DPRD Kota Bandung: Pembenahan Internal Menjadi Hal yang Perlu Disikapi Dengan Serius

oleh
Pembenahan Internal Menjadi Hal yang Perlu Disikapi Dengan Serius
Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung melaksanakan Rapat Kerja terkait Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2021, Rabu (6/4/2022). Nicko/Humpro DPRD Kota Bandung

Bewarajabar | Bandung – Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung melaksanakan Rapat Kerja terkait Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2021, Rabu (06/04/2022).

Rapat kali ini mendalami realisasi kinerja perusahaan milik daerah di antaranya PT BII dan Perumda Pasar Juara Kota Bandung.

Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Musyawarah dan dipimpin langsung oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury.

Pada kesempatan ini, Dewan mengapresiasi kepada PT BII dan Perumda Pasar Juara dalam upaya meningkatkan pendapatan Kota Bandung.

Namun, ada hal yang perlu dievaluasi agar persoalan yang sering dihadapi perumda di Kota Bandung tidak mempengaruhi kinerjanya.

Salah satunya seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pansus 1 Riana, agar evaluasi kinerja diawali dengan pembenahan internal di PT BII dan Perumda Pasar Juara.

“Pembenahan internal menjadi hal yang perlu kita sikapi dengan serius, jangan sampai persoalan yang ada di internal ini akan mempengaruhi kinerja dan target yang harus dicapai bersama,” ujar Riana.

Selain pembenahan internal yang menjadi sorotan dalam rapat kerja kali ini, Dewan juga mendorong kepada perumda untuk melakukan inovasi baik dalam pelayanan ataupun program-program yang akan dilaksanakan.

Anggota Pansus 1, Sandi Muharram mengaku bahwa potensi pendapatan bisa didapat melalui inovasi yang baru.

“Kita harus mulai detail terhadap program-program yang ada di PT BII dan Perumda Pasar Juara ini. Hal-hal yang dirasa sepele, namun memiliki potensi pendapatan yang signifikan harus kita sadari. Inovasi yang kita bangun harus juga menggugah rasa kebutuhan masyarakat sebagai konsumen agar mereka tidak hanya ditimpa dengan retribusi tapi juga diimbangi dengan feedback yang imbang kepada mereka,” kata Sandi.