6 Jenis Bully yang Harus Diwaspadai!

oleh
Ilustrasi korban bullying. (Istockphoto)

Bewarajabar.com – Bentuk perundungan apa pun merupakan hal yang buruk dan tidak dapat ditoleransi.

Soal perundungan atau bullying saat ini seolah-olah hal yang tabu namun hal ini sangat penting untuk dibahas, diwaspadai hingga diamati lebih mendalam.

Bully dalam bentuk apapun bukan hal yang harus ditoleransi, terlebih lagi dalam media yang sering kali muncul berita mengenai perundungan yang terjadi.

Ketahuilah hal ini bukan hanya terjadi di lingkungan sekolah dasar ataupun TK, bullying terjadi dalam lingkungan kuliah, tempat kerja, organisasi hingga keluarga!

Umumnya bullying terjadi saat ada perundungan fisik, namun ada juga berupa perkataan intimidasi yang tidak terlihat.

Dilansir dari Mommiesdaily.com inilah 6 jenis bullying yang harus diwaspadai orang tua

1. Physical bullying atau perundungan fisik

Perundungan fisik merupakan bentuk perundungan yang paling terlihat. Ini terjadi ketika anak menggunakan aksi secara fisik untuk mendapatkan kekuatan dan mengontrol target mereka. Perundungan fisik ini membuat pelaku perundungan cenderung merasa dirinya yang lebih kuat, lebih besar, dan lebih agresif dibanding korban.

Perundungan fisik juga dapat melukai tubuh seseorang dan menyebabkan efek yang serius. Contoh dari perundungan fisik seperti menendang, memukul, meninju, menampar, mendorong, dan bentuk serangan secara fisik lainnya.

2. Verbal bullying atau perundungan verbal

Perundungan verbal adalah bentuk intimidasi kepada seseorang dengan menggunakan kata-kata secara terucap atau secara tertulis. Pelaku perundungan verbal menggunakan kata-kata, pernyataan, dan pemanggilan nama untuk menguasai dan mengontrol targetnya. Biasanya pelaku akan menggunakan hinaan tanpa henti untuk merendahkan, mengancam, dan menghina perasaan orang lain.

3. Relational aggression atau agresi relasional