BANDUNG, BEWARAJABAR.COM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat melantik PWI Pokja Kota Bandung periide 2019-2022 di Pendopo Kota Bandung, Kamis (4/4/2019) malam. Acara pelantikan dihadiri Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Plt Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, Ketua PWI Pokja Kota Bandung Hardiansyah beserta pengurus. Hardiansyah mengaku pihaknya akan terus memberikan kontribusi untuk pembangunan Kota Bandung.
Kontribusi ini dapat terwujud melalui kolaborasi dan sinergi untuk publikasi berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Andy, sapaan akrabnya, mengatakan sinergi dan kontribusi diperlukan untuk kemajuan Kota Kembang. “PWI Pokja Kota Bandung ikut bertanggung jawab untuk kemajuan kota ini. Maka dari itu PWI Pokja Kota Bandung selalu mendukung setiap kebijakan yang dibuat dan dicanangkan Pemkot Bandung,” ungkap Andy.
Andy menilai output dari segala kesuksesan kebijakan Pemkot Bandung senantiasa untuk kesejahteraan bagi warganya. Hubungan harmonis antara insan pers dan pemkot dapat terus terjaga serta dapat ditingkatkan. Dia mengharapkan seluruh jajaran instansi pemerintah maupun swasta dapat terus bekerja sama dalam bidang apa pun. Sementara itu, Hilman Hidayat mengatakan, pengurus PWI Pokja Kota Bandung yang baru diharapkan bisa melakukan sosialisasi, salah satunya uji kompetensi wartawan (UKW) untuk melatih anggota menjadi berintegritas dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Hilman mengaku masih banyak perusahaan media massa belum terverifikasi Dewan Pers. Dia mengharapkan ke depan pengurus baru PWI Pokja Kota Bandung dapat berbenah dalam membangun citra wartawan dan perusahaan media massa. “Saya hanya ingin mengingatkan lagi tugas pokok jurnalis, khususnya PWI Pokja Kota Bandung harus siap melaksanakan segala aturan main dari Dewan Pers. Salah satunya tugas pers yakni lulus verifikasi untuk perusahaan pers dan uji kompetensi untuk wartawannya,” kata Hilman. Hilman menyebutkan dari 47.000 media online di Indonesia, hanya 2.700 yang telah terverifikasi.
Oleh karena itu, Hilman mengajak PWI Pokja Kota Bandung untuk terus mendorong perusahaan persnya untuk melakukan verifikasi ke Dewan Pers. “Tapi alhamdulillah sebagian perusahaan pers di Bandung sudah mendaftarkan verifikasi dan semoga lolos. Karena kalau sudah terverifikasi nanti sistemnya yang membenahinya adalah Dewan Pers. Makanya saya mendorong dari PWI Jabar untuk melakukan verifikasi ini,” ujar Hilman. Dalam kesempatan yang sama, Oded M. Danial meminta para wartawan yang terhimpun dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung agar tetap bersikap proporsional dalam membuat berita.
Baik itu mengkritisi ataupun mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. “Kolaborasi ini harus ditingkatkan, tapi sekali lagi kolaborasi ini harus di atas rasa keadilan dan taat aturan. Keadilan artinya kita bahwa harus proporsional dari fungsi jurnalis,” kata Oded usai melantik pengurus PWI Kota Bandung masa bakti 2019-201 di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kamis (4/4/2019). Oded menuturkan, PWI Kota Bandung selama ini cukup berperan cukup baik sebagai bagian dari masyarakat. Sehingga, ia berharap PWI Kota Bandung membantu mewujudkan visi Kota Bandung. “Tentu saja kehadiran PWI khususnya di Kota Bandung atas nama pribadi dan kedinasan sangat mengapresiasi.
Saya titip pesan, visi Kota Bandung adalah membangun Bandung unggul, nyaman, sejahtera dan agamis,” terangnya. Guna menopang empat visi Kota Bandung tersebut, Oded menyatakan Pemkot berserta PWI Kota Bandung harus berpegang pada tiga kebijakan strategisnya yakni inovasi, kolaborasi dan desentralisasi. (Red)