Menko PMK: Nataru Momentum Tegakkan Disiplin PeduliLindungi

oleh
Menko PMK, Muhadjir. (riau24.com)

Bewarajabar.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, Pemerintah akan menerbitkan aturan terkait kebijakan yang diperlukan untuk mengantisipasi periode sebelum dan sesudah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Contohnya akan dikeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) untuk penerapan dan penegakan PeduliLindungi,” kata Muhadjir pada konferensi pers rapat tingkat menteri tentang “Persiapan Akhir Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022” secara daring, Selasa (21/12/2021) lalu.

Muhadjir menuturkan, operasi lilin akan dilakukan pada tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Akan tetapi, H-7 sudah dilakukan kegiatan dan H+7 setelah 2 Januari 2022 juga akan dilakukan juga pos operasi terutama oleh Polri dan bantuan kendali operasi (BKO) oleh TNI yang melibatkan aparat ketertiban di masing-masing daerah.

Selanjutnya, Muhadjir juga mengatakan, hasil rapat koordinasi (rakor) lintas kementerian/lembaga (K/L) ini juga memutuskan agar menjelang Nataru ini akan dilaksanakan penebalan petugas untuk mengantisipasi dampak pergerakan masyarakat di semua area. Mulai dari mal, restoran, jalan termasuk jalan tol dan tempat-tempat kunjungan wisata.

Kemudian, K/L terkait akan mempercepat proses pemeriksaan dan mengurangi waktu tunggu hasil swab polymerase chain reaction (PCR) di pintu pintu masuk sehingga tidak terjadi penumpukan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di pintu masuk baik darat, laut maupun udara.

Selanjutnya, penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan ditingkatkan dan menjadi dasar untuk memberikan sanksi bagi pihak-pihak yang seharusnya menggunakan aplikasi ini dengan tertib tetapi belum melaksanakannya dengan disiplin.

Muhadjir juga mengatakan, komunikasi publik yang baik dan efektif dengan narasi tunggal bahwa pemerintah melaksanakan kebijakan-kebijakan ini untuk mencegah gelombang penularan Covid-19 berikutnya terutama dengan munculnya varian yang baru yaitu Omicron.

Selain itu, pemerintah melalui kementerian yang terkait sudah menyiapkan kebutuhan bahan-bahan yang diperlukan termasuk bahan pokok dalam menghadapi Nataru.