Bandung, bewarajabar.com . Kepala Dinas Bapeda Jabar Eko Prihastono, Kadis DBMPR Koswara, Kadis Disperkim Dicky Sahromi, Kadis Diskominfo diwakili Diah Istianti, Disbudpar diwakili Sekretaris Disparbud Andreas Wijanto, Disperindag diwakili Eem Maemunah, serta kadis SDA yaitu Linda Amin, berkolaborasi memberi penjelasan pada Media terkait Proyek Strategi Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2019, bertempat di area Lobi museum gedung sate bandung. ( 3/9/2019 ).

Tidak terlepas dari Visi Gubernur jabar, H.M. Ridwan Kamil. Dalam 30 proyek strategi di Jabar, untuk mengoptimalkan pembangunan di Jawa Barat pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan pemerintah daerah, dan tidak lepas keterkaitan antar Dinas yang punya strategi dalam kinerja masing masing untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, diakui sekretaris Dispadbud yaitu Andreas wijanto , walaupun tiga hal tengah dilakukan untuk Jabar juara lahir dan batin, lewat sesibilitas, disertai pelaksanaan bersipat Amenitas disertai sarana pendukung dan persiapan Atraksi oleh Disparbud agar tercapai Destinasi Pariwisata yang akan menjadi sumber PAD yang strategis di Jabar, namun tidak bisa terealisasi sendiri, kinerja berkaitan dengan lembaga pemerintah di wilayah Jabar yang saling menunjang.
Seperti saat ini yang termasuk pada proyek strategi di pemerintah Jabar, salah satunya keberadaan dinas Bina Marga, sebagai prioritas mengantisipasi kemacetan dikota Bandung, sebagai solusi dibangun play over, seperti play over Jalan Jakarta, dan laswi. Serta diluar kota di Sukabumi play over Jalan Lingkar Sukabumi guna mendukung aksesibilitas pembangunan di Jabar, membuat standarisasi Jalan untuk mendukung Destinasi Pariwisata dilakukan model penataan termasuk juga trotoar seperti dikota Bandung, kata Kadis Bina Marga Provinsi Jabar.
Untuk mendukung pengembangan destinasi Pariwisata dan pertumbuhan Ekonomi umat, dilakukan juga pelayanan publik yang inovatif, serta penataan daerah di tahun 2019, kata Eko Prihastono Kadis Bapeda. Dimana saat ini dari 30 proyek strategis di Jabar, sudah 16 dalam proses pengadaan barang dan jasa, lima sudah kontrak dan dua akan dilaksanakan bahkan tujuh mulai kontruksi. Tegas Kadis Bapeda.
Terkait kesejahteraan ekonomi masyarakat, perindustrian perdagangan dalam negeri juga disampaikan ibu Eem, saat ini dilaksanakan revitalisasi pasar rakyat di enam Kota dan Kabupaten di Jabar, tepatnya di Kabupaten Bogor, untuk revitalisasi PD . Pasar Tohaga. Pasar Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Pasar Baleendah Kabupaten Bandung, Pasar Manis Kabupaten Ciamis, Pasar Mukti Sari di Kota Banjar, Pasar Karang Ampel Indramayu sebagai Revitalisasi terbesar mencapai luas 50 ribu meter persegi, serta pasar daerah Indramayu. Agar tercapai menjadi pasar juara , Ber – SNI dan Higienis dan masyarakat kembali ke pasar rakyat, sebelumnya diberi Bintek pada para pengelola. Ungkap Eem. ( Farida)









































































Discussion about this post