Aksi Cegah Stunting Bermula dari Sadar Gizi Keluarga

oleh
Aksi-Cegah-Stunting-Bermula-dari-Sadar-Gizi-Keluarga

Bewarajabar.com – Dear Ayah dan Bunda, para pegiat posyandu, para guru, para praktisi pendidikan dan kesehatan, dan siapa saja yang sama-sama memiliki “keresahan” atas kondisi masih minimnya literasi gizi.

Literasi gizi inilah yang kemudian menghadirkan sebuah dampak kronis bernama stunting.

Stunting itu sendiri adalah kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama.

Bahkan pada akhirnya diikuti dengan gangguan kecerdasan pada anak dikarenakan kurang gizi kronis.

Menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2022, saya mengajak para stake holder dan para pegiat bidang terkait, untuk bersama-sama membumikan aksi bela anak-anak sehingga kita menjadi bagian dari sejarah yang mengantarkan mereka menuju generasi emas.

Hal ini tentu saja berkaitan langsung dengan perihal keberadaan keluarga. Karena bicara soal kemajuan bangsa, tentu tak lepas dari kualitas keluarga.

Dan bicara soal keluarga, tak lepas dari asupan dan kecukupan gizi anak-anak, sehingga kita terhindar dari namanya stunting.

Maka idealnya, stunting itu sampai pada titik “zero”.

Saya juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah edukatif Rumah Kleuarga Indoneisa (RKI) Jawa Barat yang telah menggelar sebuah webinar bertajuk “Cegah Stunting sebelum Genting” pada Minggu 26 Juni 2022.