
“Kami dari Baznas tidak mau ada warga Bandung yang kelaparan apalagi sampai mati. Karena itu uang amanah ASN dan muzaki yang menitipkan ke kami. Ini kami salurkan. Dari ASN rata-rata Rp25 miliar pertahun, karena ada perubahan kalau mereka ada tambahan tunjangan itu naik, dan kalau kurang turun,” paparnya.
Sedangkan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bandung, Medi Mahendra mengatakan, visi Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis ini bisa terwujud dengan merangkul banyak pihak untuk terlibat. Terlebih, zakat profesi sebesar 2,5 persen dari ASN Pemkot Bandung pun harus mampu menjangkau tepat sasaran.
“Baznas mampu mengatur dan memetakan program strategis mengentaskan masalah sosial di Kota Bandung. Sesuai dengan visi Pak Wali, pembangunan Bandung dalam program sejahtera ini ke depan akan dikembangkan beberapa konsep strategis melalui pendekatan kolaborasi, partisipasi dan pemanfaatan perkembangan teknologi informasi,” kata Medi.









































































Discussion about this post