Diduga Melakukan Penipuan, Pemilik Rusun The Jarddin Melaporkan PT KKH ke Mapolda Jabar

oleh
Secara Bergelombang, Pemilik Rusun The Jarddin Melaporkan PT Kagum ke Mapolda Jabar

Bewarajabar | Bandung — PT Kagum Karya Husada (KKH) diduga melakukan penipuan terkait Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) kepada pemilik Rumah Susun (Rusun) The Jarddin  di Jalan Cihampelas.

Puluhan pemilik rusun secara bergelombang kembali melaporkan PT Kagum Karya Husada (KKH) ke Mapolda Jabar, Kamis (31/3/2022).

Sebelumnya sekitar seratus orang pemilik rusun juga melakukan hal yang sama pada Sabtu (26/3/2022).

Mereka melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan pihak PT KKH terkait Sertifikat Kepemilikan yang tak juga mereka terima.

Padahal pihak PT KKH menjanjikan SHMSRS kepada pembeli unit.

Namun dalam kenyataannya, sudah 8 tahun sejak serah terima, para pemilik unit belum juga menerima sertifikat SHMSRS dari pihak developer, karena belum pernah diurus secara tuntas oleh pihak developer, sampai PT KKH dinyatakan pailit pada 5 Oktober tahun 2020.

“Kita hanya menuntut hak kita yaitu sertifikat kepemilikan sebagaimana yang dijanjikan. Makanya kita melaporkan kasus ini ke Mapolda Jabar,” ungkap Herman salahseorang pemilik, Kamis (31/3/2022).

Ia bersama dua ribu pemilik rusun lainnya merasa geram akan janji-janji yang diberikan PT KKH terkait serifikat namun belum juga direalisasikan.

“Kita akan terus berjuang untuk memperjuangkan hak-hak kami, utamanya sertifikat kepemilikan dan lain-lainnya” tegas Maria E. Prasetyo, Ketua P3SRS The Jarrdin Cihampelas

Pernyataan Maria diperkuat kuasa hukum P3SRS, Djulianto Rochadi, yang dilaporkan ke Polda Jabar itu terkait hak-hak yang belum diterima oleh kliennya.