Tingkatkan Toleransi, Pemkot Bandung dan Kementerian Agama Berkolaborasi untuk Wujudkan Bandung Agamis

oleh

Bandung, BewaraJabar — Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan visi Kota Bandung agamis tetap terus berjalan. Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kota Bandung untuk mewujudkannya.

“Selama ini Kemenag Kota Bandung bersama Pemkot Bandung selalu kerja sama dengan baik. InsyaAllah kita bisa mewujudkan Bandung yang  unggul, nyaman, sejahtera dan agamis, ” katanya pada acara Hari Amal Bakti Kementerian Agama Tingkat Kota Bandung ke-76 di Kantor Kemenag Kota Bandung, Senin 3 Desember 2021.

Yana berharap, melalui  Hari Amal Bakti Kementerian Agama, warga Kota Bandung semakin meningkatkan toleransi.

“Kota Bandung semakin toleran. Memberikan rasa aman, nyaman bagi seluruh unsur umat beragama,” ujarnya.

Ia mengatakan, Kementerian Agama terus tumbuh dan berkembang menjadi instansi pemerintahan yang mempunyai peran penting.

Tak hanya itu, mampu meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama serta mewujudkan ajaran agama dan tatanah kehidupan beragama.

“Kemenag memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Menjaga Pancasila, konsitutusi, dan negara kesatuan Republik Indonesia, ” kata Yana saat membacakan sambutan Menteri Agama RI.

Terkait pelayanan, Yana tambahkan semakin berkembang. Seperti indeks kesalehan sampai layanannya KUA.

“Hal tersebut dibuktikan dengan naiknya indeks kesalehan umat beragama dari 82,52 persen pada tahun 2020, menjadi 83,92 persen pada tahun 2021,” tuturnya.

Indeks kerukunan umat beragama juga meningkat, semula tahun 2020 67,46 persen menjadi 72,39 persen. Indeks kepuasan layanan KUA meningkat dari 77,28 pada tahun 2019 menjadi 78,90 persen tahun 2021,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Tadi Ahmad Junaedi menyampaikan, Kantor Kementerian Agama Kota Bandung sebagai instansi vertikal hadir sebagian instrumen negara dalam membantu pemerintah untuk melaksanakan pembangunan di bidang agama di daerah.

“Membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia yang maju daulat dan mandiri,” ujarnya.

Tedi pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung atas dukungan stimulus yang diberikan. Mulai dari bantuan, hibah hingga berbagai program kegiatan.

“Dukungan stimulus dan pembangunan kegiatan keagamaan. Bantuan hibah untuk kerukunan keagamaan, wujudkan Bandung yang unggul,nyaman, sejahtera dan agamis.

“Kita mendukung program keagamaan di Kota Bandung yang masuk pada RPJMD juga visi misinya. Contohnya bisa dalam bentuk kegiatan intensif pemberian guru ngaji,” imbuhnya.