
Perhelatan MUFFEST 2021 secara resmi ditutup oleh Muhammad Khayam, Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Dalam sambutannya disampaikan apresiasi terhadap langkah inovatif dan terobosan dalam pelaksanaan MUFEFST 2021 ini dengan melakukan pameran secara hybrid serta berupaya mendekati pasar utama fesyen muslim dengan penyelenggaraan di lima kota. “Peluang pasar fesyen muslim global dan domestik sangat besar dan harus diisi oleh industri fesyen muslim tanah air. Kementerian Perindustrian akan terus mengawal target untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu kiblat fesyen muslim dunia.
Hal ini sejalan dengan program branding garmen dan fesyen muslim Indonesia yang melibatkan seluruh stakeholder industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), termasuk peran aktif seluruh desainer sebagai sumber ide kreatif. Tampaknya branding fesyen muslim yang terus dilakukan oleh MUFFEST 2021 perlu dilanjutkan dengan langkah yang lebih masif di masa mendatang agar gaungnya dapat lebih mendunia. Semoga kegiatan ini menjadi salah satu pemicu tumbuh dan berkembangnya industri fesyen muslim serta menjadikan Indonesia semakin siap menjadi kiblat fesyen muslim global,” jelasnya.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia terus berupaya meningkatkan kemampuan dan daya saing industri fesyen muslim nasional melalui berbagai langkah strategis yaitu mengkolaborasikan industri besar dengan pengusaha IKM fesyen dalam rangka kemudahan perolehan bahan baku melalui Indonesian textile industry start up dan material center. Kedua, meningkatkan kemampuan dan produktivitas sumber daya manusia, serta penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru IKM busana muslim. Ketiga, melakukan kampanye branding fesyen muslim melalui pameran taraf internasional, menyelenggarakan kompetisi dan inkubasi bagi start up fesyen muslim.
Dalam rangkaian Closing Ceremony MUFFEST 2021 digelar Fashion Parade yang dipersembahkan Kementerian Perindustrian dengan menampilkan karya dari para desainer dan brand fesyen muslim dan modest wear kenamaan Indonesia, yaitu Itang Yunasz, Hannie Hananto, Eugeneffectes, Boldsession by Erika, Chaera Lee, Wignyo, Kami, BAE by Eugene, Raegitazoro, Lisa Fitria, Khanaan, dan kolaborasi industri tekstil dengan desainer yaitu Sofie X Lucky Print.





































































Discussion about this post