Target PAD Bisa Tercapai Jika Pelayanan Pemkot Ditingkatkan

oleh
Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung LKPJ Wali Kota melakukan rapat kerja membahas retribusi daerah Tahun Anggaran 2020, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu (7/4/2021).

Bandung, Bewarajabar.com — Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung membahas retribusi daerah tahun anggaran 2020 dengan Disdagin, Dispangtan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung (DPKP3), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu (7/4/2021).

Rapat dihadiri pimpinan dan anggota Pansus 1 DPRD Kota Bandung, dihadiri secara offline dan online melalui teleconference. Panitia Pansus 1 ini bertugas membahas LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2020.

Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafurry, SH, mengatakan, rapat kali ini membahas mengenai retribusi yang merupakan salah satu substansi dari LKPJ.

“Rapat LKPJ kali ini substansinya pendapatan. Bagaimana kebutuhan sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar program tepat sasaran. Meskipun pada kenyataannya terdampak musibah Covid, tapi bagaimana cara meningkatkan dan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Ferry.

Dalam rapat tersebut, Pansus 1 DPRD Kota Bandung memberikan rekomendasi-rekomendasi untuk dapat meningkatkan kualitas program dan meningkatkan PAD.

Anggota Pansus 1, drg. Susi Sulastri, mengatakan, DPMPTSP bisa memaksimalkan potensi retribusinya dengan meningkatkan pelayanan pada masyarakat dalam hal perizinan.

“Masih banyak masalah yang terdengar, yaitu perizinan lama. Retribusi bisa saja maksimal jika pelayanannya lebih naik ke masyarakat. Pelayanan yang mudah, cepat, dan target waktu yang jelas,” tutur Susi.