Bandung, Bewarajabar.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata.
Bagi kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli.
Sebagai wujud dukungan terhadap sektor kesehatan di Jawa Barat, BRI menyerahkan bantuan Satu Unit Mobil Ambulans kepada Yayasan Bandung Cinta Damai di Kota Bandung.
Penyerahan bantuan Ambulans ini, merupakan salah satu bentuk dukungan strategis BRI dalam hal penyediaan sarana penunjang kesehatan masyarakat di Kota Bandung.
Kehadiran Armada Medis ini, diharapkan dapat mempercepat akses layanan kesehatan darurat bagi warga.
Khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan evakuasi medis secara cepat dan tepat.
Ambulans yang diserahkan telah dilengkapi dengan fasilitas Medis Standar untuk memastikan, keamanan dan kenyamanan pasien selama proses Transportasi.
Melalui bantuan ini, Yayasan Bandung Cinta Damai diharapkan dapat mengoptimalkan perannya dalam melayani kebutuhan sosial-kesehatan masyarakat di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Program BRI Peduli TJSL senantiasa berfokus pada pilar-pilar pembangunan berkelanjutan, dimana kesehatan menjadi salah satu prioritas utama.
Dengan menyediakan fasilitas yang memadai, BRI berupaya menciptakan dampak positif (Social Values) yang berkelanjutan, bagi komunitas lokal di luar layanan Perbankan.
Melalui sinergi antara korporasi dan lembaga sosial seperti Yayasan Bandung Cinta Damai, BRI berharap sarana penunjang ini dapat menjadi solusi nyata.
Dalam mengatasi kendala mobilitas medis, sehingga standar pelayanan kesehatan di Kota Bandung semakin meningkat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Tentang BRI Peduli:
BRI Peduli merupakan payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan demi terciptanya keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kesejahteraan sosial di Indonesia.




































































Discussion about this post