Film “Horas Amang – Tiga Bulan Untuk Selamanya”. Tayang di pembukaan mulai 26 September

oleh

Jakarta,  bewarajabar.com – Selama ini orang mengira kalau film bernuansa Batak, film “Nagabonar”. Tapi sebenarnya budaya Batak film karya Asrul Sani hanya fiktif belaka dan budaya Batak ya… hanya nempel saja. Namun kali ini masyarakat bisa berbangga hati, memiliki film bernuansa Batak sungguh.

Adalah Rumah Produksi Rama Gatra Film yang mencoba menghadirkan film Budaya Batak yang kental. Film “Horas Amang – Tiga Bulan Untuk Selamanya”.   Tayang di pembukaan mulai 26 September.

Meski berlatar Budaya Batak, namun film Drama Keluarga ini tetap dapat diakses oleh penonton dari ikatan juga

Menurut catatan penulis film “Horas Amang” film yang linier, segar dan menyenangkan dengan gambar yang indah, baik dari segi cerita, gambar dan makna yang terkandung di dalamnya.

Film ini menceritakan tentang keluarga Batak dengan Amang (Ayah) dan ayah dan anak Kampung Toba di pinggiran kota Jakarta.

Sang Amang (Cok Simbara) membesarkan tiga ekor (Novita Dewi, Tanta Ginting, Dendi Tambunan) hanya didukung oleh adiknya Sang Amang yang bernama Namboru (Elli Sofiani) yang hanya mencari satu (Rizma Simbolon). Dikarenakan istri sang Amang telah meninggal selama anak-domba masih kecil.

Amang bekerja sangat keras, agar anak-anak dapat bersekolah tinggi. Dan sukses dalam karir mereka. Namun setelah beranjak dewasa dan berhasil tiga anak ini menjadi sombong, serakah dan hanya mementingkan diri sendiri. Mereka lupa akan nilai-nilai keluarga yang disetujui oleh sang ayah yang menjunjung tinggi kehormatan dan terima kasih.

Amukan. Sampai suatu hari Amang memutuskan melakukan suatu tindakan yang akan mengubah kehidupan anak-anak selamanya.

Didalam masa tiga bulan dalam menyanyi Amang berhasil mengubah kehidupan anak-anak menjadi manusia berguna yang dipercayai Tuhan, setuju, memahami akan arti budaya yang luhur dan menjadi rendah hati dengan mementingkan diri sendiri sehingga lebih mengutamakan orang lain.

Film “Horas Amang Tiga Bulan Untuk Selamanya” mengajarkan banyak hal dalam hidup ini. Tanpa ikatan dengan keluarga Indonesia tanpa memandang suku, agama dan budaya.

Film ini akan membuat penonton lebih senang  mendengar .. Bersiaplah untuk dibuat menangis terharu saat menonton film ini Aku cinta keluargaku.

PH: Prama Gatra 
Produser Film : Dr. Ir. Asye B. Saulina Siregar, MA 
Co Produser: Jufriaman Saragih, MA 
Produser Eksekutif: Steve RR. Wantania 
Sutradara: Irham Acho Bahtiar & Steve RR Wantania 
Penulis: Ibas Aragi & Steve RR. 
Bakat Wantania : Cok Simbara, Tanta Ginting, Novita Dewi, Dendi Tambunan, Piet Pagau, Indra Pacique, Jack Marpaung, Vanessa Anggraeni, Elli Sofiani, Ibas Aragi, Jufriaman Saragih, Dodi Epen Cupen, Rizma Simbolon, Manda Cello. Penampilan Khusus; Pinkan Mambo Kelupaan tulis Jack Marpaung.