Tedy Rusmawan Harapkan Inovasi Dishub Soal Penanganan Kemacetan

oleh
KET. FOTO: Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., melakukan kunjungan ke Kompleks Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung, di Gedebage, Senin (11/7/2022). Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung

Bewarajabar | Bandung – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., melakukan kunjungan ke Kompleks Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung, di Gedebage, Senin (11/7/2022).

Dalam pertemuan itu, Tedy meminta Dishub menyelesaikan sejumlah permasalahan menahun yang belum tuntas di Kota Bandung.

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah mengurangi kemacetan.

“Terkait prioritas dari Dishub agar betul-betul perhatikan aspek kemacetan di Kota Bandung yang menjadi perhatian publik. Ini pengalaman keseharian masyarakat. Salah satu keberhasilan pemerintah yang dilihat masyarakat salah satunya yakni kemacetan yang tertangani. Bareng-bareng lah, kita upayakan bersama, dari DPRD Kota Bandung juga akan mendukung penuh,” kata Tedy.

Kepada Kadishub dan Sekdishub yang baru menjabat beberapa minggu lalu, Tedy meminta dihadirkan beberapa program sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan. Selama ini, persoalan kemacetan di persimpangan belum juga terurai, bahkan di beberapa titik terpantau makin padat.

Persimpangan yang terkenal dengan kemacetan itu di antaranya persimpangan Kiaracondong-Jalan Soekarno-Hatta, kemudian juga di titik lain seperti simpang Kopo, Moh. Toha, Buahbatu, Pasteur, Ahmad Yani, Jalan Suci, dan ruas jalan lainnya.

Jika memang diperlukan, kata Tedy, Dishub Kota Bandung juga bisa segera melakukan simulasi rekayasa lalu lintas. Selain menambah ruas untuk direkayasa, Dishub bisa mengevaluasi keberhasilan rekayasa lalu lintas yang pernah diterapkan sebelumnya.

“Seperti putaran (u-turn) di bawah fly over Kopo yang disebut-sebut berhasil mengurangi kemacetan. Coba dihitung efektifitasnya, apakah bisa berlanjut demikian atau kembali menjadi persimpangan? Itu hal yang sepertinya sederhana tetapi harus ditangani optimal,” katanya.