Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Sekretaris HNSI: 10 Tahun Mendatang Akan Sulit Lihat Lobster

Admin 001 by Admin 001
9 Mei 2019
in Berita Terkini
0
Sekretaris HNSI: 10 Tahun Mendatang Akan Sulit Lihat Lobster

PETUGAS BKIPM Bandung bersama TNI AL Pangandaran, Polair Polres Ciamis, Dinas Kelautan, Perikanan Dan Ketahanan Pangan Kab Pangandaran berserta anggota Pokmaswas saat melepasliarkan puluhan ribu baby lobster yang disita dari tangan para pelaku penyelundupan. Pelepasliaran 39.211 ekor baby lobster dilakukan di perairan pantai barat Pangandaran, akhir pekan kemarin.*/ISTIMEWA

Share on FacebookShare on Twitter

PANGANDARAN, BEWARAJABAR.COM — Sudah untuk yang kesekian kalinya baby lobster hasil sitaan dari para pelaku penyelundupan dilepas liarkan di perairan pantai Pangandaran.

Bahkan Kamis pekan lalu, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Bandung yang dibantu oleh sejumlah anggota TNI Angkatan Laut Pangandaran dan Polair Polres Ciamis, Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran serta Pokmaswas telah melepasliarkan sebanyak 39,211 ekor baby lobster hasil sitaan yang akan diselundupkan para pelaku dan digagalkan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025
Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

Laporan Polisi Disebut Tak Sesuai Fakta! Dua Pelajar Patah Tulang Malah Ditulis ‘Luka Ringan’ di Laka Pulau Geronggang

4 Desember 2025

Pada saat itu Penata Muda PHPI Trampil Lanjutan Station KIPM Bandung Arif Hidayat mengatakan, bahwa puluhan ribu baby lobster tersebut kini siap untuk dikembalikan ke habitatnya yaitu ditebarkan lagi ke laut pantai selatan Pangandaran.

“Baby lobster yang diamankan itu merupakan hasil tangkapan yang dilakukan petugas gabungan dari tangan pelaku yang hendak menyelundupkan ke luar negeri,” ujar Arif.

Baby Lobster yang diamankan, kata Arif, sebanyak 32.211 ekor dengan ukuran 2 cm berat 0.180 gram per satu ekornya.

“Sebelum dilepas kelaut, semua baby lobster di kemas terlebih dahulu pakai plastik, dan kini baby lobster siap untuk di lepas ke laut,” ujarnya kepada wartawan.

Minta sikap Tegas

Sementara Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kab. Pangandaran, Fuad Husen menanggapi tentang kebijakan Kementerian Kelautan Dan Perikanan tentang ukuran atau size udang baby lobster yakni 2,5 ons keatas itu sangat baik. Lalu, lanjut Fuad, kebijakan KKP terkait penebaran benih baby lobster sangat positif dengan restocking akan bertambah.

“Namun kembali lagi kepada manusianya. Bahkan hari ini saya telah mendapatkan laporan dari pengurus HNSI Tasikmalaya, bahwa di Tasikmalaya banyak baby lobster yang ditangkapi,” ungkap Fuad saat diwawancarai, Kamis, 9 Mei 2019.

Fuad berharap bahwa HNSI meminta adanya sikap tegas dari aparat hukum untuk menindak para penangkap dan bandar baby lobster karena dalam undang-undang nya juga sudah jelas soal larangan penangkapan baby lobster.

“Terutama para bandar-bandar baby lobster nya itu di hukum berat lah. Kasihan HNSI Tasikmalaya sampai nangis laporan ke saya, gimana ini apakah akan dibiarkan terus,” ucap Fuad.

Kalau untuk di Tasikmalaya, kata Fuad, sudah masif, dan dirinya berharap mudah-mudahan di Pangandaran tidak terjadi kalau masih kasihan terhadap keberlangsungan terhadap ekosistem lobster.

“Ya kalau diambilin terus baby lobsternya dengan alasan perut, terus keberlangsungannya mau seperti apa, jangan-jangan nanti 10 tahun akan datang kita udah gak bisa lihat lobster lagi, yang kasihan generasi yang akan datang,” ujar Fuad.

Apabila nelayan bisa bersabar menunggu baby lobster itu besar dan sesuai dengan aturan menueut Fuad, nelayan akan mendapatkan hasil yang sangat besar ketimbang menjual baby lobsternya.

“Untuk lobster jenis mutiara saya perkilogramnya bisa mencapai 500 ribu hingga satu juta rupiah harganya kalo lobster karang paling dikisaran 80 ribu sampai 200  ribuan,” kata Fuad.***

Tags: Diskanlut Jabar
SendShare197Tweet123
Previous Post

Sekda Jabar, H .Iwa Karniwa , Beserta Kadisdik Jabar Hj. Ike dan Ka. Disduk Capil Heri Suherman.

Next Post

Disdik Jabar Sosialisasikan PPDB Untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

RelatedPosts

Pantai Pangandaran Akan Direnovasi Seperti Di Hawai
Berita Terkini

Pantai Pangandaran Akan Direnovasi Seperti Di Hawai

6 Mei 2019
Next Post
Disdik Jabar  Sosialisasikan PPDB Untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

Disdik Jabar Sosialisasikan PPDB Untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

Ngeusi Bulan Ramadhan PWI Kota Bandung Ngabagikeun Takjil

Ngeusi Bulan Ramadhan PWI Kota Bandung Ngabagikeun Takjil

Jabar Adakan Moment  Buka Berkah Untuk 10 Ribu Orang yang Hadir

Jabar Adakan Moment Buka Berkah Untuk 10 Ribu Orang yang Hadir

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.