Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Atje Bastaman, Sosok Lain di Balik Bandoeng Laoetan Api

Admin 001 by Admin 001
23 Maret 2022
in Ragam, Regional
0
Atje Bastaman, Sosok Lain di Balik Bandoeng Laoetan Api

Bandung Selatan dibakar oleh para pejuang sesaat sebelum ditinggalkan. (Foto Arsip Nasional)

Share on FacebookShare on Twitter

Bewarajabar | Bandung – Tak ada udara sejuk hari itu. Semua berubah memanas dan memerah. Selama tujuh jam kepulan asap hitam membumbung tinggi memenuhi liku-liku setiap jalan di Kota Bandung. Tak hanya itu, semua listrik pun padam.

Tak satupun tahu apa yang sedang terjadi di Bandung.

REKOMENDASI

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026

Namun, seorang jurnalis muda bernama Atje Bastaman mengabadikan peristiwa bersejarah ini melalui berita di harian Suara Merdeka yang dirilis pada 26 Maret 1946.

Ia menyampaikan hal yang disaksikan mata kepalanya langsung kala itu.

Seperti ditulis liputan6.com pada artikel berjudul “Bandung Lautan Api 1946: Spirit Perjuangan Rakyat Indonesia Menolak Titah Penjajah”, Atje menyaksikan langsung pembakaran Bandung dari Bukit Gunung Leutik di sekitar Pameungpeuk.

Dari puncak itu, Atje melihat Bandung yang memerah sepanjang daerah Cicadas sampai Cimindi.

Setelah menyimak peristiwa itu, Atje langsung menuju Tasikmalaya. Setibanya di sana, ia langsung segera menulis berita dan memberi judul “Bandoeng Djadi Laoetan Api”.

Namun, karena kurangnya ruang untuk tulisan judulnya, maka diperpendek menjadi “Bandoeng Laoetan Api”.

Ia menggambarkan bagaimana warga Bandung memilih berkorban lebih baik daripada menyerah dalam jajahan.

Tepat pada 24 Maret 1946, sekitar 200 ribu warga Bandung bersama Tentara Republik Indonesia (TRI) dan laskar rakyat membakar rumah dan harta benda mereka.

Tak ada pilihan lain saat itu bagi warga Bandung. Semua dilakukan demi menjaga Bandung agar tak dijadikan markas strategis militer tentara sekutu dan tentara NICA Belanda dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.

Mereka pun meninggalkan wilayah Bandung Utara menuju pegunungan di daerah selatan. Di waktu yang sama, tentara Inggris mulai menyerang, pertempuran sengit terjadi.

Pejuang Bandung kala itu berada di bawah komando Kolonel AH Nasution, seorang Komandan Divisi III TRI. Dalam buku “Bandung Lautan Api” karya Djajusman (1975).

Nasution meminta lampu hijau dari Sutan Sjahrir, seorang perdana menteri saat pemerintahan Indonesia masih berbentuk Serikat, untuk melakukan pembumihangusan.

Namun, Sjahrir menolak tegas permintaan Nasution. Dia meminta untuk mematuhi perintah dan ultimatum Inggris atas nama rakyat.

“Jangan diadakan pembakaran dan sebagainya karena nanti yang rugi rakyat kita sendiri juga dan yang harus membangunnya kelak kita,” tegas Sjahrir kala itu.

Nasution bimbang. Sebagai komandan dan demi melindungi rakyat serta mempertahankan harga diri Kota Bandung, dia tidak boleh takluk pada Sekutu.

Namun, Inggris juga tidak main-main dan serius memerintahkan pengosongan Bandung bagian utara. Sehingga tak ada pilihan selain membumihanguskan Bandung.

Tags: Atje BastamanBandoeng Djadi Laoetan ApiBandoeng Laoetan ApiBandung Lautan ApiBandung Lautan Api 1946
SendShare199Tweet124
Previous Post

Hadir Ditengah Pelatihan Keterampilan Warga, Achmad Nugraha: Jangan Sampai Tidak Ada Ilmu atau Pengetahuan yang Terserap

Next Post

Baznas Kota Bandung Gelar Khitan Massal Gratis di 5 Rumah Sakit

RelatedPosts

Peringati BLA, Hasan Faozi: Generasi Muda Harus Mengingat Hari Peringatan Bandung Lautan Api
Regional

Peringati BLA, Hasan Faozi: Generasi Muda Harus Mengingat Hari Peringatan Bandung Lautan Api

26 Maret 2022
Peringatan Bandung Lautan Api, Yana Gelorakan Optimisme Melawan Pandemi Covid-19
Regional

Peringatan Bandung Lautan Api, Yana Gelorakan Optimisme Melawan Pandemi Covid-19

23 Maret 2022
Mengenang 10 Titik Stilasi dalam Peristiwa Bandung Lautan Api
Ragam

Mengenang 10 Titik Stilasi dalam Peristiwa Bandung Lautan Api

23 Maret 2022
Bandung Lautan Api Dibalik Lirik Lagu Halo Halo Bandung
Regional

Bandung Lautan Api Dibalik Lirik Lagu Halo Halo Bandung

23 Maret 2022
Bumihangsukan Covid–19, Mari Bung Lawan Pandemi.!!
Regional

Bumihangsukan Covid–19, Mari Bung Lawan Pandemi.!!

24 Maret 2021
Peringati Peristiwa Bandung Lautan Api, Wali Kota: Mari Bung Lawan Pandemi
Regional

Peringati Peristiwa Bandung Lautan Api, Wali Kota: Mari Bung Lawan Pandemi

23 Maret 2021
Bandung Lautan Api: Pengorbanan dan Perjuangan
Regional

Bandung Lautan Api: Pengorbanan dan Perjuangan

23 Maret 2021
Mengenal Lebih Dekat Monumen Bandung Lautan Api
Regional

Mengenal Lebih Dekat Monumen Bandung Lautan Api

20 Maret 2021
10 Stilasi, Pengingat Jejak Peristiwa Bandung Lautan Api
Regional

10 Stilasi, Pengingat Jejak Peristiwa Bandung Lautan Api

19 Maret 2021
Next Post
Baznas Kota Bandung Gelar Khitan Massal Gratis di 5 Rumah Sakit

Baznas Kota Bandung Gelar Khitan Massal Gratis di 5 Rumah Sakit

Mengenang 10 Titik Stilasi dalam Peristiwa Bandung Lautan Api

Mengenang 10 Titik Stilasi dalam Peristiwa Bandung Lautan Api

Peringatan Bandung Lautan Api, Yana Gelorakan Optimisme Melawan Pandemi Covid-19

Peringatan Bandung Lautan Api, Yana Gelorakan Optimisme Melawan Pandemi Covid-19

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.