Jumat, Oktober 30, 2026
Bewarajabar.com
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda
No Result
View All Result
Bewarajabar.com
No Result
View All Result
Home Regional

DPRD Kota Bandung Berharap Harga Bahan Pokok Bisa Dikendalikan Jelang Ramadhan

Admin 001 by Admin 001
1 April 2022
in Regional
0
Tedy Rusmawan Berharap Harga Bahan Pokok Bisa Dikendalikan Jelang Ramadhan

Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi, S.Pd., melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, di Pasar Sederhana, Bandung, Rabu (30/3/2022). Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.

Share on FacebookShare on Twitter

Bewarajabar | Bandung – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi, S.Pd., melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, di Pasar Sederhana, Bandung, Rabu (30/3/2022).

Kunjungan ke Pasar Sederhana itu didampingi oleh asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), direktur PD Pasar Juara, hingga kepala Satpol PP.

REKOMENDASI

Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat Konferensi PWI Cirebon

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026
Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

PWI Jabar Dikukuhkan, Dedi Mulyadi Minta Pers Tetap Berdiri di Atas Fakta

3 Oktober 2026
SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

SBI Narogong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program SIJEBI dan SARtiKa

30 September 2026

“Kita kita hari ini mengecek kesiapan menjelang Ramadan, ya. Secara umum stok barang sembako relatif tersedia,” ujar Tedy.

Meski begitu, dari hasil pembicaraan dengan para pedagang, persoalan minyak goreng curah masih belum usai. Stok minyak goreng curah masih terbatas. Pedagang hanya mampu mendapat 5 hingga 10 kilogram.

Harganya pun tergolong mahal dengan kisaran Rp25 ribu per kilogram, hampir sama dengan harga minyak goreng kemasan.

“Jadi kita ingin mendorong pemerintah pusat terkait distribusi minyak goreng curah. Hari ini sangat terbatas sekali, kalau tidak ingin dikatakan mendekati kosong. Sehingga kenaikan harganya sangat signifikan,” kata Tedy.

Harga eceran terendah (HET) minyak curah sebetulnya ada di angka Rp15.500 per kilogram dan Rp14 ribu per liter.

“Jadi untuk minyak curah ini rata-rata kenaikannya signifikan lah. Yang jelas, yang paling menjadi catatan adalah minyak goreng curah. Yang harganya sudah mendekati harga minyak goreng kemasan,” ujarnya.

Dalam langkah pengecekan itu, harga beras relatif stabil. Ada yang dijual Rp10 ribu per kilogram, tetapi secara umum stok dan harganya relatif stabil.

“Telur juga harganya stabil di angka Rp24-25 ribu per kilogram. Jadi untuk telur boleh dikatakan stoknya juga melimpah. Kita cek barusan ke pedagangnya relatif tersedia banyak,” kata Tedy.

Kemudian untuk harga daging sapi ada peningkatan Rp140 ribu per kilogram dari sebelumnya di kisaran Rp120 ribu per kilogram pada pekan lalu.

Menurut informasi pedagang, kenaikannya didorong dari harga daging sapi impor kerbau yang biasanya Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu.

“Ini tentunya terkait pengendalian harga daging impor untuk dikomunikasikan oleh Disdagin, kemudian dicek dan dikontrol oleh DKPP karena memang kontrolnya di DKPP untuk RPH (Rumah Pemotongan Hewan).

Tedy mengatakan, stok daging impor tersedia cukup memadai, tetapi ketersediaan daging sapi lokal perlu lebih diupayakan lagi.

Sementara harga daging ayam bervariasi, hingga Rp38 ribu per kilogram untuk ukuran besar. Ada kenaikan dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kilogram.

Kemudian harga gula merah, kelapa parut maupun santan relatif terkendali, dan harga sayuran terpantau aman dengan kenaikan harga hingga Rp500.

Adapun harga bawang merah dan bawang putih bervariasi di kisaran Rp30-40 ribu.

Keamanan Pangan

Tedy menjelaskan, hasil keliling di los para pedagang juga menemukan kadar keamanan pangan yang terjaga. Keamanan pangan terpantau relatif aman dari hasil pengecekan menggunakan alat oleh petugas.

“Kita cek daging ayam tidak ada klorin. Kemudian ikan juga kita cek relatif tidak ada bahan-bahan pengawet, formalin. Aman. Kita cek tidak ada perubahan warna, relatif bening. Jadi secara kualitas barang di Pasar Sederhana aman, insyaallah,” ujarnya.

Tedy meminta warga untuk tidak melakukan panic buying karena justru akan memacu kenaikan harga. DPRD Kota Bandung akan terus mengupayakan langkah-langkah antisipasi kenaikan harga bersama Pemkot Bandung.

“Memang persoalan yang ada di Kota Bandung tidak sederhana karena kondisi ini berlaku nasional. Kita mendorong pemerintah pusat agar ada pengendalian harga, terutama produsen dan distributor ini bisa terkendali. Dan pasokan juga bisa dipastikan. Terutama bagi harga yang berpotensi naik yakni daging ayam dan daging sapi.

Sebagai langkah strategis, Tedy berharap operasi pasar tetap berjalan rutin. Seminggu sekali harus diupayakan operasi pasar karena perlu ada kontrol.

“Kami juga mendorong ke Disdagin supaya distributor minyak goreng curah untuk diundang, untuk menangani persoalan di lapangan bersama Komisi B, karena yang paling rawan ini minyak goreng curah. Ada kabar potensi kenaikan daging sapi dan cabai merah. Operasi pasar fungsinya adalah mendengar terkait dinamika yang ada di tengah pedagang sehingga bisa dilakukan antisipasi,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi menuturkan, Komisi B akan segera menggelar rapat bersama dinas terkait untuk mengundang distributor minyak goreng di Kota Bandung.

“Seorang pedagang besar pun dia hanya distok 10 kilogram per hari. Harganya sama dengan kemasan. Mereka punya kelebihan bisa diecer daripada minyak goreng kemasan. Hari Senin bersama Disdagin akan memanggil distributor, untuk penyelesaian bersama. Yang penting stok ada. Memang ini masalah nasional. Tetapi yang penting stok ada karena masyarakat ini sangat membutuhkan,” ujar Faozi.

Tags: Disdagindprd Kota Bandungharga bahan pokokPEMKOT BANDUNGRamadhanTedy Rusmawan
SendShare197Tweet123
Previous Post

Plt Wali Kota Tak Kunjung Dilantik, Berikut Penjelasan Dewan

Next Post

Dukung Bandung Jadi Kota Film, Edwin: Kota Bandung Banyak Miliki Rekam Jejak Historis

RelatedPosts

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah
Regional

Radea Respati Soroti Kewajiban Hardcopy yang Dinilai Picu Sampah

25 Juli 2026
Asep Mulyadi Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Kota Bandung
Regional

Asep Mulyadi Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Kota Bandung

20 Juli 2026
Asep Mulyadi Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Tegaskan Gotong Royong Modal Pembangunan Bandung
Regional

Asep Mulyadi Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Tegaskan Gotong Royong Modal Pembangunan Bandung

19 Juli 2026
Komisi III DPRD Kota Bandung Kawal Anggaran Prioritas 2027 demi Layanan Publik
Regional

Komisi III DPRD Kota Bandung Kawal Anggaran Prioritas 2027 demi Layanan Publik

18 Juli 2026
Reza Panglima Ulung Ajak Ketua RT RW 05 Ciseureuh Perkuat Pelayanan Masyarakat
Regional

Reza Panglima Ulung Ajak Ketua RT RW 05 Ciseureuh Perkuat Pelayanan Masyarakat

17 Juli 2026
Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Regional

Reza Panglima Ulung Dorong SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung Jadi Mitra Strategis Pemerintah

15 Juli 2026
Pendapatan Kota Bandung Rp7,37 Triliun, DPRD Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Regional

Pendapatan Kota Bandung Rp7,37 Triliun, DPRD Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025

9 Juli 2026
Asep Robin Buka Pelatihan Pastri dan Tata Rias untuk Tingkatkan Keterampilan Warga
Regional

Asep Robin Buka Pelatihan Pastri dan Tata Rias untuk Tingkatkan Keterampilan Warga

8 Juli 2026
Seminar UIN Bandung Bahas Legislasi Hijau, Nina Fitriana Soroti Kebijakan Lingkungan
Regional

Seminar UIN Bandung Bahas Legislasi Hijau, Nina Fitriana Soroti Kebijakan Lingkungan

4 Juli 2026
Next Post
Dukung Bandung Jadi Kota Film, Edwin Kota Bandung Banyak Miliki Rekam Jejak Historis

Dukung Bandung Jadi Kota Film, Edwin: Kota Bandung Banyak Miliki Rekam Jejak Historis

Ketua DPRD Hadiri Acara Silaturahmi Ulama dan Umaro Kota Bandung

Ketua DPRD Hadiri Acara Silaturahmi Ulama dan Umaro Kota Bandung

Berikut Program Disdik Jabar Selama Bulan Ramadhan

Berikut Program Disdik Jabar Selama Bulan Ramadhan

Leave Comment

Dian Kharisma Raih Miss Royale 2026, Perjalanan dari Panggung Kecantikan ke Aksi Sosial

17 Oktober 2026

Ketua PWI Jawa Barat Ingatkan Wartawan Utamakan Verifikasi

7 Oktober 2026

BRI RO Bandung Targetkan 500 Lelang, Capaian Hampir Rp200 Miliar

7 Oktober 2026

Hari Kopi Sedunia, TOP Coffee Bagikan 10.000 Gelas Kopi Gratis di 4 Kota

6 Oktober 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Petani Cianjur, Alpukat yang Ditanam Lima Tahun Mulai Dipanen

6 Oktober 2026

Lendeng N D’Gank Tanam 250 Pohon di Kamojang, Bidik 3.000 Pohon di Jabar

5 Oktober 2026
Prev Next
No Content Available
Prev Next
Bewarajabar.com

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.

  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Bewara
    • BEWARA JABAR
    • BEWARA JATENG
    • BEWARA JATIM
  • Nasional
  • Regional
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Ragam
  • Infotainment
  • Pendidikan
  • Warta Sunda

Copyright © 2017. Bewarajabar.com All rights reserved.