Penggunaan Kata ‘Oknum’ Apakah Kurang Tepat? Ini Prespektif Najwa Shihab

oleh
oknum
pexels-kindel-media-7785048 (1)

BewaraJabar.com — Anda pasti sudah familiar dengan kata “oknum”, kata itu akhir-akhir ini sering disebutkan pada salah satu pihak atau orang yang bersalah dalam sebuah instansi atau organisasi, contohnya oknum polisi, oknum dosen dan lain sebagainya.

Lalu apa itu oknum?

Mengutip dari KBBI, oknum memiliki tiga makna. Pertama, penyebut diri Tuhan dalam agama Katolik; pribadi. Kedua, orang; perseorangan. Ketiga, orang atau anasir (dengan arti yang kurang baik).

Penggunaan kata oknum sendiri membuat beberapa pihak gerah, salah satunya adalah Najwa Shihab, lalu apa makna kata oknum yang viral akhir-akhir ini?

Mengutip dari Instagram @Linetoday, Najwa Shihab berbagi prespektif soal mengapa kata oknum yang viral belakangan ini tidak membuatnya nyaman.

Menurut Najwa Shihab, kata oknum ibarat sebuah praktik yang seolah mengakui sekaligus menyangkal suatu perkara dalam konteks negatif.

“Jika dibahasakan dalam sebuah kalimat, kira-kira hasilnya begini: Memang ada yang salah (mengakui), tapi itu cuma secuil saja (penyangkalan), itu tidak menggambarkan kami yang sebetulnya,” kata Najwa Shihab.

Itulah arti kata oknum dari kamus KBBI dan juga menurut prespektif dari Najwa Shihab. Jadi menurut Anda apakah salah jika kita pakai kata “Oknum”?