Berikut Jenis Layanan Transfer dan Rincian Biaya Lengkap yang Perlu Diketahui

oleh
Foto/Ilustrasi
Foto/Ilustrasi

Bewarajabar.com – Transfer uang tentu menjadi salah satu hal yang sering Anda lakukan sehari-hari. Tidak hanya transfer antar bank, masih ada jenis-jenis layanan transfer lainnya. Setiap jenis transfer ini juga memiliki karakteristik dan ketentuan yang berbeda-beda. Biaya admin yang harus Anda keluarkan juga berbeda juga. Nah, untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan singkatnya berikut ini.

Jenis-jenis Layanan Transfer

Berikut adalah jenis-jenis transfer yang harus Anda ketahui sekaligus biaya adminnya:

  1. Layanan Kliring dan RTGS

Kliring adalah sebutan dari layanan transfer lalu lintas giro. Ini merupakan salah satu metode transfer atau pengiriman uang antar bank dengan jumlah dana yang cukup besar. Kliring ini sendiri hanya bisa dilakukan dengan teller bank.

Pada kliring, bank nantinya akan melakukan pemeriksaan saldo yang akan dikirimkan, apakah mencukupi atau tidak. Proses pemeriksaan hingga pengiriman uang bisa memakan waktu 2 sampai 3 hari kerja. Biaya adminnya sendiri antara Rp5.000 sampai Rp15.000.

  1. Layanan RTGS

Lalu ada juga layanan RTGS yang merupakan singkatan dari Real Time Gross Settlement. Untuk layanan ini transaksinya kurang lebih sama atau mirip dengan Kliring. Perbedaan Kliring dan RTGS inj terletak pada waktu transfernya. RTGS cenderung lebih cepat daripada Kliring. Dana yang ditransfer akan sampai dihari yang sama atau saat itu juga dengan maksimal proses 4 jam saja di waktu kerja.

Jika layanan transfer inj dilakukan di atas jam 3 sore, dana atau uang yang dikirim akan sampai besoknya. Sementara untuk transaksi yang dilakukan di akhir bulan, akan ada keterlambatan selama 24 jam sebab ada kegiatan tutup buku. Biaya adminnya berkisar Rp25.000 sampai Rp50.000 per transaksi.

  1. Setor Tunai di Bank

Jenis layanan transfer selanjutnya ada setor tunai. Layanan yang satu ini diperuntukkan bagi Anda yang ingin melakukan pengiriman uang namun tidak ingin membayar biaya admin. Caranya adalah dengan datang langsung ke kantor cabang bank terdekat.

  1. Menggunakan ATM Bersama

Jika tidak ingin antri panjang untuk melakukan pengiriman uang di kantor, bisa juga menggunakan ATM bersama. Untuk biaya administrasinya biasanya Rp6.500 per transaksi, namun ada juga kebijakan bank yang tidak mengenakan biaya admin untuk transfer antar bank.

  1. Real Time Online

Layanan transfer lainnya ada RTO atau Real Time Online. Ini adalah salah satu dari jenis-jenis layanan transfer yang sedang diminati semua kalangan. Pengiriman uang dilakukan dengan menggunakan internet banking, mobile banking, atau SMS banking.

Pada setiap transaksi akan dikenakan biaya admin antara Rp6.500 hingga Rp7.500 tergantung kebijakan bank masing-masing. Ada limit transfer per transaksi untuk metode ini, maksimal Rp25.000.000 saja. Meski demikian cara ini jadi banyak peminat karena bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Itulah beberapa jenis layanan transfer yang bisa Anda gunakan. Untuk kebutuhan transfer uang yang praktis dan mudah untuk keperluan sehari-hari, Anda juga bisa menggunakan Flip. Flip adalah solusi terbaik bagi Anda yang ingin mentransfer dengan biaya transfer antar bank 0 rupiah alias gratis.

Tidak hanya memberikan dan menyediakan layanan transfer antar bank secara gratis, ada banyak fitur lain yang cukup lengkap dan membantu Anda.  Mulai dari top up e-wallet, transfer uang ke luar negeri, beli pulsa dan paket data, hingga pembayaran lain juga bisa Anda lakukan melalui Flip.

Cukup menggunakan smartphone semua transaksi bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Tentunya Flip bisa lebih menghemat biaya transfer terutama bagi Anda yang merupakan pelaku bisnis dimana setiap harinya melakukan transaksi pengiriman uang ke sejumlah bank berbeda. Jadi, yuk unduh dan pakai Flip sekarang juga!