Kunjungi Warga Tengah Berkumpul, Personil Brimob Jabar Himbau Untuk Tetap Mentaati Prokes

oleh

Cirebon, bewarajabar.com – Para personil Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar laksanakan kegiatan patroli dialogis sambang kamtibmas kepada warga masyarakat di Desa Comberan, Kec. Talun Kabupaten Cirebon, Sabtu, 04/12/2021.

Selain untuk memberikan pesan kamtibmas, himbauan dan juga edukasi mengenai protokol kesehatan disampaikan guna memutus mata rantai penularan wabah covid 19 yang penularannya masih terus terjadi sampai dengan saat ini. Ini merupakan salah satu kegiatan yang akan terus dilaksanakan selama pandemi covid 19 berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, para personil mensosialisasikan prokes 5M kepada warga masyarakat, yaitu memakai masker saat beraktifitas di luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain dan yang utamanya dan paling mudah untuk diterapkan di lingkungan keluarga, adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat setiap harinya, selain itu mengurangi aktifitas yang tidak terlalu penting di luar rumah juga harus dilaksanakan oleh setiap warga agar tidak terjadi kerumunan.

Perlu diketahui bersama bahwa untuk saat ini, perkembangan dari wabah pandemi covid 19 ini masih terjadi di beberapa daerah ini berarti belum semua warga bisa tertib dan disiplin, dalam mengikuti protokol kesehatan yang ada. Untuk itu pemerintah mengeluarkan peraturan yang tegas, melalui Inpres No. 6 tahun 2020 tentang penindakan dan pendisiplinan protokol kesehatan.

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., menyampaikan bahwa, “Kegiatan yang dilaksanakan oleh jajarannya ini setiap harinya merupakan salah satu bentuk upaya dan juga kepedulian Satuan Brimob Jabar, akan kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia, diharapkan penularan dari wabah ini bisa diminimalisir agar jumlahnya menurun di tahun ini”, tuturnya.

Para personil Kompi 1 Batalyon C Pelopor akan terus meningkatkan dan memberikan himbauan kepada masyarakat, agar masyarakat bisa sadar dan benar – benar mematuhi protokol kesehatan yang ada, terutama saat di tempat – tempat umum atau area publik masyarakat demi memutus mata rantai penularan wabah covid 19.**