Hasil Sidak Bupati Bandung: 60 Persen ASN Bolos, Ini Tanggapan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung

oleh

Kab. Bandung, BewaraJabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna melakukan sidak pada sejumlah dinas, dan hasilnya terdapat temuan atas 60 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos.

Berbagai pihak pun ikut menanggapi hasil dari sidak tersebut, tak terkecuali anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, Maulana Fahmi mengaku kecewa atas perbuatan para ASN tersebut.

“Membaca fakta tentang sidak Bupati Bandung Dadang Supriatna, cukup prihatin dan kecewa terhadap tingkat bolos ASN yang cukup tinggi,” tutur Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, Maulana Fahmi dikutip dari Jurnal Soreang dalam keterangannya, Senin 31 Januari 2022.

Ia juga meningatkan jika kesejahteraan ada kaitannya dengan disiplin.

“Tapi perlu diingat, disiplin kuat karena dikaitkan juga dengan kesejahteraan,” ucap Fahmi.

Lebih jauh ia menjelaskan, sewaktu agenda pembahasan Rancangan APBD 2021 mengenai Anggaran Perubahan digelar, ia termasuk salah satu yang menolak pemotongan tunjangan kinerja (tunkin) sebesar 10 persen.

“Tapi akhirnya, terjadilah pemotongan 10 persen tunkin ASN,” sambung Fahmi.

Fahmi juga menilai jika kedisiplinan ASN menjadi rendah diakibatkan oleh pemotongan tunkin.

“Hasilnya terlihat sekarang ini. Mungkin karena ada pemotongan tunkin, sehingga kedisiplinan ASN menjadi rendah,” ungkapnya.

Ia menilai, disiplin juga dipengaruhi oleh reward and punishment yang diberikan kepada ASN.

“Punishment-nya mungkin tidak terlalu tegas, sehingga tingkat bolosnya tinggi. Atau reward-nya yang rendah, maka disiplinnya masih tetap rendah juga,” terangnya.

Menurutnya para pimpinan dinas dan pejabat tinggi harus menjadi teladan terlebih dahulu supaya anak buahnya juga disiplin.