Belum Minta Maaf, Arteria Dahlan Beri Klarifikasi Soal Pernyataannya: Itu Dipelintir

oleh
Arteria Dahlan. (Instagram/sahabatarteriadahlan)

Bewarajabar.com – Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan buka suara soal polemik komentar Bahasa Sunda yang ramai di kalangan publik. Seperti diketahui, Arteria sempat menyarankan Jaksa Agung untuk memecat salah satu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) lantaran menggunakan Bahasa Sunda dalam agenda rapat.

Pernyataan Arteria yang bekomentar seperti itupun menjadi viral dan membuat polemik baru di kalangan masyarakat. Melihat hal itu, warga Sunda pun memgaku keberatan dan meminta agar Arteria menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Sunda.

Tetapi, hingga saat ini Arteria Dahlan belum menunaikan tuntutan warga Sunda itu. Belakangan ini, ia malah membuat klarifikasi bahwa komentar tersebut tidaklah bermaksud untuk mendiskreditkan Suku ataupun Bahasa Sunda.

 

Arteria mengaku bahwa video pernyataannya soal Bahasa Sunda itu telah dipelintir karena tidak sesuai dengan inti permasalahannya.

“Kemarin rapat kerja Komisi 3 dengan Kejaksaan Republik Indonesia, saya bicara 15 menit lebih. Banyak hal yang kita bicarakan, tapi yang di highlight, maksudnya dipelintir kalau istilah saya. Seolah-olah menggunakan bahasa Sunda itu kejahatan padahal tidak ada sama sekali pembicaraan saya terkait itu,” ujqr Arteria Dahlan dikutip dari tayangan TV One pada Kamis, 20 Januari 2022.

Maka dari itu, kader PDIP itupun beraharap agar semua pihak bisa mencermati semua isi perkataannya dan tak hanya fokus pada potongan video yang viral tersebut.