Oded Sambangi Korban Kebakaran di Asep Berlian

oleh
Meninjau Lokasi Kebakaran Cicadas
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meninjau lokasi kebakaran di Jalan Asep Berlian, Cicadas, Cibeunying Kidul, Bandung, Senin (6/1/2020). Sebanyak 5 rumah hangus dilalap api pada Kamis (2/1/2020) pagi. Kerugian dari kejadian ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 1 miliar. Pemerintah Kota Bandung memberikan bantuan logistik untuk keperluan sehari-hari. Saat ini beberapa warga tinggal di Balai RW 15 dan sebagian di rumah saudara masing-masing korban.*

Bandung, Bewarajabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan para korban kebakaran di Jalan Asep Berlian Gang Bunga RT 4 RW 15 Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung memperoleh bantuan. Kepastian itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyambangi posko penampungan korban kebakaran di Jalan Asep Berlian.0„2

“Sekarang ini sudah dibereskan oleh kewilayahan. Logistik sudah aman. Kadinsos (Kepala Dinas Sosial) sudah bergerak dan masysrakat sudah cukup bagus. Kita ingin pastikan secara logistik aja dulu supaya aman,” kata walu kota di Balai RW 15, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Senin (6/1/2020).

Sebanyak lima rumah di Jalan Asep Berlian, tepatnya di Gang Bunga RT 4 RW 15 hangus dilalap api, Kamis (2/1/2019). Kebakaran ini menyebabkan 10 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban. Beberapa di antaranya menumpang ke rumah sanak saudara dan sebagian lagi ditampung di Balai RW.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadam dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Kurnia Saputra menduga, penyebab kebakaran di Jalan Asep Berlian ini akibat korsleting.

“Dugaan sementara itu dari korsleting, hampir 75 persen kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik,” ucap Kurnia.

Untuk itu, Kurnia mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti saat meninggalkan rumah. Semua peralatan elektornik dalam harus aman.0„2

Kurnia juga menyarankan agar masyarakat memeriksa kembali instalasi listrik di rumah. Utamanya kondisi jaringan kabel yang telah berusia antara 5 sampai 10 tahun.

“Terutama yang berada di atap. Itu tidak kelihatan dan musim hujan juga mungkin rusak terkena air,” jelasnya.0„2

Selain memerhatikan kondisi instalasi listrik, Kurnia juga mengingatkan kepada masyarakat agar memeriksa kondisi gas elpiji saat meninggalkan rumah.0„2

“Itu juga karena kebanyakan dari human error. Seperti ada regulator bocor itu sebaiknya segera dicabut saja,” katanya. (*)