Para Perajin Tahu dan Tempe Akan Mogok Produksi Selama 3 Hari Akibat Naiknya Harga Kedelai

oleh
Disdagin-Minta-Importir-Kedelai-Prioritaskan-Pengrajin-Tahu-dan-Tempe-Kota-Bandung

Giwangkara.com — Kenaikan harga kacang kedelai yang sudah terjadi sejak dua bulan lalu membuat para perajin tahu dan tempe di Jawa Barat (Jabar) mulai merasakan dampak yang signifikan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa membenarkan adanya kenaikan harga harga kacang kedelai setelah dirinya berkoordinasi dengan importir dan distributor kacang kedelai di kota Bandung, dikutip dari Instagram @prfmnews.

Hal ini membuat pabrik tahu dan tempe di Jabar akan melakukan aksi mogok produksi yang dilakukan agar pemerintah memberikan perhatian pada kondisi harga kedelai.

Ketua Paguyuban Perajin Tahu dan Tempe Jawa Barat, Muhammad Zamaludin mengatakan, dengan adanya kenaikan harga kedelai yang tak terkendali ini pihaknya akan merencanakan aksi mogok produksi pada 21 hingga 23 Februari 2022.

“Ini rencananya InsyaAllah hari Senin mulai tanggal 21 sampai tanggal 23 tidak ada tahu sama tempe di pasaran,” kata Zamaludin dikutip dari Instagram @prfmnews.