Polres Musi Rawas Menggelar Patroli Skala Besar Untuk Memberikan Himbauan PPKM Level IV

oleh

Musi Rawas, Bewarajabar — Penerapan PPKM Level 4 di Kabupaten Musi Rawas terus dilakukan, Kasat Binmas Polres Musi Rawas AKP Harun bersama Kasi Humas dan Anggota Polres Musi Rawas menggelar Patroli skala besar dengan memberikan himbauan, membubarkan kerumunan dan memberikan tindakkan fisik kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker di Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Selasa sekitar pukul 20.00 Wib (27/07/2021).

Kali ini yang menjadi tujuan yakni warga dan pedagang di Kecamatan Tugumulyo Kab. Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Efrannedy mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Intruksi Menteri dalam Negeri No. 25 Tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM level 4 secara nasional termasuk Kabupaten Musi Rawas didalamnya.

Selain itu, Kapolres menjelaskan dalam aturan PPKM Level 4 yaitu 1 (satu) Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan atau pelatihan) dilakukan secara daring atau online, 2 (dua) Pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan 100 persen work from home (WFH), 3 (tiga) Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen. Adapun yang termasuk sektor esensial yakni keuangan dan perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina, dan industri orientasi ekspor.

Selanjutnya 4 (empat) Kegiatan sektor esensial pemerintahan yang memberikan pelayanan publik diberlakukan maksimal 25 persen Work from Office (WFO), 5 (lima) Kegiatan sektor kritikal seperti kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, energi, logistik, pupuk, semen, objek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar, dapat beroperasi 100 persen dengan protokol kesehatan yang ketat, 6 (enam) Supermarket pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.