Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Program Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Belum Terpenuhi

Admin 001 by Admin 001
19 November 2021
in Berita Terkini, Regional
0
Program Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Belum Terpenuhi
Share on FacebookShare on Twitter

Kab. Bandung, Bewarajabar – Program guru ngaji yang telah dilaunching Pemerintah Kabupaten Bandung menyediakan kuota sebanyak 16 ribu. Namun pada pelaksanaannya kuota tersebut belum dapat terpenuhi.

Anggota komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Firman B Somantri mengatakan pada tahun 2021 ini jumlah guru ngaji telah diusulkan untuk mengikuti program insentif guru ngaji sebanyak 16 ribu orang. Tapi hingga saat ini baru ada 13.720 peserta. Kata Firman, hal tersebut berpengaruh terhadap anggaran yang akan dikeluarkan.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

“Masih kurang, tentunya harus menggunakan data yang tepat, sehingga nanti pembiayaan untuk guru ngaji ini sesuai dengan yang dianggarkan. Kalau misalkan dianggarkan 16 ribu, maka kami minta data-data sehingga dana yang digulirkan juga untuk 16 ribu guru ngaji,” kata Firman saat wawancara di Baleendah, Kamis (18/11).

Total anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mensukseskan program guru ngaji yaitu sebesar Rp24 miliar untuk tahun 2021 dan Rp100 miliar lebih untuk tahun 2022. Namun, Firman mengaku, untuk anggaran tahun 2021, belum mengetahui jumlah dana yang sudah terserap.

“Kita belum mengetahui dana yang terserap, tetapi di Oktober belum ada pembayaran” ujarnya.

Jika jumlah peserta guru ngaji masih kurang dari kuota yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung, menurut Firman hal tersebut akan menjadi dana yang tidak terserap. Sehingga, apabila ada dana sebesar Rp5 miliar lebih yang tidak bisa terserap, maka akan jadi temuan dan berpengaruh pada Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Takutnya akan jadi temuan, karena kita harus menjaga WTP yang kita dapatkan selama lima tahun berturut-turut. Dengan data-data ini kita menjaga agar program ini bisa berjalan sesuai dengan yang di harapkan,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar itu mewanti-wanti agar jangan sampai minat guru ngaji untuk mengikuti program tersebut malah berkurang. Padahal anggaran yang digelontorkan itu sangat besar.

“Sangat disayangkan apabila ini kurang, kenapa menganggarkan terlalu besar, kan sebetulnya bisa buat program yang lainnya, terutama untuk penanganan Covid-19 ini karena yang ditakutkan ada gelombang tiga,” ucapnya.

“Mudah-mudahan sebelum tanggal 23 sudah ada datanya, karena kita mengejar agar bulan November ini selesai anggaran,” tambahnya.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana membenarkan masih kurangnya kuota guru ngaji. Saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi, pasalnya, ada empat kelompok peserta yang muncul saat proses verifikasi peserta guru ngaji tersebut.

Pertama adalah mereka memenuhi syarat dan bisa melakukan tugas. Kedua, mereka yang memenuhi syarat tapi tidak bisa mengajar. Ketiga ada peserta yang mengundurkan diri. Keempat, temuan di lapangan yaitu ada beberapa guru ngaji yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar.

“Dari verifikasi tadi yang sudah terbayang, angka awal teriris oleh yang mengundurkan diri, yang tidak memenuhi syarat. Jadi sisanya dilakukan verifikasi lagi di inspektorat untuk direview. Kita harus menampung mereka yang tidak masuk dalam pendaftaran online padahal dia memenuhi persyaratan tapi tidak didaftarkan, karena syaratnya tidak lengkap atau karena tidak tahu informasi,” katanya.

Ruli menegaskan, adanya program guru ngaji ini tidak akan tumpang tindih dengan tugas dari guru agama di sekolah. Kata Ruli, guru ngaji hanya sebagai penguatan di sekolah.

“Jadi bupati itu ingin memberikan insentif itu kepada meraka yang sudah melaksanakan tugasnya di madrasah. Tetapi karena ini mekanismenya harus seperti itu, ya kita masuk ruang sidang pembelajaran, tidak akan overlapping dengan guru pendidikan agama dan lainnya,” tegasnya.

Dikatakan Ruli, program insentif guru ngaji tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2022. Diperkirakan jumlah anggaran yang harus digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung akan lebih besar dari tahun 2021.

“Jadi beda anggarannya antara anggaran 2022 dengan sekarang, kalau sekarang dihitung dari Oktober sampai Desember, tapi tahun 2022 dari Januari sampai Desember, pasti akan mencapai ratusan miliar lebih,” paparnya.

Saat ditanyakan terkait proses pemberian insentif bagi guru ngaji, Ruli pun mengatakan, insentif guru ngaji masih belum bisa diberikan. Alasannya adalah karena harus dilakukan proses review terlebih dahulu oleh Inspektorat Kabupaten Bandung.

“Secepatnya kita memberikan insentif untuk yang melakukan kegiatan di Oktober 2021, sedang berproses, sedang di inspektorat untuk dilakukan review. Kita berharap proses review program guru ngaji di inspektorat bisa cepat selesai dan tidak ada permasalahan yang muncul,” tandasnya.

SendShare197Tweet123
Previous Post

Patroli Brimob Jabar Himbau Warga Desa Dawuan Terapkan Prokes Di Tengah Pandemi

Next Post

Brimob Jabar Laksanakan Patroli Pencegahan Covid 19 Dengan Membagikan Masker pada Masyarakat 

RelatedPosts

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial
Ragam

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon
Regional

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar
Ekonomi

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota
Ragam

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen
Ekonomi

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar
Regional

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta
Regional

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa
Regional

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026
Green Campus USB YPKP Bandung Jadi Fondasi Talenta Industri Hijau
Pendidikan

Green Campus USB YPKP Bandung Jadi Fondasi Talenta Industri Hijau

30 September 2026
Next Post
Brimob Jabar Laksanakan Patroli Pencegahan Covid 19 Dengan Membagikan Masker pada Masyarakat 

Brimob Jabar Laksanakan Patroli Pencegahan Covid 19 Dengan Membagikan Masker pada Masyarakat 

BP Perda Gelar Rapat Kerja Tindaklajuti 13 Raperda Usulan Gubernur

BP Perda Gelar Rapat Kerja Tindaklajuti 13 Raperda Usulan Gubernur

Sepanjang Tahun 2021, Polri Tangani 69 Perkara Mafia Tanah dengan 61 Tersangka

Sepanjang Tahun 2021, Polri Tangani 69 Perkara Mafia Tanah dengan 61 Tersangka

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.