Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Pentingnya Sinergisitas dalam Validasi Data Penerima Bansos di Jabar

Admin 001 by Admin 001
2 Mei 2020
in Berita Terkini, Nasional
0
Pentingnya Sinergisitas dalam Validasi Data Penerima Bansos di Jabar
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Bewarajabar.com — Validasi data penerima bantuan sosial di Jawa Barat (Jabar) bukan perkara mudah karena ada sembilan jenis bantuan dari lembaga yang berbeda-beda. Semua peserta sangat krusial. Selain agar tepat sasaran dan berkeadilan, polemik bisa diterima masyarakat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar Dodo Suhendar melaporkan, per Senin (27/4/20), 27 kabupaten / kota meminta 3.862.957 Kepala Keluarga (KK) untuk menjadi Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS) penerima bantuan sosial (bansos).

REKOMENDASI

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Dishub Provinsi Jabar Siapkan Skema Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

9 Maret 2026
Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

Pelantikan PGRI Cabang Simpenan Berjalan Khidmat

24 Januari 2026
PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

PWI Pusat Matangkan Amandemen PD/PRT untuk Penguatan Organisasi Pers

16 Januari 2026
Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

Peringatan Hakordia 2025 Panas, Desak Kejati Usut Korupsi di Jawa Barat, Tak Tebang Pilih

9 Desember 2025

“Dari data sekian yang masuk itu bersih dan jelas, yang valid NIK-nya, kemudian KTP, alamatnya jelas 1.819.927 (KK). Dari data yang masuk bersih dan jelas hanya 46,39 persen. Di kabupaten / kota yang bagus adalah Kabupaten Sumedang, yaitu 92,81 persen, “kata Dodo, Kamis (30/4/20).

Tingginya tingkat akurasi data yang dikeluarkan Kabupaten Sumedang, kata Dodo, karena sinergisitas semua pihak, baik vertikal (provinsi, kabupaten / kota, kecamatan, kelurahan / desa, dan ketua RW) serta horisontal (dinas-dinas terkait).

“Sumedang melibatkan seluruh pihak. Dinsos, Diskominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Disdukcapil. Kemudian melibatkan camat, ngajak desa, RT / RW dilibatkan. Prosesnya dari bawah, di samping ditindaklanjuti oleh Sapa Warga, RW mengecek yang tidak sesuai dan melibatkan yang sudah terdata , “ucapnya.

Dodo mengapungkan langkah dan komitmen Kabupaten Sumedang dalam proses pendataan, pendaftaran, verifikasi, hingga validasi data non DTKS. “Yang disarankan hampir semuanya sesuai. Berarti, Sumedang melakukan validasi data yang bagus,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menjelaskan, pihaknya meminta dua meminta dalam memvalidasi data non DTKS. Persetujuan pertama adalah kolaborasi. Semua dinas, mulai dari Dinsos, Diskominfo, Disdukcapil, hingga Dinas PMD, bersinergi dalam pendataan.

“Di kabupaten itu sendiri kami sinergikan. Kami juga sinergi dengan kecamatan. Ada aparatur ujung tombak, camat, kades, lurah. Kami sinergi dengan para pendamping. Dengan operator kecamatan, operator desa, pendamping PKH, pendamping lokal desa, penggerak desa,” kata Herman .

“Banyak pendamping dari berbagai sektor, kita sinergikan. Tidak hanya satu sektor, harus multi-sektor. Tidak hanya satu jenjang, tapi kabupaten, kecamatan, desa,” imbuhnya.

Optimalkan Sapa Warga

Setelah itu, kata Herman, pihaknya menerapkan double track pendataan. Dengan melibatkan banyak pendamping, pendataan dilakukan secara manual atau pintu ke pintu ke RW, dan digital dengan menggunakan aplikasi Sapa Warga.

Aplikasi Sapa Warga yang dikembangkan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar untuk memangkas jarak komunikasi masyarakat dengan pemerintah. Semua Ketua Rukun Warga (RW) dapat mengakses aplikasi Sapa Warga dan menjadi penanggungjawab.

“Kita lakukan validasi data secara manual. Maka, saat Sapa Warga diluncurkan, bisa saling melengkapi. Karena waktu terbatas hanya 4 hari. Kalau kita lakukan langsung, sangat berat,” ucap Herman.

Guna mengoptimalkan Sapa Warga, Diskominfo Kabupaten Sumedang membuat tim khusus untuk menyediakan pelatihan teknis Sapa Warga berjenjang (Diskominfo Sumedang-Operator Kecamatan-Operator Desa-Ketua RW).

Selain pelatihan teknis, Kabupaten Sumedang menyediakan pelatihan manajerial. Bagaimana mengecek dan memasukkan data melalui Sapa Warga. Setelah dua pelatihan diberikan, ketua RW dapat langsung melakukan pendataan dan melaporkan secara manual juga digital.

“Dinsos bikin tim khusus untuk memadankan (data) dengan Disdukcapil. Teknologi Soal (Sapa Warga) ada Diskominfo. Satuan tugas yang menerima keluhan, sehinga teman-teman kecamatan dan desa ada yang bisa diakses langsung,” kata Herman.

Dengan jumlah yang direkomendasikan tersebut, Kabupaten Sumedang akhirnya memvalidasi 128 ribu yang bukan DTKS atau rawan miskin baru. Dari angka tersebut, Kabupaten Sumedang memilah-milah mana KK yang berhak menerima bansos dari pusat, kemensos, provinsi, dan kabupaten / kota.

Bansos gubernur menerima Rp500 ribu merupakan salah satu dari sembilan pintu bantuan bagi warga terdampak pandemi COVID-19. Sembilan pintu itu adalah Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, bantuan sosial (bansos) dari presiden untuk perantau di Jabodetabek, Dana Desa (bagi kabupaten), Kartu Pra Kerja, bantuan dari Kemensos, bansos gubernur, dan juga bansos dari kabupaten / kota.

“128 ribu berbagai pintu bantuan. Dan itu hanya bisa dilakukan jika kita bisa menyelesaikan data non DTKS. Kita bisa memetakan. Data sudah terverifikasi berdasarkan nama dengan alamat baru kita pasing mana ke pusat, provinsi, kab, desa,” katanya.

Herman menjawab, dengan pendataan yang akurat, bansos penyaluran tidak akan menjadi polemik di masyarakat. Dampak sosial dan dampak ekonomi pandemi COVID-19 pun bisa tertangani.

“Polemik bisa diminimalisasi, masyarakat juga tenang. Oh, pintunya ini. Pintu ini bisa sekian. Jadi, kami juga bisa membuka angka dengan nama berdasarkan alamat. Sekarang dicairkan kabupaten, nanti ada provinsi, dan pusat. Mereka (masayrakat) dapat kepastian, “ucapnya.

red/

Tags: BansosData Penerima Bansos di JabarDinsos Provinsi JabarDodo SuhendarHerman SuryatmanSekda Kabupaten Sumedang
SendShare197Tweet123
Previous Post

PSBB Jabar 6-19 Mei 2020 Ridwan Kamil : Kunci Sukses Disiplin, Tes Masif, Penghayatan Ramadan

Next Post

Peringatan Hardiknas Provinsi Jabar Libatkan 3.000 Partisipan

RelatedPosts

Bagimu Guru Hari Guru Nasional, Apresiasi Bagi GTK Berprestasi
Pendidikan

Bagimu Guru Hari Guru Nasional, Apresiasi Bagi GTK Berprestasi

14 November 2024
Selamat! Cek Nama Anda di Link Ini Sebagai Penerima BLT BSU Rp 600 Ribu Tanpa Potongan Biaya
Nasional

Selamat! Cek Nama Anda di Link Ini Sebagai Penerima BLT BSU Rp 600 Ribu Tanpa Potongan Biaya

13 September 2022
Ambil BLT BBM Bisa di Kantor Pos! Berikut Cara Cek Daftar Nama, Lengkap dengan Tahapan Mencairkannya
Ekonomi

Ambil BLT BBM Bisa di Kantor Pos! Berikut Cara Cek Daftar Nama, Lengkap dengan Tahapan Mencairkannya

13 September 2022
*Sapa Masyarakat di Pasar Cicaheum, Presiden Berharap Bansos Digunakan untuk Keperluan Produktif*
Regional

*Sapa Masyarakat di Pasar Cicaheum, Presiden Berharap Bansos Digunakan untuk Keperluan Produktif*

28 Agustus 2022
bank bjb Salurkan Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19 Melalui Aplikasi SFT
Berita Terkini

bank bjb Salurkan Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19 Melalui Aplikasi SFT

16 November 2021
Pemkot Bandung Salurkan Bansos Covid-19 Lewat Aplikasi Social Fund Transfer Bank bjb
Regional

Pemkot Bandung Salurkan Bansos Covid-19 Lewat Aplikasi Social Fund Transfer Bank bjb

18 September 2021
Pemkot Bandung Salurkan Bansos via Aplikasi SFT bank bjb
Berita Terkini

Pemkot Bandung Salurkan Bansos via Aplikasi SFT bank bjb

17 September 2021
PKH Cair Bulan Ini! Simak Selengkapnya Cara Cek dan Daftar Penerima Bansos Disini
Ekonomi

PKH Cair Bulan Ini! Simak Selengkapnya Cara Cek dan Daftar Penerima Bansos Disini

1 September 2021
Terlalu! Ini Penyebab Jutaan Orang Gagal terima Bansos
Regional

Terlalu! Ini Penyebab Jutaan Orang Gagal terima Bansos

28 Agustus 2021
Next Post
Peringatan Hardiknas Provinsi Jabar Libatkan 3.000 Partisipan

Peringatan Hardiknas Provinsi Jabar Libatkan 3.000 Partisipan

10.000 Paket Sembako Disalurkan EMTEK Peduli Corona Melalui Mitra Bukalapak

10.000 Paket Sembako Disalurkan EMTEK Peduli Corona Melalui Mitra Bukalapak

37 Makam Tergerus Longsor, Petugas Segera Evakuasi

37 Makam Tergerus Longsor, Petugas Segera Evakuasi

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.