BANDUNG, BEWARAJABAR.COM — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika, didamping Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Firman Adam Memberikan SK CPNS pada angkatan ke 4 (Angkatan Terakhir dari para CPNS sebelumnya Tiga Angkatan sudah di SK Penugasan). Sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Institusi Pendidikan dalam Profesi Guru. Penyerahan SK dilaksanakan di Lingkungan Aula ki hajar Dewantara, Jln. Dr. Radjiman.
Pengangkatan para CPNS untuk Wilayah Kinerja Lembaga Dinas Pendidikan ini, sebagai upaya Pemerintah dalam mengisi kekosongan Guru di Provinsi Jawa Barat, dimana untuk guru pegawai Negeri Sipil (ASN) saat kurang, semoga dengan bertambahnya Guru diinstitusi pendidikan menjadi penguatan dan Motivikasi, dan keberadaannya terasa sangat dibutuhkan baik oleh peserta Didik ataupun Management di dalam sekolah, tegas Kadisdik Jabar, depan para CPNS yang di Surat tugaskan.
Disampaikan juga Oleh ibu Ike, sapaan akrab Kadisdik Jabar, dari empat angkatan yang di SK-an, seluruhnya berjumlah 911 Guru CPNS , untuk jenjang Sekolah SMA/SMK/SLB di Jabar. Semoga membawa Berkah dan berpijak dari pendidikan serta pengalaman mampu menyesuaikan dengan situasi didaerah masing-masing, semuanya memerlukan Adaptasi disertai emosi yang baik ,agar terbentuk sikat Profesionalisme guru, tidak sekedar hanya mengajar materi pembelajaran, namun juga sebagaimana harapan pemerintah Provinsi Jawa barat, tepatnya Harapan Gubernur H.M. Ridwan Kamil, agar para guru mempunyai ide Kreative, mampu membuat Metode sesuai dengan kemampuan anak di jaman Peradaban ke 21, yang dikenal dengan Revolusi 4.0 dimana semua sudah serba berteknologi Internet. Untuk itu kemampuan guru dituntut sesuai kebutuhan anak yang mampu mandiri serta berkompentensi, jelas Kadisdik Jabar .
Hal lain dipaparkan juga oleh Kadisdik Jabar, guru harus mampu berkerjasama, baik didalam lingkungan sekolah ataupun diluar, sesuai dengan peradaban Teknologi yang mempengaruhi anak sesuai tingkat kebutuhan dalam bersosialisasi untuk berkompetisi, harus didukung guru yang kompeten. Seperti halnya Guru SMA mampu mendukung siswa keperguruan tinggi, Guru SMK harus mampu memberikan Skill yang penuh sesuai kompetensi siswa. Juga Guru SLB ( sekolah luar biasa) Guru harus mampu memberikan kemampuan kepada anak agar bisa mandiri, serta anak tidak mentergantungkan diri pada orang lain dalam Kehidupannya kelak.
Terakhir disampaikan oleh Kadisdik jabar. Para CPNS yang ditugaskan sebagai generasi baru di lembaga Dinas Pendidikan, jangan membiasakan di Sertifikasi ataupun mendapatkan Standarisasi, Kompentensi mengandalkan amplop untuk keberhasilan, semua cara tersebut harus dihilangkan oleh CPNS Generasi Pendidik yang saat ini di SK -an , tegas Hj. Ike. (Farida)