Jubir Kemenkes: Perlu Dua Tahapan Persiapan Sebelum Pengadaan Vaksin Cacar Monyet

oleh
ILUSTRASI sampel tes cacar monyet. Pemerintah bakal mendistribusikan vaksin cacar monyet mulai akhir tahun ini. Selain vaksin, pemerintah juga menyiapkan obat untuk didistribusikan ke rumah sakit di Indonesia/KONTAN/REUTERS/Dado Ruvic

Bewarajabar.com – Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Kemenkes sudah memesan vaksin cacar monyet sebanyak 2.000 dosis yang diimpor dari Bavarian Nordic, Denmark.

Disamping itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril menyatakan, pengadaan dan pengedaran vaksin cacar monyet (monkeypox) masih dalam tahap penjajakan.

Adapun pengadaan dan peredaran vaksin cacar monyet memerlukan dua tahap persiapan.

 

Sebelum didistribusikan, vaksin tersebut harus mendapat rekomendasi dari Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Lalu, vaksin harus mendapat rekomendasi atau izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adapun hingga kini, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) belum memberi anjuran apapun terkait vaksinasi cacar monyet secara massal.

Syahril juga menjelaskan bahwa vaksin tersebut dipersiapkan agar saat vaksinasi cacar monyet berkembang, Indonesia telah siap menerimanya.

“Kita lagi penjajakan. Kalau memang nanti ternyata berkembang, kita sudah menyiapkan itu,” kata Syahril dalam keterangannya, Selasa (30/8/2022).

Berita ini sebelumnya pernah tayang di https://www.giwangkara.com/nasional/pr-854340672/jubir-kemenkes-perlu-dua-tahapan-persiapan-sebelum-pengadaan-vaksin-cacar-monyet