Minggu, November 1, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Indahnya Natal di Kampung Toleransi

Admin 001 by Admin 001
25 Desember 2019
in Berita Terkini, Nasional
0
Gereja Pantekosta di Indonesia (GPiD) Bandung, Jalan Lengkong Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong, tengah bersiap menggelar misa Natal, Rabu (25/12/2019). Sejumlah orang tampak merapihkan ruangan, mempercantik pohon Natal, dan beberapa orang lainnya tengah berjaga. Tak semua dari mereka pengurus gereja. Mereka juga tak semua beragama Kristen. Beberapa di antaranya beragama Islam dan Buddha. Mereka adalah warga RW 02 Kelurahan Palendang Kecamatan Lengkong atau yang lebih dikenal sebagai Kampung Toleransi. Ini bukan hal yang aneh di wilayah tersebut. Kegiatan tolong menolong antar warga telah menjadi bagian dari kehidupan di sana. Bukan hanya saat Natal, saat perayaan agama lainnya pun warga melakukan hal serupa.*

Gereja Pantekosta di Indonesia (GPiD) Bandung, Jalan Lengkong Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong, tengah bersiap menggelar misa Natal, Rabu (25/12/2019). Sejumlah orang tampak merapihkan ruangan, mempercantik pohon Natal, dan beberapa orang lainnya tengah berjaga. Tak semua dari mereka pengurus gereja. Mereka juga tak semua beragama Kristen. Beberapa di antaranya beragama Islam dan Buddha. Mereka adalah warga RW 02 Kelurahan Palendang Kecamatan Lengkong atau yang lebih dikenal sebagai Kampung Toleransi. Ini bukan hal yang aneh di wilayah tersebut. Kegiatan tolong menolong antar warga telah menjadi bagian dari kehidupan di sana. Bukan hanya saat Natal, saat perayaan agama lainnya pun warga melakukan hal serupa.*

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, bewarajabar.com — Gereja Pantekosta di Indonesia (GPiD) Bandung Jalan Lengkong Kelurahan Paledang Kecamatan Lengkong tengah bersiap menggelar misa Natal. Sejumlah orang tampak merapihkan ruangan, mempercantik pohon Natal, dan beberapa orang lainnya tengah berjaga.

Tak semua dari mereka pengurus gereja. Mereka juga tak semua beragama Kristen. Beberapa di antaranya beragama Islam dan Buddha. Mereka adalah warga RW 02 Kelurahan Palendang Kecamatan Lengkong atau yang lebih dikenal sebagai Kampung Toleransi.

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

Ini bukan hal yang aneh di wilayah tersebut. Kegiatan tolong menolong antar warga telah menjadi bagian dari kehidupan di sana. Bukan hanya saat Natal, saat perayaan agama lainnya pun warga melakukan hal serupa.

“Itu sudah sejak dahulu kita seperti itu. Kami saling bantu jika ada perayaan keagamaan,” kata Ketua RW 02 Kelurahan Paledang Kecamatan Lengkong, Rini Ambarullah, Rabu (25/12/2019).

“Kemarin kita juga bertanya, apa yang bisa dibantu? Mereka minta warga untuk membantu memasang pohon Natal. Ya kita bantu,” imbuhnya.

Rini mengungkapkan, wilayahnya memang sangat heterogen. Beragam suku dan agama ada di wilayahnya. Bahkan viraha telah berdiri lebih dahulu sebelum masjid dan gereja.

“Kehidupan kami normal-nromal saja. Saling menghormati dan saling membantu,” tutur Rini.

“Nanti malam ada misa Natal, warga juga turut membantu menjaga di sekitar gereja. Ini hal yang biasa dan sudah lama seperti itu,” jelasnya.

Perlu diketahui, di Kota Bandung terdapat 5 kampung toleransi. Selain di Paledang, empat kampung toleransi lainnya yaitu, Jalan Luna Kelurahan Jamika Kecamatan Bojongloa Kaler, Jalan Sasak Gantung Kelurahan Balonggede Kecamatan Regol, Kompleks Dian Permai RW 11 Kelurahan Babakan Kecamatan Babakan Ciparay, dan RW 08 Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, hadirnya kampung toleransi merupakan wujud indahnya keberagaman di Kota Bandung. Kehidupan beragama di Kota Bandung selalu berlangsung dengan damai dan sangat toleran.

“Kota Bandung yang sangat heterogen ternyata sangat toleran. Kami tidak pernah memiliki masalah dengan kehidupan beragama,” tegas Yana.

Yana mengungkapkan, hadirnya kampung toleransi juga telah menjadi role model bagi wilayah dan daerah lain. Sejumlah kota/kabupaten di Indonesia bahkan sengaja datang ke kampung tolerandi di Kota Bandung untuk melakukan studi kaji.

“Banyak yang datang ke sini. Mereka ingin mengetahui kehidupan di sini. Bagaimana bisa seperti ini,” katanya.

Menurut Yana, kampung toleransi yang ada di Kota Bandung sejatinya telah lama ada. Mereka telah hidup saling berdampingan dengan damai.

“Pemerintah Kota Bandung hanya memformalkannya saja. Karena sebenarnya, kehidupan yang penuh damai itu telah ada sejak dahulu,” ujar Yana. (*)

Tags: wakil wali kota bandungyana mulyana
SendShare196Tweet123
Previous Post

Misa Natal di Kota Bandung Berlangsung Lancar

Next Post

Gubernur Jabar Mendapat Gelar “Lalaki Langit Lalanang Jagat”

RelatedPosts

Bandung Utama Scout Festival 2025: Pramuka Teguhkan Jati Diri Generasi Muda
Regional

Bandung Utama Scout Festival 2025: Pramuka Teguhkan Jati Diri Generasi Muda

24 Agustus 2025
Sejumlah PJU di Kota Bandung Padam Akibat Ulah Pencuri
Regional

Sejumlah PJU di Kota Bandung Padam Akibat Ulah Pencuri

23 Agustus 2025
Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan
Regional

Hari Pengayoman Tahun 2025: Pemkot Bandung Raih Dua Penghargaan

22 Agustus 2025
Bazar Murah di Regol: Warga Dapat Harga Murah, UMKM Terbantu
Regional

Bazar Murah di Regol: Warga Dapat Harga Murah, UMKM Terbantu

20 Agustus 2025
Pelanggar Perda Jalani Sidang Tipiring, Erwin Minta Hakim Bijak dan Pelaku Jera
Regional

Pelanggar Perda Jalani Sidang Tipiring, Erwin Minta Hakim Bijak dan Pelaku Jera

13 Agustus 2025
Wakil Wali Kota Bandung: Sportivitas Penting Dilatih Sejak Dini
Regional

Wakil Wali Kota Bandung: Sportivitas Penting Dilatih Sejak Dini

10 Agustus 2025
Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, Tetap Mencari Ilmu di Hari Tua
Regional

Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, Tetap Mencari Ilmu di Hari Tua

9 Agustus 2025
Adaptif Pelayanan, Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Pengembangan AI
Regional

Adaptif Pelayanan, Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Pengembangan AI

6 Agustus 2025
Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung
Regional

Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung

7 Juni 2025
Next Post
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat gelar Lalaki Langit Lalanang Jagat dari sesepuh masyarakat adat yang tergabung dalam Barisan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jawa Barat di Alam Santosa Eko Wisata dan Budaya, Kab. Bandung, Selasa (24/12/19). Mulai sesepuh masyarakat adat, mulai dari Kasepuhan Adat Cipta Mulya, Sukabumi sampai Kasepuhan Adat, Ciptagelar Sukabumi, secara bergantian menyematkan iket sunda, pakaian adat sunda, dan kujang untuk Emil --dilakukan Ridwan Kamil disapa. Gelar Lalaki Langit Lalanang Jagat sendiri artinya gagah perkasa. Gelar ini ditujukan bagi para pemimpin yang adil, dan mampu menaungi seluruh lapisan masyarakat. "Ya, hari ini oleh BOMA Jabar, ada penganugerahkan gelar adat. Intinya adalah gelar kepemimpinan untuk menyeimbangkan kepemimpinan yang lahir dan batin," kata Emil. Dalam sambutannya, Emil mengatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar saat ini menyetujui untuk memperhatikan hak masyarakat dalam berbudaya, bertradisi, dan mendengarkan sejarah pertanian. Pemda Provinsi Jabar, kata dia, akan mendukung pelestarian kampung adat. Selain itu, Emil mengundang sesepuh masyarakat adat di Jabar untuk ikut serta menyelamatkan alam Tanah Pasundan dengan menyosialisasikan program penyelamatan 25 juta pohon di Kawasan Bandung Utara (KBU). "Januari, bulan depan kita akan melakukan gerakan penyelamatan hutan Jabar, programnya menanam 25 juta pohon," ucapnya. "'Udageuna mulya, alam sa-Jawa Barat kedah hejo deui (cita-citanya mulia, alam se-Jawa Barat harus hijau kembali)." "Kita sama-sama melakukan gerakan penyelamatan lingkungan. Saya ingin olot-olot (sesepuh) jadi barisan terdepan," tambahnya. Dalam acara tersebut, Emil pun mengapresiasi semua pihak yang menghargai budaya Sunda. Salah satunya Pencak Silat yang dikirim sebagai warisan budaya dunia, bukan benda dari UNESCO. Sementara itu, Duta Sawala BOMA Jabar Eka Santosa menyatakan bahwa kekayaan budaya bangsa Indonesia menjadi alat pemersatu. "Nitip (titip) Lingkungan, gerakan hejo (hijau), kepemudaan, adat dan budaya," katanya. *

Gubernur Jabar Mendapat Gelar "Lalaki Langit Lalanang Jagat"

Kasus Kemanusiaan di Uighur, DPRD Jabar Desak Pemerintah Pusat Ambil Sikap

Terkait Kekerasan Muslim di Uighur, DPRD Jabar Desak Pemerintah Pusat Ambil Sikap

Pasar Seni Budaya FPK Kota Batam Bisa Jadi Destinasi Wisata Anyar

Pasar Seni Budaya FPK Kota Batam Bisa Jadi Destinasi Wisata Anyar

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum
Regional

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

Komisi V DPRD Jabar mendukung PWI Jabar merebut juara umum Porwanas 2027 di Lampung serta memperkuat kolaborasi diskusi publik.

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.