5 Mitos Tentang Wanita Karir

oleh
5 Mitos Tentang Wanita Karir/Ilustrasi. (Istockphoto)

Bewarajabar – Banyak stereotype yang mengungkapkan bahwa wanita karir tidak bisa menjadi pemimpin yang baik, ibu yang baik dan lain lain.

Namun hal ini bukan menjadi hambatan untuk kita para wanita terus berkarir dan berkarya ya! Karena hak tersebut hanya mitos yang perlu ditepis.

Dilansir dari Sisternet.co.id inilah beberapa mitos tentang wanita karir yang perlu ditepis!

1. Wanita tidak bisa menjadi pemimpin yang inspiratif

Sekarang sudah banyak perusahaan yang berhasil sukses dan berkembang meski dipimpin oleh seorang wanita. Tak hanya terbatas pada perusahaan yang bergelut di bidang kecantikan atau fashion, ada banyak tokoh wanita inspiratif di bidang politik yang dikenal memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan mumpuni. Beberapa di antaranya bahkan dikenal secara luas baik di dalam maupun luar negeri, sebut saja Sri Mulyani Indrawati, Retno Marsudi, hingga Susi Pudjiastuti.

2. Karir wanita berhenti ketika telah menikah dan memiliki anak

Saat masih berstatus single, wanita akan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada pengembangan karir. Ketika tiba saatnya untuk menikah dan membangun kehidupan rumah tangga, banyak wanita menjadi ragu dan memutuskan untuk berhenti bekerja demi fokus mengurus suami dan anak.

Kembali lagi, setiap wanita memiliki kehidupan dengan kondisi dan latar belakang yang berbeda dan dihadapkan pada pilihan. Namun, sepertinya pandangan tersebut sebaiknya mulai dihilangkan karena pada wanita yang sudah berkeluarga dan memiliki anak kini tetap bisa bekerja, bahkan meraih kesuksesan serta peluang untuk berhasil yang sama dengan pria.