BBM Premium dan Pertalite Akan Dihapus, Ini Motor yang Cocok Pakai Pertamax!

oleh
Ilustrasi. (Istockphoto)

Bewarajabar.com – Diketahui bahwa bahan bakar Pertalite dan Premium yang kurang bagus untuk lingkungan akan dihapus dan digantikan dengan Pertamax.

Penghapusan BBM Premium dan Pertalite dilakukan untuk mendorong penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan. Sesuai standar Euro 3 pada sepeda motor, BBM minimal menggunakan Research Octane Number (RON) minimal 91.

Seperti diketahui Pertamina menjual Pertamax dengan nilai oktan 92, lalu Pertamax Turbo RON 95 dan Pertamax Turbo RON 98. Namun apakah semua motor cocok menggunakan RON 92?

“Sepeda motor itu tahun 2003 Euro 2, tahun 2013 itu Euro 3. Walaupun Euro 3 dan Euro 4 tetap minimum oktannya 91. Harusnya karena sudah ada penyesuaian dua kali sepeda motor ya, mestinya nanti dengan Pertamax harusnya lebih bagus, kan,” ujar Tri yang di kutip dari detik.com, Rabu 29 Desember 2021.

“Jadi nanti itu motor-motor yang pakai Premium lalu ganti ke Pertamax jadi lebih irit. Jadi karena sekarang oktannya cocok sama desain mesinnya, maka mestinya nanti emisinya rendah, irit bahan bakar. Nanti akan lebih irit,” tambahnya.

Pengamat Otomotif sekaligus Akademisi ITB, Yannes Pasaribu mengatakan kompresi ruang bakar mesin berteknologi lama (karburator) dan kompresi rendah seperti yang ada pada banyak kendaraan roda empat yang ada di Indonesia sampai dengan tahun 1981-an kurang lebih berjumlah 4.629.783 buah dan roda dua berjumlah sekitar lima kalinya, memiliki tingkat kompresi mesin dibawah 9:1.

“Jenis kendaraan ini yang akan jadi korban BBM oktan tinggi,” ujarnya.

Dijelaskan karena angka oktannya terlalu tinggi dan timing pengapiannya tidak bergeser otomatis seperti motor zaman sekarang, maka bahan bakar tidak terbakar. Lalu apa ada solusinya?

“Tapi kalau misalnya timing nggak terkejar, ya sudah cylinder head dipapas saja, supaya kompresinya naik. Pasang lagi. Jadi sebenarnya tidak perlu banyak biaya untuk menyesuaikan,” jelasnya lagi.

Editor: Rian Andrian

Penulis: Nabila Balqis

Sumber: https://oto.detik.com/motor/d-5875471/premium-dan-pertalite-bakal-dihapus-apa-semua-motor-cocok-pakai-pertamax