Kondisi Jalan di Depan Pasar Pangalengan Rusak Parah

Bewarajabar | Kab. Bandung – Pangalengan adalah salah satu tempat yang memiliki ciri dengan perkebunan teh, juga sebagai sentra penghasilan sayuran di kawasan Bandung Selatan.

Rasanya tidak pernah bosan, ketika ada waktu libur untuk menikmati pemandangan alam dengan hamparan perkebunan teh yang cukup luas, kemudian juga untuk mandi dengan air panas, diberbagai tempat yang ada di kawasan Pangalengan.

Selain arena wisata juga Pangalengan terkenal sebagai sentra ekonomi sayuran, juga sebagai penghasil susu murni yang cukup besar. Hanya sayang, ketika penulis berlibur ke Pangalengan tepat ketika berada depan pasar Pangalengan, menuju kawasan perkebunan PTPN Nusantara, jalan yang dilewati dalam kondisi cukup parah sampai ke arah wisata air hangat Cibolang.

Penulis sempat berpikir bagaimana ini bisa terjadi, sementara seperti tadi diatas penulis ulas bahwa Pangalengan adalah sentra ekonomi rakyat dari sayuran dan peternakan sapi perah yang menghasilkan pajak dan sumber penghasilan rakyat untuk meningkatan perekonomian.

Juga di kawasan Pangalengan, terdapat Perkebunan Teh Nusantara VIII yang notabene, adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN/BUMD), juga terdapat objek wisata yang dikelola oleh Perhutani.

Masa jalan yang sangat vital dibiarkan rusak seperti “kubangan kerbau”, kemudian bagaimana sikap pemerintah dari mulai yang paling bawah Kepala Desa, Camat, sampai Bupati termasuk pihak PTPN Nusantara juga Perhutani?

Apakah mereka sudah tidak tak peduli, atau karena alasan Covid 19 sehingga tidak ada dana, karena sebagian dana di potong untuk mengatasi wabah Covid 19.