Yang Muda dan Tua, Berkreasi

oleh

Oleh : H.Jaenudin.S.Sos


Uraian ini, adalah kisah dilingkungan penulis sendiri, mengapa penulis tidak menulis situasi umum yang terjadi khususnya di Jawa Barat, atau di Kabupaten Bandung, termasuk di negara tercinta.

Seperti skala nasional meletusnya gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur, sampai, hari Minggu, telah ngakibatkan korban jiwa 13 ( tiga belas ) orang meninggal, kemudian berbagai kerusakan alam, kebun, sawah dan alat transfortasi seperti jembatan terputus, dan ini telah mendapat perhatian dari pemerintah Pusat, Daerah.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional, TNI dan Polri, telah berada di lapangan untuk memberikan pertolongan/SAR, bekerjasama dengan unsur lainnya tenaga medis, Pemadam Kebakaran, PMI, Satpol PP dan sekarelawan.

Artinya sudah mendapat, perhatian dari pemerintah, juga perpanjangan PPKM menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 ( Natharu), termasuk mewaspadai masuknya Covid 19 varian baru Macron, yang telah masuk ke Arab Saudi, sehingga,apakah ada evaluasi terhadap kegiatan Umrah ke Arab Saudi khususnya, untuk jamaah Indonesia.

Kemudian skala regional Jawa Barat, mewaspadai banjir akibat luapan sungai, longsor, dan banjir bandang akibat kerusakan alam, akibat ulah manusia. Sementara di Kabupaten Bandung, tetap waspada banjir, akibat luapan sungai Citarum, Cikeruh dan lainnya , termasuk banjir sampah, serta isu yang sedang menjadi tranding topic, adalah pengadaan motor NMX, untuk Kepala Desa dan pejabat lainnya, diduga dilakukan tanpa proses lelang.

Termasuk masalah sampah yang menggunung di Pasar Baleendah, dan bersyukur, masalah sampah di pasar Baleendah dengan kerja ekstra Lurah Baleendah, dan Dinas terkait, dibawah pantauan anggota DPRD Kabupaten Bandung, sampah sudah di bersihkan.

Saat ini penulis, hanya akan mengulas aktivitas kegiatan di wilayah penulis sendiri, yaitu perkembangan pembangunan renovasi Mesjid dan Madrasah di RW 23, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Pembangunan renovasi mesjid, dan madrasah sampai hari ini, Desember 2021, telah memasuki bulan ke 3 ( tiga ) sejak dimulai pada bulan Oktober 2021. Dan penulis bersyukur, aktivitas kegiatan pembangunan, sampai saat ini terus, berlangsung, dan tetap semangat, walaupun dibiayai hasil swadaya dari para orang- orang kuat ( dermawan) dan juga para pekerja adalah orang- orang kuat, yang telah mengabdikan diri secara sukarela.

Walaupun ada tenaga ahli yang harus dibayar, namun pembayaran dilakukan, dengan dengan kesepakatan, sebagai pengurus, kita menghargai keahlian mereka. Dalam seminggu panitia telah menyiapkan sekitar Rp.5.000.000,-, untuk pembayararan, 7 ( tujuh) orang.

Dana tersebut, adalah murni bantuan dari masyarakat, karena sampai saat ini, dari pemerintah, belum ada perhatian, baik dari pemerintah Kabupaten Bandung, maupun dari Provinsi Jawa Barat. Dan sampai saat, baru 1 ( satu) Anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPRD) Kabupaten Bandung, asal Pemilihan Baleendah, secara pribadi telah menyumbang, bagi pembangunan Renovasi Mesjid dan Madrasah.

Kiprah yang nyata justru berasal dari warga masyarakat sendiri. Pembangunan sudah berjalan, 3 ( tiga ) bulan, adalah kiprah yang tua dan muda, tetap semangat, berkiprah dalam pembangunan dilakukan oleh orang tua dan kaum milenium, baik laki – laki dan perempuan.

Para lekaki ( bapa -bapa) dan Ibu-ibu tetap setia berkiprah walaupun pekerjaan sekedar membantu mencabut atau memasang paku, sementara ibu-ibu tetap, setia memasak untuk keperluan makan bapa- bapa, atau bersama- sama menyiapkan peralatan makan ketika ada dermawan rutin.

Tiap ada pekerjaan berat ( pengecoran) mengirim suplai makanan, dari sate dan gulai Cipta Rasa, yang dengan setia selalu mengirimkan suplai untuk makan pekerja dilakukan suami istri tanpa membawa pembantu. Dan hanya kepada sang khaliklah alloh SWT,

Penulis berdoa, kebaikan para dermawan, sukarelawan, orang – orang kuat dan kepada yang muda dan yang tua berkreasi, semua kebaikannya dibalas oleh Alloh SWT.

Penulis, DKM Mesjid Jami Nurul Abror RW 23, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung.