Buntut Komentar Soal Bahasa, Terbentang Spanduk ‘Arteria Dahlan Musuh Warga Sunda’ di Bandung

oleh
Spanduk Arteria Dahlan Harus Minta Maaf. (Instagram/@infojawabarat)

Bewarajabar.com – Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan belakangan ini menjadi buah bibir kalangan publik, khususnya warga Sunda. Seperti diketahui, Arteria berkomentar soal Bahasa Sunda yang digunakan salah satu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di dalam sebuah rapat.

Menurutnya, hal tersebut tidak patut dilakukan karena bisa menimbulkan ketakutan ataupun persepsi yang salah bagi yang mendengarkan tanpa mengerti maksud dari bahasa tersebut. Maka dari itu, dalam sebuah rapat Komisi III DPR RI dengan Jaksa Agung, Arteria pun meminta agar Kejati tersebut dipecat dari jabatannya.

Pernyataan Arteria yang terekam dalam sebuah video itupun menjadi viral dan ramai diperbincangkan. Warga Sunda merasa tak terima dengan perkataan anggota legislatif tersebut.

 

Setelah itu, bermunculan pernyataan keberatan dari beberapa tokoh Sunda, mulai dari budayawan Budi Dalton, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum, para politisi, pengamat politik, hingga Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Pihaknya merasa tak terima dengan ungkapan Arteria Dahlan. Menurut mereka, penggunaan beberapa kata asing dalam rapat bukanlah masalah besar dan merupakan hal wajar.

Maka dari itu, mereka pun menuntut agar kader PDIP tersebut segera membuat permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Sunda.

 

“Jadi saya mengimbau Pak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di nusantara ini. Kalau tidak dilakukan, pasti akan bereskalasi. Sebenarnya orang Sunda itu pemaaf ya, jadi saya berharap itu dilakukan,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, dalam siaran persnya, Selasa 18 Januari 2022 dikutip dari Republika.com.