SD YAS 2 Bandung Menggelar Wisuda bertajuk ‘Pangjurung Laku’ Angkatan 2021-2022

oleh

Bewarajabar | Bandung – Saat ini hampir semua sekolah melaksanakan pelepasan anak didiknya untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, hal itu terlepas dari tanggungjawab semua orang tua juga yang mengantar anaknya untuk masuk ke sekolah yang diinginkannya.

Begitu juga dengan SD YAS (Yayasan Atikan Sunda) 2 Kota Bandung yang berlokasi di Jalan P.H.H. Mustofa 115 Bandung, yang menggelar wisuda lulusan Tahun Ajaran 2021/2022, kamis (16/6/2022).

Dalam acara bertajuk ‘Pangjurung Laku’ yang diselenggarakan di Aula Palagaan Atikan Sunda Bandung, sebanyak 41 lulusan. Acara tersebut dibuka oleh Ketua Pengurus Yayasan Atikan Sunda, Dr. Adil A. Fadilakusumah, M. Si. juga dihadiri oleh Tanti Brahmawati, S.S. sebagai Pengawas dan Penasehat di Lingkungan Yayasan Atikan Sunda.

Kepala SD YAS 2 Kota Bandung, Aryanti Rachmi, S.Pd saat menyampaikan sambutan wisuda mengucapkan selamat kepada lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan di SD YAS 2 Kota Bandung.

“Meski lebih dari satu tahun ini Ananda belajar ditengah masa pandemi, tapi tidak menyurutkan semangat untuk terus belajar,” katanya.

DAlam waktu yang sama, pupuhu YAS, Dr. Adil A. Fadilakusumah, M.Si., pun menyampaikan selamat kepada siswa dan siswi lulusan tahun ajaran 2021/2022 yang telah menyelesaikan pendidikan di SD YAS 2 Kota Bandung.

“Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak dan Ibu Guru SMA yang bekerja keras mendidik siswa. Terima kasih guru-guru SD YAS 2 Kota Bandung,” ujarnya.

Menurut Tanti Brahmawati, S.S. kegiatan Pangjurung Laku dilingkungan unit-unit Yayasan Atikan Sunda merupakan momen penting, karena disini setiap unit menampilkan hasil kerja keras guru melatih ‘kaparigelan’ para peserta didiknya dalam hal seni budaya Sunda.

Jadi ini merupakan penilaian juga, apakah unit-unit sudah berjalan sesuai koridor mempertahankan warisan budaya Sunda.

“Tentu saja kami disini menjaga para unit-unit agar tetap berjalan sesuai visi misi lembaga, suatu cita-cita agung yang sering disuarakan dengan lantang oleh para pendahulu-pendahulu kami untuk melestarikan budaya Sunda,” ucap Tanti.

Kemeriahan acara juga diisi oleh beberapa siswa dan siswi kelas 1 sampai 6 SD YAS 2 Bandung. Selain kegiatan ekstrakurikuler yang kental dengan budaya dan kesenian sunda, pencak silat dan kaulinan budak baheula pun disuguhkan.

Kehadiran para orang tua dan wali juga tentunya menghidupkan suasana kemeriahan bertajuk “Panjurung Laku” tersebut, dengan memberikan semangat kepada anaknya sehingga menampilkan yang terbaik. (Taufik)