Bandung, bewarajabar.com -Berdasarkan penilaian Tim Supervisi Sat Binmas Polrestabes Bandung, ada enam Lembur Tohaga Lodaya yang unggul dalam mengelola keberadaan tiap divisi Lembur Tohaga Lodaya di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung dan mendapatkan penghargaan dari Kapolrestabes Bandung.

Penyerahan Penghargaan kepada Lembur Tohaga Lodaya terbaik tahap Kedua, di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung langsung diserahkan ke alamat masing-masing Lembur Tohaga Lodaya oleh Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, SIK, MH diwakili Kasat Binmas Polrestabes Bandung, AKBP Sukana Hermansyah, SH, MM beserta jajaran, Selasa, 27 Oktober 2020.
Enam Lembur Tohaga Lodaya (LTL) yang mendapatkan penghargaan :
1. LTL RW. 08 Kel. Pasirlayung Kec Cibeunying Kidul Kota Bandung.
2. LTL RW. 05 Kel. Dago Kec. Coblong Kota Bandung.
3. LTL RW. 07 Kel. Sukawarna Kec. Sukajadi Kota Bandung.
4. LTL RW. 07 Kel. Ciroyom Kec. Andir Kota Bandung.
5. LTL RW. 09 Kel.Gempol Sari Kec. Bandung Kulon Kota Bandung.
6. LTL Kel.Kacapiring Kec.Batununggal Kota Bandung.

Ditemui di ruang kerjanya Kasat Binmas Polrestabes Bandung, AKBP Sukana Hermansyah, SH, MM mewakili Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, SIK, MH memaparkan, untuk LTL maupun KTL, agar sama-sama berupaya untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19.
” Jangan sampai tempat-tempat keramaian sudah dibuka, masyarakat terlena karena menyangka virus corona sudah tidak ada. Mengabaikan protokol kesehatan,” ujarnya.
Dengan adanya LTL penegakan hukum dan pendisplinan Protokol Kesehatan kepada masyarakat, terus dilaksanakan sesuai Inpres No. 6/2020 tentang Pendisiplinan Protokol Kesehatan yang berlaku, yaitu 3M 1T (Mamakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Tidak berkerumun) untuk mencegah penyebaran dan memutus rantai penularan Covid-19.
” Pemberlakuan 3M dan 1T harus terus disosialisasikan dan terus digalakan, agar masyarakat mengerti dan kita terhindar dari pandemi Covid-19,” ungkap Hermansyah.
Kasat Bibmas juga menegaskan, LTL jangan sampai tukcing, dibentuk “terus cicing” (Sunda-red), tapi tiap divisi harus terus siaga dan waspada. Adanya LTL dan KTL, sebenarnya jadi peluang untuk memanfaatkannya.
Kapolrestabes Bandung juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang mengurus LTL maupun KTL, yang telah dengan suka rela membantu Pemerintah, TNI dan Kepolisian, ikut mensosialisasikan Protokol kesehatan kepada masyarakat.*













































































Discussion about this post