Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Tahukah Anda Asal Usul Nama Dago? Ini Dia Sejarah Singkatnya

Admin 001 by Admin 001
23 September 2020
in Ragam
0
Tahukah Anda Asal Usul Nama Dago? Ini Dia Sejarah Singkatnya
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, bewarajabar.com — Tak bisa disangkal jika Kota Bandung telah tersohor ke seluruh Indonesia. Tetapi daerah manakah yang paling dikenal di Kota Bandung?

Hampir dipastikan itu adalah Dago. Ya, mungkin sebagian besar wisatawan yang datang ke Kota Bandung ingin menyambangi kawasan Dago. Selain karena keasriannya, kawasan tersebut juga terkenal dengan wisata belanja dan kulinernya.

REKOMENDASI

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

dari Sound of Panca hingga Candu, Ini Musisi di Balik OST Menang Untuk Kalah

20 September 2026
Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

Samsung Kembangkan AI untuk Analisis Kesehatan dari Smartwatch

5 September 2026

Kawasan Dago terutama di Jalan Ir. H. Juanda selalu semarak. Terlebih saat digelar car free day di hari Minggu.

Tetapi tahukan anda asal usul nama Dago? Berdasarkan hasil penelusuran Humas Kota Bandung, nama Dago telah ada sejak zaman Belanda. Konon, pada masa kolonial Belanda, penduduk di kawasan Bandung Utara memiliki kebiasaan untuk saling menunggu sebelum pergi ke kota.

[irp]

Jalan yang digunakan masih berupa jalur setapak yang kala itu menjadi satu-satunya akses bagi penduduk ke pasar. Tetapi jalan menuju pasar di Kota Bandung ini masih dikuasai oleh para perampok serta rawan binatang buas, terutama di daerah hutan sekitar Terminal Dago saat ini.

Dalam sejumlah tulisan, Kota Bandung zaman baheula memang banyak ditemui badak hingga harimau. Kondisi tersebut membuat penduduk selalu pergi bersama-sama karena alasan keamanan. Lama kelamaan, warga terbiasa silih dagoan di suatu tempat di kawasan Dago. Kata menunggu dalam bahasa Sunda adalah “dagoan”.

Sejak dahulu, kawasan Dago memang menjadi kawasan yang cocok dijadikan tempat peristirahatan. Saat Belanda berkuasa, kawasan itu juga dijadikan sebagai rumah peristirahatan dan kawasan elit.

Pembangunan di Dago dimulai pada tahun 1905 oleh Andre van der Brun. Selain rumah peristirahatan, di kawasan Dago juga dibangun Dago Thee Huis atau sekarang dikenal dengan Dago Tea House.

[irp]

Pada tahun 1920-1940 pemerintah Hindia Belanda semakin giat melakukan pembangunan di kawasan Dago, pemerintah Hindia Belanda membangun sarana pendidikan, seperti Techniche Hoogeschool te Bandoeng (ITB) yang dibuka sejak 3 Juli 1920 dan menjadi perguruan teknik pertama di Hindia Belanda.

Sebelum bernama Jalan Ir. H. Juanda dahulu jalan tersebut bernama Dagostraat. Jalan tersebut dibangun pada tahun 1915. Nama Dagostraat berubah menjadi jalan Ir H Juanda pada tahun 1970.

Pada tahun yang sama juga menandai kawasan Dago yang berubah dari daerah hunian menjadi wilayah komersial.

[irp]

Saat ini di Dago sudah tidak ada lagi binatang buas. Kawasan Dago pun semakin asri. Deretan kursi di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda membuat kawasan tersebut semakin nyaman. Sudah bisa dipastikan, setiap wisatawan yang pernah berkunjung ke Kota Bandung, pasti singgah di Dago.*

Tags: Car Free DayDagoDago Tea HouseDago Thee HuisDagostraathumas kota bandungKota BandungsejarahTechniche Hoogeschool te Bandoeng
SendShare198Tweet124
Previous Post

Anggota Komisi IV Daddy Rohanady: Penuntasan Daerah Irigasi Harus Jadi Perhatian Pemprov

Next Post

Pemkot Bandung Dapat Bantuan Rp59 Miliar dari Pemprov Jabar

RelatedPosts

Rekayasa lalu lintas ISOPLUS Run Jakarta 2026
Ragam

ISOPLUS Run 2026 Digelar Minggu, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

5 September 2026
Purna Tugas, Sony Teguh Prasatya Tegaskan Pengabdian Tak Berakhir Meski Jabatan Berakhir
Regional

Purna Tugas, Sony Teguh Prasatya Tegaskan Pengabdian Tak Berakhir Meski Jabatan Berakhir

2 Juni 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, S.S., S.Pd., M.Pd., menerima audiensi dari Aliansi Anti Korupsi Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 18 Desember 2025. Handoko/Humpro DPRD Kota Bandung.
Regional

Komisi II DPRD Kota Bandung Terima Audiensi Aliansi Anti Korupsi Soroti Tata Kelola Perumda Tirtawening

18 Desember 2025
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Nina Fitriani menjadi narasumber Symposia Indonesian Youth Diplomacy di Balai Kota Bandung
Regional

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan Bangsa

13 Desember 2025
Pansus 14 DPRD Kota Bandung menerima audiensi Peradi DPC Kota Bandung terkait pembahasan raperda perilaku seksual berisiko
Regional

Pansus 14 DPRD Kota Bandung Terima Audiensi Peradi Bahas Raperda Perilaku Seksual Berisiko

11 Desember 2025
Ketua dan anggota Komisi I DPRD Kota Bandung menjadi narasumber pembinaan kewilayahan di Kecamatan Ujungberung
Regional

Komisi I DPRD Kota Bandung Lakukan Pembinaan Kewilayahan di Kecamatan Ujungberung

10 Desember 2025
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Muhammad Syahlevi Erwin Apandi menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025
Regional

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

10 Desember 2025
Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung Toni Wijaya menjadi narasumber rapat koordinasi program pemberdayaan sosial Dinsos Kota Bandung
Regional

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung Jadi Narasumber Rakor Program Pemberdayaan Sosial

10 Desember 2025
Ketua Bapemperda DPRD Kota Bandung Dudy Himawan menjadi narasumber kegiatan Silaturahmi Kerukunan di Bandung
Regional

DPRD Kota Bandung Perkuat Toleransi Lewat Implementasi Perda Nomor 13 Tahun 2025

4 Desember 2025
Next Post
Pemkot Bandung Dapat Bantuan Rp59 Miliar dari Pemprov Jabar

Pemkot Bandung Dapat Bantuan Rp59 Miliar dari Pemprov Jabar

Ingin Usaha Jualan Online Laris Manis? Yuk Ikuti Bincang Jumat Bisnis bank bjb!

Ingin Usaha Jualan Online Laris Manis? Yuk Ikuti Bincang Jumat Bisnis bank bjb!

Brimob Jabar Kerahkan Bantuan Bagi Masyarakat Yang Terdampak Banjir Bandang Cicurug

Brimob Jabar Kerahkan Bantuan Bagi Masyarakat Yang Terdampak Banjir Bandang Cicurug

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.