Brimob Jabar Sambangi Pospam di Wilayah Perkotaan Kabupaten Garut

oleh

Garut, Bewarajabar.com. – Para pelaku terorisme masih tetap ada dan mengintai personil kepolisian yang tergelar pada Operasi Lilin Lodaya tahun 2020 ini mengingat suhu perpolitikan di Indonesia saat ini sedang menghangat, untuk itu jajaran Satbrimob Polda Jabar menempatkan 1 SSK pasukan dipimpin Iptu R. Hasan Sadikin sebagai Danki 3 penugasan Operasi Lilin Lodaya tahun 2020 di wilayah hukum Polres Garut guna mencegah berbagai macam gangguan Kamtibmas selama perayaan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru tahun 2021 yang mana sangat rawan khususnya aksi Terorisme.

1 Regu anggota Kompi 3 penugasan dipimpin Brigadir Aditya Santika melaksanakan Patroli Harkamtibmas Brimob Jabar Pospam Polres Garut yang telah tergelar di beberapa titik terutama di perkotaan, berdialog personil yang sedang melaksanakan Piket Posko dan bersiaga memantau situasi arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat pada malam hari guna mencegah munculnya atau terjadinya aksi terorisme yang mrngincar personil Polri yang sedang bertugas dilapangan selama Operasi Lilin Lodaya tahun 2020.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., mengatakan “menguaknya kembali Politik Identitas semakin memperuncing kebencian para oknum Radikalisme dan Intoleran serta anti Pancasila kepada personil Polri, untuk itu jajaran Satbrimob Polda Jabar gencar melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas ke Pospam Kepolisian selama Operasi Lilin Lodaya tahun 2020 ini sebagai wujud dari Bhakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat “.

“Patroli Harkamtibmas yang dilaksanakan oleh jajaran Kompi 3 penugasan Operasi Lilin Lodaya tahun 2020 Batalyon A Pelopor adalah untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas terutama Aksi Terorisme mengingat situasi perpolitikan yang menghangat membuat para oknum penganut aliran Radikalisme dan Intoleran mrngintai kelengahan personil Polri saat bertugas sebagai wujud dari bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat” Ujar Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar Iptu R. Hasan Sadikin.