaborasi. "Saya harap di 2020 ini, satu per tiga inovasi nasional disumbang dari Jabar. Di akhir, harapannya inovasi pelayanan publik ini memudahkan masyarakat sehingga proses dengan pemerintah akan lebih cepat," kata Setiawan. Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jabar Nanin Hayani Adam melaporkan, terdapat sembilan kategori di KIJB 2020, yakni: (1) Pengentasan Kemiskinan; (2) Pendidikan; (3) Kesehatan; (4) Ketahanan Pangan; (5) Pertumbuhan Ekonomi dan Kesempatan Kerja. Lalu: (6) Pemberdayaan Masyarakat; (7) Pelayanan Publik Responsif Gender; (8) Perlindungan dan Pelestarian Lingkungan Hidup; dan (9) Tata Kelola Pemerintahan. "Input proposal dilakukan secara online. Proposal dinilai dengan keselarasan kategori dan signifikasi inovasi. Pembahasan proposal oleh lima penilai dari media dan akademisi," ujar Nanin. Tim penilai tersebut terdiri dari Suhendrik (Direktur The Jabar Ekspres Institute of Pro Otonomi), Antik Bintari (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unpad), Intan Taufik (Dosen Sekolah Ilmu Teknologi Hayati ITB), Ahmad Komarulzaman (Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Unpad), dan Dani Ferdian (Dosen Fakultas Kedokteran Unpad). "Nanti akan terpilih enam inovasi terbaik Jabar masing-masing tiga dari inovasi perangkat daerah dan inovasi pemerintah kabupaten/kota," tambah Nanin. "KIJB diharapkan mendorong perangkat daerah dan kabupaten/kota untuk memunculkan inovasi secara kompetitif," ujarnya mengakhiri. Launching KIJB 2020 pada Jumat (28/2) sekaligus membuka jadwal input proposal secara online di jipp.jabarprov.go.id hingga 20 April. Turut hadir dalam Launching KIJB 2020 di antaranya Asisten Administrasi Setda Provinsi Jabar Dudi Sudrajat Abdurachim, Inspektur Daerah Ferry Sofwan Arif, Kepala Bapenda Hening Widiatmoko, serta Sekda Kota Depok dan Sekda Kabupaten Sukabumi. Tahun lalu, peringkat satu perangkat daerah provinsi diraih Dinas Pendidikan - SLBN Cinta Asih Soreang dengan inovasi Indonesia Deaf and Blind Communication (IDBC) System - Kamus Komunikasi antar Tunarungu dan Tunanetra. Sementara peringkat satu perangkat daerah kabupaten/kota direngkuh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Sukabumi dengan inovasi Mopeling Sarasa (Motor Pelayanan Keliling Saba Rahayat Desa).

Pemda Jabar Launching KIJB 2020

Uu Ruzhanul : Jabar Akan Buat Santri Siaga Bencana

Uu Ruzhanul : Jabar Akan Buat Santri Siaga Bencana

Segera, KOPDAR Gubernur dengan Instansi Vertikal di Wilayah Jabar

Segera, KOPDAR Gubernur dengan Instansi Vertikal di Wilayah Jabar

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.