Fadly Fathul U’lum, “Jangan pernah memulai jika tidak ingin menyelesaikan”

oleh

Bandung, bewarajabar.com — “Jangan pernah memulai jika tidak ingin menyelesaikan” itulah motto dari Fadly Fathul U’lum, yang akrab disapa Fadly.

Karena itu, pemuda kelahiran Bandung, 21 Oktober 1993 ini berfokus untuk aktif mengisi hidupnya dengan sebaik mungkin. Selain tengah shooting Filem Indie, menjadi Koreografer Model untuk fashion show, ia juga tengah menjadi Show Director dalam sebuah event.

“Untuk hobi, saya senang memasak karena saya memang senang dengan makanan dan berkuliner ria. Disamping itu, dari kecil saya juga suka sekali membaca Novel Roman yang tema ceritanya Kolosal ataupun Fantasi,” terang penfavorit warna merah, Navy dan Tourqouise juga penikmat makanan tradisional yang bisa dimakan beserta nasi.

Pemilik tinggi 166 Cm ini juga berharap kedepannya, bisa membuat Novel. Dan saat ini tengah mempelajri terlebih dahulu mengenai struktur cerita hingga distribusinya.

“Untuk cita-cita saya saat ini adalah menjadi Dosen, karena saya lahir dari keluarga pendidik. Menjadi Dosen selain kita bisa berbagi ilmu dengan orang lain, kita juga bisa terus menggali ilmu akademis dan juga masih bisa tetep berkarya,” terang lulusan Sarjana Terapan Seni, dari Jurusan Film dan TV ISBI Bandung dengan minat karya Penyutradaraan Film Dokumenter.

Peraih Top 16 Olimpiade IPS MGMP Kota Bandung saat di SMK ini. Juga bercerita bahwa ia mengidolakan sosok Raden Dewi Sartika. Karena menginspirasi, kuat dan memiliki keberanian yang besar dalam memberikan pendidikan khususnya bagi kaum perempuan.

“Saya juga mengagumi dan banyak terinspirasi dari Mama saya, Karena sebagai anak bungsu, hampir tiga perempat usia saya dihabiskan bersama Mama,” jelas bungsu dari empat bersaudara.

Terakhir Fadly mengungkapkan, bahwa hidup adalah perjuangan tanpa henti dan dari sana ia harus selalu bersyukur.

“Bisa saja kita mengeluh dengan nasib dan takdir yang kita jalan saat ini, padahal bisa saja, kita saat in merupakan kehidupan yang orang lain dambakan,” pungkasnya penuh semangat. (Tiwi Kasavela).