Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

Harga Sayur di Kota Bandung Mengalami Penurunan

Admin 001 by Admin 001
3 September 2020
in Regional
0
Harga Sayur di Kota Bandung Mengalami Penurunan
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, bewarajabar.com — Harga sayur mayur di pasar tradisional Kota Bandung mengalami penurunan. Harga yang menurun paling mencolok pada komoditas cabe merah tanjung dan cabe rawit merah.

Demikian hasil pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung sepanjang Agustus yang disampaikan Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, Kamis (3 September 2020). Meiwan menuturkan, pada minggu pertama dan kedua Agustus 2020 lalu harga cabai merah tanjung masih di atas Rp40.000 per kilogram (kg) dan harga cabai rawit merah di kisaran Rp36.000-38.000 per kg.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026
Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa.*

“Memasuki minggu ketiga dan kempat Agustus, cabe merah tanjung di kisaran Rp26 ribuan per kg. Cabe rawit merah juga turun menjadi Rp27 ribuan per kg di minggu ketiga Agustus dan masih stabil sampai sekarang,” ungkap Meiwan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana.

[irp]

Meiwan menambahkan, penurunan harga juga terjadi untuk jenis sayur mayur lainnya. Walau pun tidak sampai anjlok seperti harga cabai merah tanjung dan cabai rawit merah.

Saat ini, tomat itu di kisaran Rp8 ribuan per kg. Padahal biasanya berkisar Rp15 ribuan per kg. Kentang berkisar Rp14-15 ribuan per kg dari biasanya Rp18 ribuan per kg.

Sedangkan, wortel yang biasanya Rp20 ribuan per kg menjadi Rp10-12 ribuan per kg. Timun yang biasanya Rp12 ribuan per kg menjadi Rp7-8 ribu per kg. “Harga kol juga turun,” terangnya.

Kisaran harga tersebut, lanjut Meiwan, hasil pemantauan di delapan pasar tradisional di Kota Bandung, yaitu Pasar Sederhana, Kiaracondong, Kosambi, Ancol, Palasari, Cihaurgeulis, dan Pasar Baru.

[irp]

“Untuk komoditas lainnya seperti beras, cabe, bawang, daging, minyak goreng, telur, gula tepung, dan ikan cenderung relatif masih stabil. Sekali pun ada fluktuasi harga masih tidak terlalu jauh,” ujarnya.

Meiwan mengungkapkan, penurunan harga ini diduga akibat stok barang yang cukup banyak, lantaran sudah memasuki masa panen. Di sisi lain, daya beli masyarakat juga masih belum begitu tinggi.

“Daya beli masyarakat itu sekarang masih menahan dan tidak jor-joran karena masih pandemi. Tetapi sayur mayur juga suplainya melimpah karena masuk masa panen. Itu yang menyebabkan harga menurun,” katanya.

[irp]

Bahkan, lanjutnya, ada beberapa petani yang membiarkan hasil panennya daripada dijual tetapi ongkos angkut dan sebagainya juga lebih mahal.

Selain itu, Meiwan menuturkan, di tengah pandemi Covid-19 ini setidaknya juga turut mempengaruhi pola berbelanja langsung ke pasar ataupun kebutuhan bahan baku dari sektor penjualan kuliner.

“Mungkin sekarang juga tidak semua rumah makan, hotel atau penjual lainnya belum normal. Jadi pembeliannya masih belum banyak,” tutur Meiwan.*

Tags: Disda gin Kota BandungMeiwan Kartiwapandemi Covid-19Pasar Tradisionalsayur mayur
SendShare196Tweet123
Previous Post

Mantap Nih, Drive in Cinema Akan Digelar 9-13 September Mendatang di Kiara Artha Park

Next Post

Kabar Gembira! Pemprov Jabar akan Berikan 3,25 Juta Kartu Kuota untuk Pelajar

RelatedPosts

bjb Sambang Pasar Digelar di Pasar Kebayoran Lama, Dorong Transaksi dan Pembiayaan Produktif
Ekonomi

bjb Sambang Pasar Digelar di Pasar Kebayoran Lama, Dorong Transaksi dan Pembiayaan Produktif

21 Januari 2026
Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung melakukan monitoring lapangan untuk mengecek stok dan harga kebutuhan pokok menjelang Nataru, Selasa, 16 Desember 2025. Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ekonomi

DPRD dan Pemkot Bandung Pantau Stok serta Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2025

16 Desember 2025
Titipku Siap Perkuat Ekosistem Pasar Digital di Ulang Tahunnya yang ke-6
Ekonomi

Titipku Siap Perkuat Ekosistem Pasar Digital di Ulang Tahunnya yang ke-6

14 Oktober 2022
Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes
Regional

Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes

19 September 2022
UMi Bantu Akses Pembiayaan Kelompok Rentang di Balik Usaha Mikro
Ekonomi

UMi Bantu Akses Pembiayaan Kelompok Rentang di Balik Usaha Mikro

13 Mei 2022
Aplikasi Pedulilindungi akan Diterapkan di Pasar Tradisional, Wali Kota Bandung: Tidak Ada yang Tidak Mungkin
Regional

Aplikasi Pedulilindungi akan Diterapkan di Pasar Tradisional, Wali Kota Bandung: Tidak Ada yang Tidak Mungkin

2 Oktober 2021
Wali Kota Lubuklinggau Ikuti Pidato Presiden RI Secara Virtual
Nasional

Wali Kota Lubuklinggau Ikuti Pidato Presiden RI Secara Virtual

16 Agustus 2021
Peduli Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Sat Reskrim Polres Mura Gelar Baksos
Regional

Peduli Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Sat Reskrim Polres Mura Gelar Baksos

14 Agustus 2021
Wakil Wali Kota Ajak Masyarakat Putus Mata Rantai Penyebaran HIV/AIDS
Regional

Wakil Wali Kota Ajak Masyarakat Putus Mata Rantai Penyebaran HIV/AIDS

7 Agustus 2021
Next Post
Kabar Gembira! Pemprov Jabar akan Berikan 3,25 Juta Kartu Kuota untuk Pelajar

Kabar Gembira! Pemprov Jabar akan Berikan 3,25 Juta Kartu Kuota untuk Pelajar

Persembahan Spesial di Hari Pelanggan Nasional, Direksi bank bjb Berikan Pelayanan Langsung kepada Nasabah

Persembahan Spesial di Hari Pelanggan Nasional, Direksi bank bjb Berikan Pelayanan Langsung kepada Nasabah

Badak Putih, Sang Penunggu Balai Kota Bandung

Badak Putih, Sang Penunggu Balai Kota Bandung

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.