Sabtu, Oktober 31, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Bicara Soal Royalti Musik, Tompi Sebut Musisi Hanya Objek Bisnis: Korban Industri

Admin 001 by Admin 001
21 Desember 2021
in Ragam
0
Tompi. (Instagram/dr_tompi)

Tompi. (Instagram/dr_tompi)

Share on FacebookShare on Twitter

Bewarajabar.com – Belakangan ini, pembahasan soal pembagian hak royalti musik menjadi topik hangat di kalangan musisi. Seperti diketahui, hingga saat ini, belum ada aturan yang dinilai benar dan menguntungkan para musisi terkait hak royalti tersebut.

Selama ini, musisi hanya membuat sebuah karya dan tak mendapat hak royalti secara maksimal dari hasil penjualan karya tersebut.

REKOMENDASI

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

20 September 2026
Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

5 September 2026

Saat ini, memang ada beberapa pasal yang mengatur tentang hak royalti. Namun, hal itu juga dinilai belum bisa memenuhi harapan para seniman dari karya yang telah dibuatnya.

Atas hal itu, salah satu penyanyi solo pria Indonesia, Tompi menilai bahwa hingga saat ini, pemerintah belum benar melakukan pengelolaan aturan di industri musik. Maka dari itu, ia pun mengajak agar para musisi untuk memperjuangkan dan memberi perhatian lebih pada hak royalti tersebut.

“Negara udah sekian puluh tahun merdeka dari mulai ada industri musik sampai sekarang itu pengelolaan belum pernah bener. Nah, dengan adanya kejadian sekarang, menurut saya ini adalah momentumnya,” ujar Tompi dalam webinar, Senin, 20 Desember 2021 dikutip dari Detik.com.

Tompi pun menjelaskan, bahwa hal tersebut juga terjadi karena para pelaku seni yang abai terhadap kontrak dengan pihak swasta. Artinya, banyak musisi yang tak benar-benar paham dengan perjanjian dalam kontrak tersebut.

Alhasil, Tompi merasa bahwa musisi tak diperlakukan dengan adil. Ia pun menilai jika musisi hanya dijadikan sebagai objek bisnis oleh pihak swasta yang memperjualbelikan karyanya.

“Iya haha (musisi sebagai objek bisnis). Sangat menyedihkan iya. Memang itu yang terjadi. Jadi kita ya itu karena kebodohan kita sendiri juga gitu,” kata Tompi.

“Nah bukan rahasia umum lagi ya, bukan suatu keadaan dimana musisi itu karena kita mungkin backgroundnya musisi seniman gitu, jadi cenderungnya itu abai dengan hal-hal yang berbau sistematis,” lanjutnya.

“Begitu di itung-itung, ‘ah udah gampang-gampang, kontrak aja,’ semua orang (musisi) pasti di sini semua pernah ngerasain terlanjur tanda tangan. Ya kan? Karena kita gitu, terlalu abai soal beginian. Sehingga pada saat kena masalah, baru kaget. ‘Oh ternyata oh ternyata’ gitu, dan baru kita sadar kita sudah menjadi korban industri,” tambah Tompi.

Atas ketidakadilan itu, Tompi menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi pemerintah untuk ikut mengatur kebijakan hak royalti tersebut. Kedepannya, ia pun berharap pemerintah akan membuat aturan yang jelas dan benar terkait segala aktivitas di industri musik.

Tentunya, demi keuntungan dan kesejahteraan para musisi Indonesia.

“Saya melihat ini saatnya negara harus hadir dengan sebenar-benarnya untuk membantu mulai dari pendataan, reporting penggunaan, collecting, kemudian reporting dari hasil collecting itu sendiri, dan sampai ke distribusi apa yang sudah di collect. Ini harus jadi satu sistem yang utuh,” tegas Tompi.

Selain itu, Tompi juga mengajak rekan-rekan musisi dan seniman lainnya untuk bersikap tegas atas karya-karyanya. Ia meminta kepada semua pelaku seni untuk lebih menjaga dan melindungi karya buatan mereka.

“Gua rasa ini saatnya musisi punya sikap, tunjukkan sikap yang setegas-tegasnya. Nggak usah terlalu nggak enak sana, nggak enak sini ya. Ini masalah hidup lu. Jadi nggak ada perasaan yang perlu dijaga di sini. Yang perlu dijaga adalah karya itu sendiri,” pungkas Tompi.

Editor: Rian Andrian

Penulis: Andam Rukhwandi Rakhman

Sumber: https://hot.detik.com/music/d-5862679/soal-hak-royalti-musisi-tompi-merasa-dibodohi-dan-jadi-objek-bisnis

Tags: Korban IndustriMusisiMusisi Hanya Objek Bisnis: Korban IndustriRoyalti MusikTompi
SendShare197Tweet123
Previous Post

Dari Fasilitas hingga Infrastuktur bagi Pesepeda, Kota Bandung Dapat Penghargaan Kota Metropolitan Terbaik dari Komunitas Sepeda B2W

Next Post

Hujan Sepanjang Hari! Cek Selengkapnya Ramalan Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Rabu 22 Desember 2021

RelatedPosts

Musisi Jazz Senior Idang Rasjidi Meninggal Dunia
Berita Terkini

Musisi Jazz Senior Idang Rasjidi Meninggal Dunia

5 Desember 2021
Vaksin Covid-19? Ini Kata Mereka
Regional

Vaksin Covid-19? Ini Kata Mereka

14 Januari 2021
Next Post
ilustrasi cuaca

Hujan Sepanjang Hari! Cek Selengkapnya Ramalan Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Rabu 22 Desember 2021

sim keliling

Berikut Persyaratan Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, Rabu 22 Desember 2021

Hari ini Hari Ibu! Inilah Sejarah Asal Usul Hari Ibu di Indonesia

Hari ini Hari Ibu! Inilah Sejarah Asal Usul Hari Ibu di Indonesia

Leave Comment

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

30 Oktober 2026

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Prev Next
BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya
Regional

BAZNAS Jabar Resmikan Fasilitas Air Bersih di Tasikmalaya

by Admin 001
30 Oktober 2026
0

BAZNAS Jabar dan BAZNAS Tasikmalaya resmikan fasilitas air bersih di Karangnunggal melalui program sedekah dan pipanisasi bagi warga desa.

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

PWI Jabar Porwanas 2027, Komisi V DPRD Dukung Target Juara Umum

30 Oktober 2026
e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

e-Voting di 92 Desa Jadi Langkah Baru Transformasi Digital Sumedang

30 Oktober 2026
Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

Bandung Digital Safety Forum 2026, PWI Jabar Soroti Ancaman Kejahatan Berbasis AI

30 Oktober 2026
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.