Diprotes China Soal Pengeboran di Laut Natuna Utara, Susi Pudjiastuti Buka Suara: Milik Indonesia, Titik!

oleh

Bewarajabar.com – Belakangan ini terdapat kabar terkait China yang memprotes kegiatan Pemerintah Indonesia di Laut Natuna Utara. China meminta Indonesia untuk menghentikan aktivitas pengeboran minyak di laut tersebut.

Permintaan itu dikirimkan China melalui surat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia.

Hal itu dilakukan China lantaran pihaknya mengklaim bahwa lokasi pengeboran itu dilakukan di wilayah China. Namun, pada kenyataannya, aktivitas pengeboran tersebut dilakukan di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

Seperti diketahui, Laut Natuna menjadi satu lokasi yang diperebutkan beberapa negara. Kekayaan alam serta lokasinya yang dikelilingi banyak negara menjadi alasan bagi negara lain untuk memiliki laut tersebut.

Natuna Utara dikelilingi sejumlah negara, yakni Malaysia, Vietnam, Thailand, Singapura, bahkan Filiphina.

Atas adanya kegaduhan itu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pun buka suara. Ia menyinggung soal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Susi berharap bahwa kedaulatan NKRI akan tetap dan selalu terjaga.

“Semoga kedaulatan kita. Terus terjaga & dijaga,” ujar Susi dikutip dari akun Twitter pribadinya, Sabtu, 4 Desember 2021.

Lebih lanjut, Susi pun menjelaskan soal China yang sejak dulu tak pernah mempermasalahkan Laut Natuna Utara.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia juga tidak bertikai dengan China terkait wilayah yang sudah menjadi milik NKRI.

“Mereka dulu bilang tidak ada konflik dengan Indonesia. Kitapun seingat saya, Bu Menlu bilang kita bukan negara yang bertikai dengan China untuk wilayah yang kita sudah miliki,” tegasnya.

Ia pun menegaskan bahwa sejak dulu hingga saat ini tak pernah ada sengketa yang terjadi di Laut Natuna antara China dan Indonesia.

Laut Natuna/ 200 nm dr pulau sekatung, adalah Indonesia punya Kedaulatan. Titik. Dulu tidak sengketa sekarang juga tidak!,” ujar Susi.

Laut Natuna utara milik Indonesia … batasnya 200 nm dari pulau terluar kita. Titik,” lanjutnya.

Terakhir, ia kembali membahas soal Natuna Utara dengan membalas satu cuitan berita terkait pengakuan Menlu Indonesia yang mengatakan Laut Natuna masuk di ZEE Indonesia.

“Memang sudah jelas kok, Laut Natuna Utara milik NKRI,” tegas Susi.

Editor: Rian Andrian

Penulis: Andam Rukhwandi Rakhman