Minggu, November 1, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Peringatan HAB ke – 72 Kementerian Agama Dihadiri Gubernur

Admin 001 by Admin 001
23 April 2019
in Berita Terkini
0
Peringatan HAB ke – 72 Kementerian Agama Dihadiri Gubernur
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, bewarajabar.com – Kementerian Agama RI berdiri pada 3 Januari 1946. Sejak saat itu, 3 Januari diperingati sebagai hari Amal Bakti (HAB). Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memiliki Kementerian (Departemen kala itu) di bidang Agama.

Di usianya ke-72 pada tahun ini, sebagai bagian dari kelembagaan negara, Kemenag diminta terus berinovasi terutama terkait dengan pelayanan publik. Dalam amanat yang dibacakan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Menteria Agama (Menag) RI Lukman Hakim Saifudin meminta Kemenag baik pusat maupun daerah di seluruh Indonesia meningkatkan layanan publik melalui digitalisasi.
Pada masa kekinian, Menurut Menag, tantangan bekerja semakin berat karena dunia menghadapi zaman yang cepat berubah. Lingkup masyarakat lebih luas, meliputi warga global hingga generasi digital. Tuntutan publik pun semakin tinggi, terbuka, dan spontan. Untuk itu, diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespons tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama.
“Kita semua bekerja untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat. Oleh karena itu, fokus perhatian kita jangan hanya sekadar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun. Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaatnya terasa optimal,” ujar Aher membacakan amanat Menag pada Upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementeriam Agama Provinsi Jawa Barat, Jl. Jenderal Sudirman Kota Bandung, Rabu (3/1/2018).
“Di sisi lain, kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, saya berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government,” lanjutnya.
Sementara itu, ditemui usai upacara peringatan HAB ke-72, Gubernur Aher mengatakan bahwa Kementerian Agama adalah kementerian yang mengayomi semua agama yang ada di Indonesia.
“Ini (Kemenag) menjadi sangat khas karena di negara lain tidak ada Kementerian Agama, di Indonesia ada. Pertanda bahwa negeri ini negeri yang berbasis agama. Tentu saja Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai Sila Pertama dalam Pancasila itu melekat betul dalam anak negeri dan dalam keadaan keberagamaan negeri, sehingga negeri ini negeri yang berbasis kegamaan yang sangat kuat, moralnya moral keagamaan yang sangat kuat,” tutur Aher.
“Alasannya karena ada Kementerian Agama yang mengayomi berbagai agama yang ada, karena agama itu kan sumber moral, sumber semua nilai dan moral itu tentu menjiwai ketatanegaraan yang ada pada negeri kita,” tambahnya.
Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama 2018 mengambil Tema: “Tebarkan Kedamaian” dengan tag line “Kementeriam Agama yang Bersih dan Melayani”. Tema ini dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan.
Kata Menag, kedamaian juga adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan. Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama. “Dan, hanya dengan hati yang damai, sanubari kita bisa merasakan kasih sayang Tuhan yang hakiki,” ungkapnya.
Mengiringi usianya ke-72, Kementerian Agama sukses menorehkan sejumlah prestasi. Di bidang tata kelola, mendapat opini hasil audit BPK dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi. Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat. Indeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. Begitu Pula dengan pelayanan nikah di KUA. Juga kenaikan pada standar mutu pendidikan agama dan keagamaan di tingkat dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Selain itu, Kementerian Agama dinilai sebagai penyumbang PNBP terbesar, pelapor LHKPN terbanyak serta beberapa penghargaan lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“lni menunjukkan bahwa kita telah mampu bertransformasi melalui sistem yang baik. Namun, hal ini harus segera diimbangi dengan perubahan mental, cara berpikir, dan budaya kerja yang baik. Lima Nilai Budaya Kerja tak boleh sekadar jadi slogan, tapi harus terus terinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. Selain itu, prinsip Bersih dan Melayani harus senantiasa dijunjung tinggi,” ajak Aher dalam amanat Menag.
Pada kesempatan ini, mewakili Presiden RI, Aher menyerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya yang dianugerahkan kepada 250 pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama yang tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Secara simbolis, Aher memberikan penganugerahan kepada 10 (sepuluh) orang pegawai yang telah megabdi 30 tahun, 8 (delapan) orang pengabdi 20 tahun, dan 6 (enam) orang pengabdi 10 tahun. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 117/TK/Tahun 2017 dan seterusnya yang ditetapkan di Jakarta, 24 November 2017.
Waiting List Jemaah Haji Jabar, Dua Hal Ini Harus Disadari
Jemaah haji asal Jawa Barat yang menunggu atau waiting list untuk diberangkatkan terus meningkat setiap tahunnya. Menyikapi hal tersebut, Aher mengatakan bahwa kuota pemberangkatan jemaah haji dibatasi oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini tidak hanya dialami oleh Indonesia. Namun, juga dialami oleh negara-negara lain, karena didasarkan pada kemampuan dan kapasitas jemaah yang terbatas di Tanah Suci.
Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota sebanyak 210 ribu jemaah untuk Indonesia setiap tahunnya. Batas kuota ini dibagi-bagi ke seluruh daerah dan Jawa Barat menjadi provinsi tertinggi yang mendapatkan kuota 38 ribu lebih jemaah setiap tahun. Hal ini karena Jawa Barat memiliki jumlah penduduk muslim terbesar dibanding provinsi lain di Indonesia.
Jadi memang jatah kita hanya itu. Pendaftar itu sangat banyak, antri menunggu jatah. Tapi tiap tahun yang diberangkatkan hanya 38 ribu. Nggak bisa apa-apa kita,” ujar Aher.
Aher pun mengajak masyarakat untuk menyadari dan mengambil hikmah banyaknya waiting list atau daftar tunggu jemaah haji di Jawa Barat. Menurut Aher, ada hal lain yang perlu dianalisis. Hal pertama, kesadaran beragama masyarakat kita semakin tinggi. Kedua, meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Kesadaran beragama di kita sangat tinggi. Dulu kan jarang yang mau ibadah haji. Tapi sekarang luar biasa jumlahnya sampai waiting list hingga 12 tahun, 13 tahun. Ini menunjukkan bahwa kesadaran bergama sangat luar biasa. Betul-betul agama masuk merasuk ke ruang kepribadian kita, khususnya masyarakat Jawa Barat,” ucap Aher.
Yang kedua, ini menunjukkan bahwa bangsa kita, termasuk masyarakat Jabar meningkat kesejahteraannya. Sebab kalau tidak sejahtera tidak bisa berangkat haji. Itu yang paling penting,” pungkasnya. (Red)

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025
Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

4 Desember 2025
SendShare197Tweet123
Previous Post

Ngaronjatkeun Kualitas Bimwin Kemenag Jabar Ngayakeun Evaluasi

Next Post

Kabid Penaiszawa Ngingetan Pagawe Ngalaporkeun Kagiatan sarta Kinerja

RelatedPosts

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang
Regional

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Next Post
Kabid Penaiszawa Ngingetan Pagawe Ngalaporkeun Kagiatan sarta Kinerja

Kabid Penaiszawa Ngingetan Pagawe Ngalaporkeun Kagiatan sarta Kinerja

Disdik Jabar Terapkan Prosedur Kedisiplinan ASN

Disdik Jabar Terapkan Prosedur Kedisiplinan ASN

Disdik Jabar Kerjasama UPT Pusat Selenggarakan Hardiknas

Disdik Jabar Kerjasama UPT Pusat Selenggarakan Hardiknas

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI
Regional

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

PWI Jabar mendorong pers aktif mencegah penipuan AI melalui verifikasi informasi, edukasi publik, dan penguatan literasi digital masyarakat.

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.